
Bola.net - Bek legendaris Manchester United, Rio Ferdinand mengingatkan mantan klubnya bahwa perekrutan pemain bintang takkan ada artinya jika sistem mereka tak dibenahi dulu.
Musim ini Manchester United sempat meraih rentetan hasil negatif yang berujung pada pemecatan Ole Gunnar Solskjaer dari kursi manajer, dan digantikan Ralf Rangnick.
Di bawah Rangnick, United perlahan mulai bangkit meski belum terlalu meyakinkan. Setan Merah kini mulai berhasil menembus zona empat besar klasemen Premier League.
Penilaian Rio Ferdinand
Kegagalan meraih trofi dalam beberapa musim terakhir pun membuat Manchester United berambisi terus mendatangkan pemain bintang ke Old Trafford.
Salah satu pemain yang gencar dikaitkan dengan United adalah gelandang West Ham, Declan Rice. Namun, Ferdinand menilai bahwa masuknya pemain bintang tak akan mengubah situasi di United.
“Saya tidak berpikir apa yang dibawa Man United secara individu itu penting. Sudah terbukti dalam jangka waktu yang lama sekarang bahwa Anda dapat membawa superstar Anda dan berpikir ini adalah anugerah yang menyelamatkan, dll," ujar Ferdinand di podcast Vibe with Five.
"Ini tentang cara tim dibangun, dan cara taktik diterapkan. Saya pikir Anda membutuhkan gaya sepak bola, Anda perlu taktik yang diterapkan, dan identitas yang diterapkan, yang telah kami serukan sejak lama, yang dapat diidentifikasi oleh semua pemain, dan kemudian Anda maju dengannya," jelas Ferdinand.
"Sampai saat itu, itu hanya main-main, Anda hanya berpikir 'oh dia akan membuat Anda memenangkan pertandingan'."
Sudah Ada Buktinya
Lebih lanjut, Ferdinand merasa berani bicara demikian karena sudah ada bukti nyata bahwa kehebatan pemain secara individu tanpa dibarengi sistem yang mumpuni tak akan mendatangkan gelar.
"Bruno [Fernandes] telah melakukannya selama beberapa tahun terakhir, ketika Bruno muncul dan menghasilkan momen, itu adalah 'oh kami telah memenangkan pertandingan'," tutur Ferdinand.
"Itu bukan karena taktik, bukan karena struktur, bukan karena identitas atau filosofi, itu karena kecemerlangan individu,"
“Tim terbaik di planet ini tidak memenangkan sesuatu melalui individu. Mereka memenangkannya karena tim memainkan yang terbaik, tetapi mereka mungkin memiliki individu di dalam yang mampu menghasilkan keajaiban di sana-sini. Sampai sistem itu diterapkan, saya tidak peduli siapa yang kita rekrut." tukasnya.
Klasemen Premier League
Sumber: Vibe with Five
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Wah, Amadou Haidara Tolak Ajakan Bergabung dengan Manchester United?
Liga Inggris 26 Januari 2022, 21:59
-
Boubacar Kamara Siap Gabung MU, Minta Gaji Segini
Liga Inggris 26 Januari 2022, 21:47
-
Setelah Martial, Manchester United Bakal Pinjamkan Winger Ini?
Liga Inggris 26 Januari 2022, 21:34
-
Ketimbang Ten Hag atau Pochettino, MU Disarankan Pekerjakan Zinedine Zidane
Liga Inggris 26 Januari 2022, 21:19
-
Meski Harga Mahal, Manchester United Disarankan Tetap Angkut Declan Rice
Liga Inggris 26 Januari 2022, 21:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Bayern Munchen: Michael Olise
Liga Champions 8 April 2026, 04:06
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
-
Tempat Menonton Sporting CP vs Arsenal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:02
-
Tempat Menonton Madrid vs Bayern: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:01
-
Bagaimana Update Naturalisasi Luke Vickery untuk Bela Timnas Indonesia?
Tim Nasional 7 April 2026, 21:25
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32

























KOMENTAR