
Setelah peluit dimulainya babak pertama dibunyikan, kedua tim sama-sama tak mampu menguasai bola hingga menit ke-10 Ospina mengamankan crossing rendah Hoilett. Sesaat kemudian tendangan terarah Charlie Austin mengarah tepat ke kiper Kolombia itu.
Dengan bola-bola panjang, QPR kembali memaksa Ospina tetap sibuk. Datang peluang bagi tuan rumah bagus di menit 23 saat umpan Zamora berhasil ditendang Austin tapi lagi-lagi David Ospina beraksi.
Satu menit berikutnya giliran peluang Olivier Giroud yang dihentikan Green. QPR masih di atas angin dengan intensitas yang lebih baik ketimbang tim tamu. Peluang kembali tercipta melalui Phillips dan Austin namun Ospina tetap kokoh.
Malang bagi Gabriel Paulista yang cedera dan tak bisa melanjutkan pertandingan. Saat duel memasuki menit 37, mantan bek Villarreal itu harus ditarik keluar dan digantikan Koscielny.
Setelah serangkaian tendangan sudut, Arsenal mengancam gawang tuan rumah dengan serius. Tendangan voli keras yang dilepas Santi Cazorla berhasil diamankan Green dengan sangat baik.
Aksi itu menjadi yang terakhir di babak pertama. Mengawali 45 menit kedua, The Gunners terlihat sangat ingin mengambil keunggulan.
Dengan kemampuan mendikte tempo, Arsenal mengembangkan serangan ke berbagai sisi. QPR berusaha keras menyuplai bola pada target man Charlie Austin.
Olivier Giroud menjadi pemain pertama yang mencantumkan namanya dalam papan skor di laga ini. Masuk menit 64, striker Prancis tersebut bereaksi cepat setelah umpan Gibbs diblok lawan.
Lima menit kemudian giliran Alexis Sanchez yang mencetak gol. Menggiring bola dengan langkah kecil di sisi kanan, ia menempatkan si kulit bundar ke tiang dekat dengan memanfaatkan sudut tembak yang cukup sempit di antara dua pemain lawan.
Keunggulan dua gol rupanya mulai membuat Arsenal lengah. Pertahanan yang buruk membuat Charlie Austin memaksimalkan ruang tembak di depan kotak penalti yang membuat Ospina tak berkutik delapan menit menuju akhir waktu normal.
Mendapat angin, The Hoops terus menekan di sisa pertandingan sedangkan Arsenal memilih untuk melindungi keunggulannya. Strategi itu berhasil dan Arsenal tetap mempertahankan posisi ketiga sementara QPR masih berkutat di zona degradasi.
QPR : Green, Furlong, Caulker, Onuhoa (Hill 45), Suk-young; Phillips, Sandro (Kranjcar 56), Henry, Hoilett (Isla 73); Austin, Zamora
Arsenal : Ospina, Bellerin, Mertesacker, Gabriel (Koscielny 37), Gibbs, Coquelin, Cazorla, Rosicky (Ramsey 87), Ozil (Welbeck 90+3), Alexis, Giroud
Statistik pertandingan
Shots (on target) : 10 (3) - 20 (9)
Tendangan sudut : 1 - 6
Pelanggaran : 10 - 8
Ball poss : 43 - 57. (bola/dct)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Hazard Kokohkan Chelsea di Puncak
Liga Inggris 5 Maret 2015, 04:59
-
Review: Liverpool Ambil Tiga Poin Dari Burnley
Liga Inggris 5 Maret 2015, 04:58
-
Review : Giroud dan Alexis Menangkan Arsenal
Liga Inggris 5 Maret 2015, 04:48
-
Review: Young Beri United Tiga Poin
Liga Inggris 5 Maret 2015, 04:48
-
Review: Ronaldo Gagal Menangkan Madrid
Liga Spanyol 2 Maret 2015, 04:58
LATEST UPDATE
-
Prediksi Porto vs Nottingham Forest 10 April 2026
Liga Eropa UEFA 8 April 2026, 14:05
-
Prediksi Bologna vs Aston Villa 10 April 2026
Liga Eropa UEFA 8 April 2026, 13:35
-
Prediksi Freiburg vs Celta 10 April 2026
Liga Eropa UEFA 8 April 2026, 13:24
-
Persita Tangerang vs Arema FC: Singo Edan Siap Curi Poin di Tangerang
Bola Indonesia 8 April 2026, 12:18
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32

























KOMENTAR