Roma terlalu tangguh bagi Milan di laga tersebut. Walau tak mudah, Il Lupi akhirnya bisa membobol gawang Christian Abbiati melalui gol indah Miralem Pjanic dan sontekan Gervinho.
Laga di awal babak pertama berjalan dengan tempo sedang. Namun, Roma lebih mengendalikan jalannya laga.
Milan sendiri awalnya tampak cukup solid di lini tengah dan belakang. Roma sempat sedikit kesusahan menembus lini pertahanan Rossoneri. Namun, secara perlahan, mereka terus bisa menekan ke dalam kotak penalti.
Di menit ke-22, Dodo mendapat kesempatan untuk menjajal ketangguhan Abbiati setelah menerima umpan sepak pojok Totti. Sayang, sepakannya masih melambung. Ancaman Roma berlanjut empat menit kemudian. Adem Ljajic yang berkolaborasi dengan Pjanic mampu menerobos ke kotak penalti Milan setelah melewati dua pemain. Ia pun tinggal berhadapan dengan Abbiati. Namun, di saat krusial, sepakannya berhasil dihalau dengan sempurna oleh Adil Rami.
Milan tampak sesekali berusaha melancarkan serangan balik. Namun, usaha mereka kerap gagal karena buruknya kerjasama antara lini tengah dan depan skuat asuhan Clarence Seedorf itu.
Di lain sisi, skuat Roma dengan sabar terus berusaha meneror pertahanan Milan. Mereka mulai bisa sering menusuk ke kotak penalti Rossoneri.
Puncaknya, pada menit ke-42, Roma sukses membobol gawang Abbiati dengan gol indah Miralem Pjanic. Dari lini tengah, Ia sukses melewati hadangan Sulley Muntari, Riccardo Montolivo dan Adil Rami sebelum akhirnya bisa menaklukkan Abbiati. 1-0 Roma memimpin.
Skor tetap tak berubah saat wasit mengakhiri babak pertama.
Di babak kedua, Milan mencoba bangkit. Hasilnya, empat menit setelah laga dimulai, mereka bisa mengancam gawang De Santis. Berawal dari Kaka yang menyusur sisi kanan pertahanan Roma, pemain asal Brasil itu berhasil memberikan umpan matang pada Montolivo yang berlari dari lini tengah. Sayangnya, bola sepakan Kapten Milan tersebut justru menyamping.
Lima menit kemudian, ganti Roma yang mengancam gawang Abbiati melalui Pjanic. Ia berhasil menendang bola hasil sepakan pojok Totti. Namun, Abbiati dengan sigap masih bisa menepisnya.
Pada menit ke-65, skuat Roma berhasil menambah keunggulannya menjadi 2-0. Kecerobohan lini tengah Milan membuat skuat Roma bisa melakukan serangan cepat ke kotak penalti mereka. Gervinho mampu menceploskan bola rebound hasil tendangan keras Il Capitano Francesco Totti.
Milan berusaha bangkit dengan mengganti Mario Balotelli yang menjadi kartu mati di laga tersebut dengan Pazzini. Hasilnya, serangan Rossoneri menjadi lebih hidup. Walau demikian, mereka masih tak bisa berbuat banyak untuk menembus pertahanan Roma yang solid.
Jelang akhir laga, tepatnya di menit ke-86, Milan akhirnya bisa mendapatkan peluang melalui aksi Taarabt. Namun, bola mendatar hasil sepakannya masih bisa diamankan oleh De Sanctis. Dua menit kemudian, giliran Pazzini yang mendapat peluang emas. Ia bisa berhadapan dengan De Sanctis, namun sepakannya justru melambung tinggi.
Hingga wasit mengakhiri laga, tak ada lagi gol yang tercipta. Roma tetap unggul 2-0 atas Milan.
Dengan hasil tersebut, Roma kini mengoleksi 85 poin dan berselisih 5 angka saja dengan Juventus. Sementara itu, usaha Milan meraih tiket ke Liga Europa pun terhambat. Mereka kini masih ada di peringkat 7 dengan koleksi 51 poin, sama dengan Parma yang baru akan bermain pada hari Minggu besok.
Statistik AS Roma - AC Milan:
Penguasaan bola: 63% - 37%
Shot (on goal): 14 (4) - 13 (5)
Corner: 8 - 6
Pelanggaran: 13 - 18
Offside: 2 - 1
Kartu kuning: 3 - 3
Kartu merah: 0 - 0
Susunan Pemain:
AS Roma: (4-3-3): De Sanctis; Maicon (Torosidis), Toloi, Castan, Dodo; Nainggolan, De Rossi, Pjanic (Taddei); Gervinho, Totti (Florenzi), Ljajic.
AC Milan: (4-2-3-1): Abbiati; Bonera, Rami, Mexes, Constant; Montolivo, Muntari (Essien); Honda (Robinho), Kakà, Taarabt; Balotelli (Pazzini). (bola/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Milan Tak Berdaya Hadapi Roma
Liga Italia 26 April 2014, 03:52
-
Review: Gol Benzema Beri Modal Real Madrid
Liga Champions 24 April 2014, 03:36
-
Review: Trio Argentina Pertahankan Peluang Manchester City
Liga Inggris 22 April 2014, 03:50
-
Review: Barca Sukses Patahkan Perlawanan Bilbao
Liga Spanyol 21 April 2014, 04:01
-
Review: Man United Tak Berkutik di Goodison Park
Liga Inggris 21 April 2014, 00:05
LATEST UPDATE
-
Mandul Sejak Pergantian Tahun, Apa yang Terjadi dengan Christian Pulisic?
Liga Italia 24 Februari 2026, 03:04
-
Link Nonton Live Streaming Everton vs Man United di Vidio, 24 Februari 2026
Liga Inggris 24 Februari 2026, 01:15
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 19:59
-
9 Laga Tanpa Gol, Paceklik Mohamed Salah Warnai Kemenangan Tipis Liverpool
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR