- Salah satu analis sepak bola, Stuart Pearce menilai ada dua sisi Harry Kane yang selama ini disaksikan penikmat sepak bola. Pertama, Kane yang jago membelah pertahanan lawan dan mencetak gol fantastis. Kedua, Kane yang frustrasi saat kesulitan menembus pertahanan berlapis tim lawan.
Kane memang terus dianggap sebagai salah satu penyerang murni terbaik dewasa ini. Di masa penyerang-penyerang kecil yang mengandalkan kecepatannya, striker murni semacam Kane memang sudah tak mudah ditemukan.
Pemain Tottenham Hotspur ini punya segalanya yang dibutuhkan dari seorang striker. Dia bisa mencetak gol melalui sundulan, kaki kiri, kaki kanan. Kane juga memiliki kemampuan fisik yang tangguh.
Meski demikian, Pearce merasa masih ada satu kelemahan Kane yang tampak jelas. Baca penjelasannya di bawah ini:
Dua Sisi
Pearce melihat dua sisi Kane. Menurutnya, nama besar Kane selalu mendahului kedatangannya. Tim mana pun yang melawan Kane pasti meningkatkan kewaspadaan pemain bertahannya.
"Saya melihatnya sebagai dua sisi Harry. Ada rasa hormat baru pada dirinya dan itu berarti para pemain bertahan meningkatkan kewaspadaannya, yang akan menahannya dengan berbagai cara," jelas Pearce di skysports.
"Dan kedua, ketika anda bermain melawan Tottenham sekarang, karena banyak tim menghargai kemampuan mereka sebagai salah satu the big six, mereka bertahan jauh lebih dalam dan tak ada banyak ruang. Saya pikir hal ini menyulitkan Dele Alli atau Harry Kane."
Kesulitan

Oleh sebab itu, Pearce yakin Kane akan cukup kesulitan di Premier League musim ini, khususnya melawan tim-tim kecil yang bermain defensif. Dia menilai Tottenham masih kesulitan membongkar pertahanan rapat lawan-lawan mereka.
"Saya merasa jika sebuah tim bermain menyerang dan membiarkan ruang kosong untuk dua orang itu (Kane dan Alli), mereka akan dengan mudah memanfaatkannya."
"Namun, dengan bermain defensif dan mengandalkan serangan balik, mereka akan kesulitan mematahkan pertahanan yang menjaga mereka. Saat ini kedua pemain itu merasakannya di Tottenham, khususnya Harry," tutupnya. (sky/dre)
Tonton Vidio Menarik Ini
Sadio Mane tertangkap kamera sedang membersihkan toilet di salah satu masjid di kota Liverpool, Inggris.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Trippier Sebut Spanyol Jadi Ujian Yang Pas Bagi Inggris
Lain Lain 5 September 2018, 18:16
-
Reputasi Harry Kane Dinilai Justru Menyulitkannya
Liga Inggris 5 September 2018, 09:20
-
Mentalitas Tottenham Mulai Dipertanyakan
Liga Inggris 4 September 2018, 12:30
-
Troy Deeney dan Gol di 100 Pertandingan
Liga Inggris 3 September 2018, 16:14
-
Jose Holebas Pimpin Daftar Assist Premier League
Liga Inggris 3 September 2018, 15:23
LATEST UPDATE
-
Prediksi Brentford vs Sunderland 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 14:37
-
Manchester United Diprediksi Gagal Menang di Kandang Burnley
Liga Inggris 7 Januari 2026, 14:33
-
Real Madrid Tunggu Tawaran di Kisaran Rp195 Miliar untuk Beknya
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:27
-
Robert Lewandowski Masih Menunda Keputusan Masa Depannya di Barcelona
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:18
-
Barcelona vs Athletic Club: 3 Topik Penting jelang Semifinal Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:11
-
Calon Nomor Punggung Joao Cancelo di Barcelona
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 12:42
-
Dua Pemain Binaan Persija Tampil Gemilang, Siap Tantang Persib
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 12:27
-
Prediksi Everton vs Wolves 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 12:13
-
Pelatih Top Liga Prancis Ini Masuk Bursa Manajer Baru Manchester United
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:53
-
Prediksi Crystal Palace vs Aston Villa 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:43
-
Prediksi Bournemouth vs Tottenham 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:23
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR