
Bola.net - Ruben Amorim resmi mengakhiri kiprahnya sebagai manajer Manchester United. Pemecatan itu datang setelah komentarnya yang tajam pada sesi jumpa pers pascalaga melawan Fulham akhir pekan lalu.
Selama 14 bulan menangani Setan Merah, Amorim melewati dua periode bursa transfer. Namun, aktivitas belanjanya baru benar-benar agresif pada bursa transfer awal musim 2025/2026.
Dalam periode tersebut, Manchester United mendatangkan enam pemain baru. Mereka direkrut untuk menopang visi taktik Amorim, khususnya skema 3-4-2-1 yang ia usung.
Kini, setelah Amorim pergi, perhatian tertuju pada satu hal krusial: bagaimana performa enam pemain yang direkrut pada eranya. Berikut ulasan lengkapnya.
Bryan Mbeumo

Bryan Mbeumo menjadi salah satu pemain yang paling diandalkan Ruben Amorim. Ia hampir selalu dimainkan sebagai pemain nomor 10 ketika kondisi memungkinkan.
Perannya sangat sentral dalam serangan Manchester United. Hingga kepergian Amorim, Mbeumo tercatat sebagai pencetak gol terbanyak tim dengan tujuh gol di semua ajang.
Absennya Mbeumo akibat Piala Afrika menjadi pukulan besar. United kehilangan sumber gol utama, terutama karena Amad Diallo juga pergi pada periode yang sama.
Matheus Cunha

Matheus Cunha langsung terlihat menyatu dengan permainan Manchester United sejak awal kedatangannya. Transfer senilai £62,5 juta itu tidak tampak berlebihan jika melihat kontribusinya.
Ia bahkan sempat dibandingkan dengan Eric Cantona. Amorim secara terbuka membela Cunha ketika sang pemain dikritik karena minim gol dan assist.
Kualitas dribel dan keberanian membawa bola membuat publik Old Trafford terhibur. Cunha juga mencetak gol terakhir di era Amorim saat United bermain imbang 1-1 melawan Leeds.
Senne Lammens

Senne Lammens bisa disebut sebagai keberhasilan terbesar dari pendekatan rekrutmen berbasis data Ineos. Kiper Belgia berusia 23 tahun itu datang dengan ekspektasi minim.
Amorim sempat menginginkan Emiliano Martinez. Namun, manajemen tetap mendukung transfer Lammens senilai £18,2 juta.
Hasilnya cukup meyakinkan. United hanya kalah dua kali dari 13 laga saat Lammens menjadi starter dan ia belum pernah membuat kesalahan fatal di bawah mistar.
Benjamin Sesko

Benjamin Sesko datang dengan label mahal dan harapan besar. Sayangnya, performanya belum sejalan dengan investasi £74 juta yang dikeluarkan klub.
Meski memiliki etos kerja tinggi dan kontribusi dalam fase build-up, penilaian utama striker tetap soal gol. Sesko hanya mencetak dua gol dari 17 pertandingan.
Ia juga melewatkan peluang-peluang krusial. Kesalahan itu berperan dalam hasil imbang kontra Wolves dan kegagalan menang di Elland Road.
Ayden Heaven

Ayden Heaven sempat tenggelam setelah penampilan buruk di Piala Liga melawan Grimsby. Ia bahkan absen sebagai starter selama lebih dari tiga bulan.
Situasi berubah drastis pada Desember. Heaven justru dinobatkan sebagai pemain terbaik United bulan tersebut.
Kepercayaan Amorim terbayar lunas. Heaven tampil solid dalam rangkaian laga padat melawan Aston Villa, Newcastle, dan Wolves, membuat biaya kompensasi £1 juta terasa sangat murah.
Patrick Dorgu

Patrick Dorgu menjadi nama yang ikut terseret pada hari pemecatan Amorim. Kritik terbuka sang pelatih pada November lalu memicu ketegangan internal.
Dorgu direkrut sebagai bek sayap spesialis untuk sistem 3-4-2-1. Ia merupakan pembelian besar pertama Amorim pada bursa Januari.
Namun, performanya jauh dari kata matang. Minim kualitas akhir dan keputusan buruk membuat pemain £30 juta ini kerap menjadi titik lemah, termasuk saat ditarik keluar di babak pertama melawan Grimsby.
Baca Ini Juga:
- Liam Rosenior Boyong 3 Staf dari Strasbourg ke Chelsea, Debut Resmi di Piala FA
- Chelsea Era Baru: Membongkar Apa yang Bisa Diberikan Liam Rosenior untuk The Blues
- Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
- Tor Monitor, Liam Rosenior! Menerka Arah Taktik Sang Pelatih untuk Skuad Muda Chelsea
- Ruben Amorim Malah Senang Usai Dipecat Manchester United, Dapat Pesangon Hampir Rp680 Miliar
- Kata-Kata Liam Rosenior Usai Resmi Jadi Pelatih Chelsea: Alasan Keluarga dan Panggilan Juara
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR