Rapor 6 Rekrutan Ruben Amorim di Manchester United: Ada yang Bersinar, Ada Pula yang Jadi Beban

Rapor 6 Rekrutan Ruben Amorim di Manchester United: Ada yang Bersinar, Ada Pula yang Jadi Beban
Bryan Mbeumo di laga Liga Inggris antara Manchester United vs West Ham di Old Trafford, 4 Desember 2025 (c) AP Photo/Dave Shopland

Bola.net - Ruben Amorim resmi mengakhiri kiprahnya sebagai manajer Manchester United. Pemecatan itu datang setelah komentarnya yang tajam pada sesi jumpa pers pascalaga melawan Fulham akhir pekan lalu.

Selama 14 bulan menangani Setan Merah, Amorim melewati dua periode bursa transfer. Namun, aktivitas belanjanya baru benar-benar agresif pada bursa transfer awal musim 2025/2026.

Dalam periode tersebut, Manchester United mendatangkan enam pemain baru. Mereka direkrut untuk menopang visi taktik Amorim, khususnya skema 3-4-2-1 yang ia usung.

Kini, setelah Amorim pergi, perhatian tertuju pada satu hal krusial: bagaimana performa enam pemain yang direkrut pada eranya. Berikut ulasan lengkapnya.

1 dari 6 halaman

Bryan Mbeumo

Pemain Manchester United, Bryan Mbeumo, pada laga Premier League antara Wolves vs Manchester United di Wolverhampton, Inggris, Senin, 8 Desember 2025 (c) AP Photo/Dave Shopland

Pemain Manchester United, Bryan Mbeumo, pada laga Premier League antara Wolves vs Manchester United di Wolverhampton, Inggris, Senin, 8 Desember 2025 (c) AP Photo/Dave Shopland

Bryan Mbeumo menjadi salah satu pemain yang paling diandalkan Ruben Amorim. Ia hampir selalu dimainkan sebagai pemain nomor 10 ketika kondisi memungkinkan.

Perannya sangat sentral dalam serangan Manchester United. Hingga kepergian Amorim, Mbeumo tercatat sebagai pencetak gol terbanyak tim dengan tujuh gol di semua ajang.

Absennya Mbeumo akibat Piala Afrika menjadi pukulan besar. United kehilangan sumber gol utama, terutama karena Amad Diallo juga pergi pada periode yang sama.

2 dari 6 halaman

Matheus Cunha

Pemain Manchester United Matheus Cunha tampak kecewa di lapangan seusai pertandingan Premier League melawan Wolverhampton, Rabu (31/12/2025). (c) AP Photo/Dave Thompson

Pemain Manchester United Matheus Cunha tampak kecewa di lapangan seusai pertandingan Premier League melawan Wolverhampton, Rabu (31/12/2025). (c) AP Photo/Dave Thompson

Matheus Cunha langsung terlihat menyatu dengan permainan Manchester United sejak awal kedatangannya. Transfer senilai £62,5 juta itu tidak tampak berlebihan jika melihat kontribusinya.

Ia bahkan sempat dibandingkan dengan Eric Cantona. Amorim secara terbuka membela Cunha ketika sang pemain dikritik karena minim gol dan assist.

Kualitas dribel dan keberanian membawa bola membuat publik Old Trafford terhibur. Cunha juga mencetak gol terakhir di era Amorim saat United bermain imbang 1-1 melawan Leeds.

3 dari 6 halaman

Senne Lammens

Kiper Manchester United, Senne Lammens (c) MUFC Official

Kiper Manchester United, Senne Lammens (c) MUFC Official

Senne Lammens bisa disebut sebagai keberhasilan terbesar dari pendekatan rekrutmen berbasis data Ineos. Kiper Belgia berusia 23 tahun itu datang dengan ekspektasi minim.

Amorim sempat menginginkan Emiliano Martinez. Namun, manajemen tetap mendukung transfer Lammens senilai £18,2 juta.

Hasilnya cukup meyakinkan. United hanya kalah dua kali dari 13 laga saat Lammens menjadi starter dan ia belum pernah membuat kesalahan fatal di bawah mistar.

4 dari 6 halaman

Benjamin Sesko

Reaksi penyerang Manchester United, Benjamin Sesko saat melawan Wolverhampton Wanderers di lanjutan Liga Inggris, 30 Desember 2025. (c) AP Photo/Dave Thompson

Reaksi penyerang Manchester United, Benjamin Sesko saat melawan Wolverhampton Wanderers di lanjutan Liga Inggris, 30 Desember 2025. (c) AP Photo/Dave Thompson

Benjamin Sesko datang dengan label mahal dan harapan besar. Sayangnya, performanya belum sejalan dengan investasi £74 juta yang dikeluarkan klub.

Meski memiliki etos kerja tinggi dan kontribusi dalam fase build-up, penilaian utama striker tetap soal gol. Sesko hanya mencetak dua gol dari 17 pertandingan.

Ia juga melewatkan peluang-peluang krusial. Kesalahan itu berperan dalam hasil imbang kontra Wolves dan kegagalan menang di Elland Road.

5 dari 6 halaman

Ayden Heaven

Bek Manchester United, Ayden Heaven (c) MUFC Official

Bek Manchester United, Ayden Heaven (c) MUFC Official

Ayden Heaven sempat tenggelam setelah penampilan buruk di Piala Liga melawan Grimsby. Ia bahkan absen sebagai starter selama lebih dari tiga bulan.

Situasi berubah drastis pada Desember. Heaven justru dinobatkan sebagai pemain terbaik United bulan tersebut.

Kepercayaan Amorim terbayar lunas. Heaven tampil solid dalam rangkaian laga padat melawan Aston Villa, Newcastle, dan Wolves, membuat biaya kompensasi £1 juta terasa sangat murah.

6 dari 6 halaman

Patrick Dorgu

Pemain Manchester United, Patrick Dorgu, merayakan gol pembuka yang dicetaknya dalam laga Liga Inggris melawan Newcastle di Old Trafford, Sabtu, 27 Desember 2025. (c) AP Photo/Dave Thompson

Pemain Manchester United, Patrick Dorgu, merayakan gol pembuka yang dicetaknya dalam laga Liga Inggris melawan Newcastle di Old Trafford, Sabtu, 27 Desember 2025. (c) AP Photo/Dave Thompson

Patrick Dorgu menjadi nama yang ikut terseret pada hari pemecatan Amorim. Kritik terbuka sang pelatih pada November lalu memicu ketegangan internal.

Dorgu direkrut sebagai bek sayap spesialis untuk sistem 3-4-2-1. Ia merupakan pembelian besar pertama Amorim pada bursa Januari.

Namun, performanya jauh dari kata matang. Minim kualitas akhir dan keputusan buruk membuat pemain £30 juta ini kerap menjadi titik lemah, termasuk saat ditarik keluar di babak pertama melawan Grimsby.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL