Menjelang musim dimulai, Leicester memang diperkirakan akan bertarung di zona degradasi. Namun Ranieri mampu membuat kejutan dan Leicester tampil luar biasa bagus.
Namun ia yakin 'keseimbangan' akan segera kembali. Maksudnya, klub-klub kuat akan segera menunjukkan kehebatan mereka lagi.
"Yang terjadi saat ini hanya anomali. Ini disebabkan karena salah satu klub besar tidak bermain di level yang benar. Tapi hal seperti ini tak akan bertahan lama. Saya yakin akan kembali bangkit. Saya juga sangat terkesan dengan kinerja teman saya, Arsene Wenger di Arsenal," tukas Ranieri kepada Dagospia.
Selain sukses membuat Leicester menjadi tim yang menakutkan, Ranieri juga berhasil mengeluarkan kemampuan terbaik dua pemain depannya; Jamie Vardy dan Riyad Mahrez. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manajer Stoke: MU Tetap Akan Beri Kami Kesulitan
Liga Inggris 23 Desember 2015, 23:53
-
Eks MU Ini Sebut Ryan Giggs Belum Siap Jadi Pelatih
Liga Inggris 23 Desember 2015, 23:53
-
5 Syarat Arsenal Bisa Juara Premier League
Editorial 23 Desember 2015, 22:37
-
Ranieri: Klopp Manajer Yang Sangat Bagus
Liga Inggris 23 Desember 2015, 22:30
-
Van der Gouw: Mourinho Bisa Kembalikan Kepercayaan Diri MU
Liga Inggris 23 Desember 2015, 22:01
LATEST UPDATE
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35





















KOMENTAR