Pesan Berkelas Pep Guardiola untuk Ruben Amorim: Manajer Top yang Tak Diberi Cukup Waktu di MU

Pesan Berkelas Pep Guardiola untuk Ruben Amorim: Manajer Top yang Tak Diberi Cukup Waktu di MU
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola bertepuk tangan kepada para penggemar setelah laga Liga Inggris antara Manchester City vs Sunderland, 6 Desember 2025 (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Pemecatan Ruben Amorim dari kursi manajer Manchester United langsung menyita perhatian publik sepak bola Inggris. Keputusan itu datang di tengah performa tim yang tak kunjung stabil.

Amorim gagal menghadirkan konsistensi hasil di Old Trafford. Tekanan hasil dan ekspektasi tinggi membuat posisinya kian rapuh dari pekan ke pekan.

Di balik persoalan di lapangan, ada dinamika internal yang turut memengaruhi nasibnya. Hubungan Amorim dengan manajemen MU dikabarkan memburuk dalam beberapa waktu terakhir.

Dalam situasi itulah, Pep Guardiola angkat bicara. Pelatih Manchester City itu menyampaikan pesan penuh respek untuk rivalnya di seberang kota.

1 dari 3 halaman

Pep Guardiola dan Pengakuan atas Kualitas Amorim

Pelatih Manchester United, Ruben Amorim. (c) AP Photo/Dave Thompson

Pelatih Manchester United, Ruben Amorim. (c) AP Photo/Dave Thompson

Pep Guardiola ditanya mengenai pemecatan Ruben Amorim dari kursi manajer MU. Ia menyoroti realitas keras yang dihadapi para manajer di Premier League. Pemecatan jadi resiko yang harus diterima.

Mengenai apakah para manajer mendapatkan waktu lebih sedikit untuk membuktikan diri, Pep menjawab tegas. Bukan hanya pada kasus Amorim, Pep juga menemukan contoh lainnya.

"Ya, itu fakta. Waktu lebih sedikit. Seperti yang terjadi dengan Enzo ," ucap Pep dikutip dari BBC Sport.

Namun, Pep tidak ingin bicara lebih banyak soal keputusan klub lain. "Saya tidak bisa mengatakan apa pun karena menghormati para pemain dan institusi Chelsea dan Manchester United," ucapnya.

2 dari 3 halaman

Tekanan Inggris dan Realitas Dunia Kepelatihan

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. (c) AP Photo/Dave Thompson

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. (c) AP Photo/Dave Thompson

Pep Guardiola juga membahas tekanan ekstrem yang dihadapi pelatih di Inggris. Pemecatan seorang manajer bisa terjadi kapan saja. Menurutnya, situasi itu tidak jauh berbeda dengan liga-liga top Eropa lainnya.

"Cukup mirip. Saya rasa tidak ada negara lain di mana Anda aman jika tidak memenangkan pertandingan," kata eks pelatih Barcelona dan Bayern Munchen itu.

"Jika Anda tidak mendapatkan hasil, itu tidak masalah. Masa lalu atau masa kini. Setiap manajer dipekerjakan karena ide-idenya dan dipecat karena hasilnya," tegasnya.

Sumber: BBC Sport


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL