Bola.net - - Manchester City dikabarkan kemungkinan akan ditinggalkan salah satu pemain bintangnya musim depan. Kondisi ini menyusul rasa frustrasi dari Riyad Mahrez karena minimnya menit bermain yang didapat.
Riyad Mahrez bergabung dengan Man City pada awal musim 2018/19, meskipun sebenarnya sudah jadi incaran sejak musim 2017/18 lalu. Man City harus membayar 65 juta pounds kepada Leicester City untuk mendapatkan Riyad Mahrez.
Keputusan Man City membeli Riyad Mahrez dengan mahal tentu bukan tanpa alasan. Pemain asal Aljazair itu tampil memukau di Leicester City. Dia meraih gelar juara Premier League musim 2015/16, sekaligus jadi pemain terbaik versi PFA di musim yang sama.
Apa alasan yang membuat Riyad Mahrez ingin pindah? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.
Minim Kesempatan Bermain
Dibeli dengan harga mahal tidak lantas jadi jaminan bahwa Riyad Mahrez akan dapat menit bermain secara reguler. Mahrez harus menjalani persaingan ketat dengan pemain lain. Situasi ini jauh berbeda dengan saat masih di Leicester.
Ketika masih membela The Foxes, Riyad Mahrez selalu menjadi pilihan utama di sektor saya. Namun, sejak bergabung dengan Man City, nama Riyad Mahrez tidak selalu ada dalam susunan pemain di akhir pekan.
Hingga pekan ke-35 Premier League musim 2018/19, Riyad Mahrez baru memainkan 13 laga sebagai pemain inti. Sementara, 13 laga lainnya dimainkan dari bangku cadangan. Situasi ini membuat pemain 28 tahun tidak bahagia.
Riyad Mahrez, dikutip dari Daily Mail, kini telah bersiap pindah jika situasi tidak berubah. Dia ingin bermain di klub yang bersedia memberi menit bermain reguler. Riyad Mahrez tak ingin duduk di bangku cadangan.
Persaingan Ketat
Apa yang dialami oleh Riyad Mahrez saat ini sejatinya tidak mengejutkan. Banyak pengamat yang sudah memprediksi bahwa mantan pemain Le Harve itu hanya akan jadi cadangan ketika pindah dari Leicester ke Man City.
Pada posisi yang sama dengan Riyad Mahrez, Man City punya banyak pemain yang tidak kalah hebatnya. Hal inilah yang membuat manajer Pep Guardiola tidak selalu memainkan Riyad Mahrez setiap pekan.
Selain Riyad Mahrez, Guardiola masih bisa memainkan Raheem Sterling, Bernardo Silva hingga pemain muda Phil Foden di sektor winger kiri. Sejauh ini, Sterling yang jadi pilihan utama bagi Guardiola.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Solskjaer: Manchester City Obat Patah Hati MU
Liga Inggris 23 April 2019, 20:20
-
Manchester United vs Manchester City, Luke Shaw Comeback
Liga Inggris 23 April 2019, 20:00
-
Jamu Manchester City, Solskjaer Siap Mainkan Taktik Keras
Liga Inggris 23 April 2019, 19:40
-
Manchester City Pecahkan Rekor Transfer untuk Pemain Atletico Madrid ini?
Liga Inggris 23 April 2019, 17:20
-
Fowler: Jangan Berharap kepada MU, Liverpool!
Liga Inggris 23 April 2019, 16:20
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Piala Asia U-17 2026
Tim Nasional 21 Mei 2026, 20:55
-
Luke Shaw Jalani Musim Terbaiknya Bersama Manchester United
Liga Inggris 21 Mei 2026, 19:55
-
West Ham Siap Jual Bintangnya ke MU, Tapi...
Liga Inggris 21 Mei 2026, 19:00
-
Sandro Tonali Gabung MU? Kayaknya Enggak Deh!
Liga Inggris 21 Mei 2026, 18:30
-
Titah Hansi Flick ke Barcelona: Permanenkan Marcus Rashford Segera!
Liga Spanyol 21 Mei 2026, 18:00
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 21 Mei 2026, 17:57
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR