
Tak seperti di leg pertama, Madrid tampil lebih terbuka dan serangan-serangan mereka sangat efektif. Sergio Ramos dan Cristiano Ronaldo masing-masing mencetak brace alias dua gol di laga ini.
Bayern langsung mencoba menguasai jalannya laga sejak menit pertama. Mereka bermain dalam tempo sedikit lebih cepat dari biasanya demi mencari gol di menit-menit awal.
Akan tetapi, di luar dugaan, Madrid tak tampil bertahan. Mereka bahkan berani melakukan pressing hingga jauh ke depan. Bayern pun kesulitan membongkar pertahanan sang tamu. Sebaliknya, Los Blancos tampak efektif ketika menyerbu area pertahanan Manuel Neuer.
Pertahanan Bayern bahkan sudah terancam di menit ke-9. Neuer maju keluar dari sarangnya untuk menghalau bola yang dikejar oleh Karim Benzema. Namun, bola tersebut jatuh ke kaki Gareth Bale. Beruntung bagi Neuer, bola tendangan pemain Wales tersebut masih melambung.
Petaka pun akhirnya datang pada Bayern pada menit ke-16. Corner Luka Modric mampu disambut dengan tandukan keras Ramos. Neuer pun tak berdaya menghentikan laju si kulit bundar. 0-1 Madrid memimpin.
Empat menit kemudian, Ramos kembali menusuk pertahanan Bayern. Lagi-lagi melalui tandukan setelah berhasil memanfaatkan umpan tendangan bebas Angel Di Maria yang terbentur mengenai Pepe. 0-2 sang tamu memimpin. Total, agregat menjadi 0-3 bagi Los Blancos.
Mental penggawa Bayern goyah setelah gol kedua tersebut. Mereka berusaha secepat mungkin untuk mencetak gol balasan. Sebab, mereka butuh minimal 4 gol agar bisa lolos ke final. Namun, serangan mereka sering kandas di lini tengah.
Karena terlalu ofensif, Bayern akhirnya justru kebobolan lagi pada menit ke-34 melalui skema serangan balik. Benzema memberikan umpan pada Bale yang hanya dikawal oleh Boateng. Eks pemain Spurs itu tak mencoba mencetak gol sendiri, namun memberikan bola pada Ronaldo yang berdiri bebas. 0-3 Madrid memimpin.
Secara agregat, Madrid memimpin 4-0. Bayern butuh mencetak 5 gol agar bisa lolos. Sementara itu, dengan gol yang dicetaknya tersebut, Ronaldo berhasil memecahkan rekor sebagai pemain pertama yang mencetak 15 gol di Liga Champions dalam satu musim. Selain itu, dengan tambahan tiga gol tersebut, El Real menjadi tim pertama yang mencetak 36 gol dalam semusim di UCL.
Usai kebobolan tiga gol, Bayern tak menyerah dan berusaha membombardir pertahanan skuat Carlo Ancelotti. Namun, usaha mereka tak membuahkan hasil hingga berakhirnya babak pertama.
Di babak kedua, Bayern kembali berusaha bangkit. Namun, kini mereka tampil lebih tenang dan berusaha lebih rapi dalam merangkai serangannya. Mereka juga berusaha membenahi pertahanan mereka yang gampang tertembus di babak pertama.
Peluang cukup bagus diperoleh Robben pada menit ke 56. Ia berdiri cukup bebas tak jauh dari luar kotak penalti dan langsung melepas tembakan melengkung dengan kaki kirinya. Sayangnya, bola hanya meleset tipis ke sisi kanan gawang Casillas.
Menit ke-73, mereka mendapat peluang emas melalui aksi Gotze. Setelah berkerjasama dengan Robben, ia bisa mengecoh bek lawan dan mendapat kesempatan melakukan tembakan dari dalam kotak penalti. Namun, bola masih melambung tipis.
Tiga menit berselang, Kroos berhasil mengecoh Alonso di depan kotak penalti. Ia pun langsung melakukan shooting dengan kaki kirinya. Namun, lagi-lagi bola masih tak menemui sasaran.
Skuat besutan Josep Guardiola itu terus berusaha menyerang, namun masih tak bisa menembus pertahanan Madrid yang digalang dengan baik oleh Pepe dan Ramos.
Di menit ke-90, luka Bayern semakin dibuat menganga oleh Madrid. Ronaldo berhasil menggenapkan keunggulan timnya dengan tendangan bebas menyusur tanah yang sempurna. 0-4 El Real Memimpin.
Gol itu menjadi penutup laga tersebut. Bayern tak berkutik mengatasi ketangguhan Madrid. Los Blancos pun melaju mulus ke babak final dengan keunggulan agregat 0-5. Laga final akan dilangsungkan pada tanggal 25 Mei mendatang di Estadio da Luz, Portugal.
Statistik Bayern Munich - Real Madrid:
Penguasaan bola: 69% - 31%
Shot (on goal): 19 (4) - 13 (5)
Corner: 9 - 3
Pelanggaran: 13 - 7
Offside: 0 - 3
Kartu kuning: 1 - 1
Kartu merah: 0 - 0
Susunan Pemain:
Bayern Munich: Neuer; Lahm, Boateng, Dante, Alaba; Scheweinsteiger, Kroos; Robben, Muller (Pizarro), Ribery (Gotze); Mandzukic (Martinez).
Cadangan: Van Buyten, Javi Martinez, Rafinha, Pizarro, Gotze, Raeder, Hojbjerg.
Real Madrid: Casillas; Carvajal, Sergio Ramos (Varane), Pepe, Coentrao; Modric, Alonso, Di Maria (Casemiro); Bale, Benzema (Isco), Cristiano.
Cadangan: Diego Lopez, Varane, Marcelo, Casemiro, Morata, Isco, Illarramendi. (bola/dim)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Ronaldo & Ramos Bawa Madrid ke Final UCL
Liga Champions 30 April 2014, 03:46
-
Review: Hajar Newcastle, Arsenal Kian Dekat ke UCL
Liga Inggris 29 April 2014, 04:06
-
Review: Tekuk Sassuolo, Juventus Makin Dekati Scudetto
Liga Italia 29 April 2014, 03:42
-
Review: Comeback Barca Demi Vilanova
Liga Spanyol 28 April 2014, 03:58
-
Review: Milan Tak Berdaya Hadapi Roma
Liga Italia 26 April 2014, 03:52
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


















KOMENTAR