The Gunners tampil dominan di laga ini. Mereka dengan mudah menceploskan tiga gol ke gawang Tim Krul melalui sepakan Laurent Koscielny dan Mesut Ozil, serta tandukan Olivier Giroud.
Babak pertama dibuka dengan tempo sedang. Penguasaan bola berada di kaki para pemain Arsenal. Para pemain Newcastle pun terpaksa hanya bisa bertahan dan sesekali mengandalkan serangan balik.
Peluang pun datang bagi tuan rumah pada menit ke-12. Ozil mendapat kesempatan untuk melepas tembakan ke gawang musuh. Namun, sepakan mendatarnya masih bisa diamankan oleh Krul. Tiga menit kemudian, Arsenal kembali mendapat peluang. Kali ini melalui Giroud. Akan tetapi, sepakannya tak akurat.
Pendukung tuan rumah pun akhirnya bersorak kegirangan setelah pada menit ke-26, gawang Newcastle kebobolan. Koscielny berhasil menaklukkan Krul setelah menerima umpan tendangan bebas dari Santi Cazorla. 1-0 tuan rumah memimpin.
Dua menit kemudian, peluang emas didapatkan oleh Arsenal. Lolos dari jebakan offside, Podolski tinggal berhadapan dengan Krul. Namun, sepakannya masih bisa dihalau oleh kiper Belanda tersebut dan menghasilkan sepak pojok. Podolski kemudian mendapat kesempatan emas keduanya dari sepak pojok tersebut. Ia berhasil menanduk bola sepakan Cazorla. Namun, Krul dengan gemilang mampu menepisnya.
Arsenal akhirnya kembali unggul pada menit ke-42. Kali ini melalui kaki Mesut Ozil. Playmaker asal Jerman tersebut memanfaatkan bola rebound hasil tendangan Giroud yang mampu diblok oleh Krul. 2-0 bagi keunggulan skuat Arsene Wenger tersebut.
The Gunners sempat memiliki kesempatan emas untuk mencetak gol ketiga pada menit ke-47. Santi Cazorla mampu menerobos ke kotak penalti dan melepas tendangan kaki kanan yang keras. Namun, kegemilangan Krul membuat pemain asal Spanyol tersebut terpaksa gigit jari.
Babak kedua pun berakhir dengan skor 2-0 bagi keunggulan Arsenal.
Di babak kedua, Newcastle mencoba bangkit. Mereka tampil lebih solid di lini tengah. Walau demikian, mereka masih kesulitan untuk menghadang laju sang tuan rumah.
Newcastle akhirnya mampu mendapat peluang emas pada menit ke-58. Loic Remy memberikan umpan terobosan pada Gouffran. Pemain asal Prancis tersebut tinggal berhadapan dengan Szczesny. Sayangnya, sepakannya berhasil dibendung oleh kiper Polandia tersebut.
Walau tampil lebih baik dari babak pertama, namun Newcastle tak bisa mencegah tuan rumah menambah keunggulannya pada menit ke-66. Kali ini adalah Giroud yang berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Ia mampu menanduk bola hasil umpan crossing Ozil dengan sempurna.
Newcastle masih mecoba untuk bangkit. Namun, justru Arsenal yang kembali mendapat peluang emas mencetak gol di menit ke-69. Ozil dari sisi kanan pertahanan lawan memberikan umpan crossing datar yang mendarat tepat di kaki Podolksi. Namun, sepakannya masih melebar.
Dua menit kemudian, Newcastle bisa mengancam melalui Gouffran. Namun, tendangan kaki kirinya terlalu lemah dan bola bisa diamankan dengan mudah oleh Szczesny.
Setelah itu, kendali permainan dikuasai oleh skuat Arsene Wenger tersebut. Mereka terus mengancam gawang Krul. Sayangnya, hingga wasit menghentikan laga tersebut, tak ada lagi gol yang tercipta. The Gunners unggul 3-0.
Dengan tambahan tiga poin tersebut, Arsenal kini mengukuhkan diri di posisi keempat klasemen dengan mengoleksi 73 poin, menjauh dari kejaran Everton yang mengoleksi 69 poin. Mereka pun berpeluang besar meraih satu tiket ke Liga Champions musim depan. Sementara itu, Newcastle berada di posisi ke sembilan dengan raihan 46 poin.
Statistik Arsenal - Newcastle:
Penguasaan bola: 61% - 39%
Shot (on goal): 20 (8) - 8 (3)
Corner: 14 - 0
Pelanggaran: 9 - 8
Offside: 4 - 2
Kartu kuning: 3 - 2
Kartu merah: 0 - 0
Susunan Pemain:
Arsenal: Szczesny; Sagna, Mertesacker, Koscielny, Monreal; Arteta, Ramsey (Rosicky); Ozil (Flamini), Cazorla, Podolski; Giroud (Sanogo).
Cadangan: Fabianski, Jenkinson, Vermaelen, Kallstrom, Flamini, Rosicky, Sanogo.
Newcastle: Krul; Debuchy (Yanga-Mbiwa), Williamson, Coloccini, Dummett; Gosling (Ameobi), Anita, Tiote, Gouffran (Armstrong); Sissoko; Remy.
Cadangan: Elliot, Haidara, Yanga-Mbiwa, Steven Taylor, Obertan, Armstrong, Shola Ameobi. (bola/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Hajar Newcastle, Arsenal Kian Dekat ke UCL
Liga Inggris 29 April 2014, 04:06
-
Review: Tekuk Sassuolo, Juventus Makin Dekati Scudetto
Liga Italia 29 April 2014, 03:42
-
Review: Comeback Barca Demi Vilanova
Liga Spanyol 28 April 2014, 03:58
-
Review: Milan Tak Berdaya Hadapi Roma
Liga Italia 26 April 2014, 03:52
-
Review: Gol Benzema Beri Modal Real Madrid
Liga Champions 24 April 2014, 03:36
LATEST UPDATE
-
Ketika Pep Guardiola 'Marah' Kepada Bernardo Silva, Ada Apa?
Liga Inggris 11 April 2026, 02:45
-
Mikel Arteta Tunda Pembahasan Kontrak, Fokus Bawa Arsenal Raih Gelar
Liga Inggris 11 April 2026, 00:08
-
Didier Deschamps Masuk Radar Real Madrid, Kandidat Pelatih Musim Depan
Liga Spanyol 10 April 2026, 23:38
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Bhayangkara FC 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:07
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persebaya 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Girona: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:38
-
Performa Jules Kounde Menurun, Barcelona Mulai Khawatir
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:09
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persik 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 21:54
-
Arsenal Dapat Kabar Baik, Eze Siap Tampil Siap Tampil Lawan Bournemouth
Liga Inggris 10 April 2026, 21:53
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs PSBS 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 21:43
-
Hansi Flick Akui Barcelona Prioritaskan Liga Champions Ketimbang La Liga
Liga Spanyol 10 April 2026, 21:35
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45


























KOMENTAR