Bola.net - The Black Cats alias Si Kucing Hitam Sunderland membawa sial bagi kubu Manchester United yang bermain di Old Trafford (03/5). Bermodalkan kemenangan 0-4 atas Norwich di laga sebelumnya, tim asuhan Giggs justru takluk 0-1 akibat gol tunggal Sebastian Larsson.
Bermain di depan pendukungnya sendiri, United langsung menggempur pertahanan Sunderland di menit-menit awal, yang tengah berjuang untuk lepas dari jerat zona degradasi.
Namun peluang emas baru datang di menit ke-18, kala Nani melepaskan tendangan keras Nani dari luar kotak penalti yang masih melambung di atas gawang The Black Cats.
Ingin segera mencetak gol demi kemenangan kedua Ryan Giggs sebagai manajer interim, United tak mengendurkan serangan mereka. Sayang, justru mereka yang harus kebobolan lebih dahulu.
Menerima umpan lambung dari Connor Wickham, bola yang belum menyentuh tanah langsung disambar oleh Sebastian Larsson dari dalam kotak penalti di menit 30. David De Gea tak bisa berbuat banyak untuk menghentikan laju si kulit bundar. 1-0 untuk Sunderland.
Usai mencetak gol, Black Cats langsung merapatkan pertahanan mereka. Hingga babak pertama usai, Nani dkk masih tak mampu menembus blokade tersebut. Skor masih 1-0 untuk keunggulan tim tamu.
Babak kedua dimulai, Manchester United langsung mengambil inisiatif serangan. Nampak jelas niatan tim tuan rumah untuk menyamakan kedudukan, dengan terus mengeksploitasi tiap jengkal celah yang ada di wilayah pertahanan Sunderland.
Salah satu peluang terbaik datang dari Nemanja Vidic. Namun sayang, sundulan Serbinator memanfaatkan umpan Phil Jones masih tak menemui sasaran di menit ke-51.
Empat menit kemudian, Adnan Januzaj, yang masuk sebagai pemain pengganti, juga masih gagal menaklukkan kiper Vito Mannone dengan tendangan kaki kanannya.
United terus mendominasi penguasaan bola, namun mereka tak kunjung menemukan solusi menjebol gawang Sunderland. Menit ke-81, Javier Hernandez menerima umpan manis dari Michael Carrick, namun tendangannya masih melambung tinggi.
Sunderland bukannya tanpa perlawanan. Mereka hampir unggul dua gol andai sepakan Fabio Borini di menit ke-84 tidak membentur tiang gawang.
Hingga laga berakhir kedudukan masih 1-0 untuk tim tamu. Tambahan tiga angka membuat Sunderland makin aman dari ancaman degradasi. Sementara United masih tertahan di peringkat tujuh.
Statisik Pertandingan
Penguasaan Bola: 63% - 37%
Bermain di depan pendukungnya sendiri, United langsung menggempur pertahanan Sunderland di menit-menit awal, yang tengah berjuang untuk lepas dari jerat zona degradasi.
Namun peluang emas baru datang di menit ke-18, kala Nani melepaskan tendangan keras Nani dari luar kotak penalti yang masih melambung di atas gawang The Black Cats.
Ingin segera mencetak gol demi kemenangan kedua Ryan Giggs sebagai manajer interim, United tak mengendurkan serangan mereka. Sayang, justru mereka yang harus kebobolan lebih dahulu.
Menerima umpan lambung dari Connor Wickham, bola yang belum menyentuh tanah langsung disambar oleh Sebastian Larsson dari dalam kotak penalti di menit 30. David De Gea tak bisa berbuat banyak untuk menghentikan laju si kulit bundar. 1-0 untuk Sunderland.
Usai mencetak gol, Black Cats langsung merapatkan pertahanan mereka. Hingga babak pertama usai, Nani dkk masih tak mampu menembus blokade tersebut. Skor masih 1-0 untuk keunggulan tim tamu.
Babak kedua dimulai, Manchester United langsung mengambil inisiatif serangan. Nampak jelas niatan tim tuan rumah untuk menyamakan kedudukan, dengan terus mengeksploitasi tiap jengkal celah yang ada di wilayah pertahanan Sunderland.
Salah satu peluang terbaik datang dari Nemanja Vidic. Namun sayang, sundulan Serbinator memanfaatkan umpan Phil Jones masih tak menemui sasaran di menit ke-51.
Empat menit kemudian, Adnan Januzaj, yang masuk sebagai pemain pengganti, juga masih gagal menaklukkan kiper Vito Mannone dengan tendangan kaki kanannya.
United terus mendominasi penguasaan bola, namun mereka tak kunjung menemukan solusi menjebol gawang Sunderland. Menit ke-81, Javier Hernandez menerima umpan manis dari Michael Carrick, namun tendangannya masih melambung tinggi.
Sunderland bukannya tanpa perlawanan. Mereka hampir unggul dua gol andai sepakan Fabio Borini di menit ke-84 tidak membentur tiang gawang.
Hingga laga berakhir kedudukan masih 1-0 untuk tim tamu. Tambahan tiga angka membuat Sunderland makin aman dari ancaman degradasi. Sementara United masih tertahan di peringkat tujuh.
Statisik Pertandingan
Penguasaan Bola: 63% - 37%
Sepak Pojok: 8 - 0
Kartu Kuning: 2 - 1
Kartu Merah: 0 - 0
Tendangan ke arah gawang: 2 - 1
Jumlah tembakan: 17 - 8
Susunan Pemain
Manchester United: De Gea; Jones, Ferdinand, Vidic, Evra; Nani (52' Januzaj), Carrick, Fletcher, Young (67' Welbeck); Mata (66' Van Persie); Hernandez.
Sunderland: Mannone; Vergini, Brown, O'Shea, Alonso; Larsson (74' Bridcutt), Cattermole, Colback; Johnson (57' Giaccherini), Wickham (65'' Altidore), Borini.
(bola/rer)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Lafita Bikin Barca Sekarat
Liga Spanyol 3 Mei 2014, 23:06
-
Review: Kucing Hitam Bawa Sial di Old Trafford
Liga Inggris 3 Mei 2014, 22:56
-
Review: Sevilla Habisi Valencia di Menit Akhir
Liga Eropa UEFA 2 Mei 2014, 04:34
-
Review: Ronaldo & Ramos Bawa Madrid ke Final UCL
Liga Champions 30 April 2014, 03:46
LATEST UPDATE
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55






















KOMENTAR