Kesuksesan Memang Mahal Harganya! Ini 5 Rekrutan Termewah Arsenal di Era Mikel Arteta

Kesuksesan Memang Mahal Harganya! Ini 5 Rekrutan Termewah Arsenal di Era Mikel Arteta
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, bertepuk tangan kepada para pendukung setelah pertandingan Premier League melawan Fulham, Sabtu (2/5/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Kin Cheung

Bola.net - Arsenal akhirnya mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun untuk kembali menjadi juara Liga Inggris. Gelar itu resmi diraih setelah Manchester City gagal menang saat menghadapi Bournemouth pada pekan ke-37 Premier League musim 2025/2026.

Laga yang digelar di Vitality Stadium tersebut berakhir imbang 1-1. Hasil itu membuat Manchester City hanya mengoleksi 78 poin dari 37 pertandingan dan tidak mampu lagi mengejar Arsenal yang sudah mengumpulkan 82 angka.

Kesuksesan ini menjadi jawaban atas proyek panjang Mikel Arteta sejak datang ke Emirates Stadium pada 2019 silam. Setelah merekrut banyak pemain mahal dan membangun skuad yang kompetitif, Arteta akhirnya mampu membawa The Gunners kembali ke puncak sepak bola Inggris.

Fondasi pertahanan yang solid serta kedalaman skuad menjadi kekuatan utama Arsenal musim ini. Selain itu, sejumlah transfer mahal yang dilakukan Arteta terbukti memainkan peran besar dalam keberhasilan meraih trofi Premier League.

Berikut lima rekrutan termahal Arsenal di era Mikel Arteta.

1 dari 6 halaman

5. Viktor Gyokeres Jadi Mesin Gol Baru Arsenal

Pemain Arsenal, Viktor Gyokeres berduel dengan pemain Burnley Axel Tuanzebe dalam pertandingan Premier League, Selasa (19/5/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Pemain Arsenal, Viktor Gyokeres berduel dengan pemain Burnley Axel Tuanzebe dalam pertandingan Premier League, Selasa (19/5/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Kehadiran Viktor Gyokeres langsung memberi warna berbeda bagi lini depan Arsenal musim ini. Penyerang asal Swedia itu direkrut dari Sporting CP pada Juli 2025 dengan nilai transfer mencapai 66,9 juta euro.

Arteta memang sudah lama membutuhkan sosok penyerang murni yang tajam di kotak penalti lawan. Gyokeres menjawab kebutuhan tersebut lewat kontribusinya yang cukup konsisten sepanjang musim.

Dari 35 pertandingan Premier League, Gyokeres sukses mencetak 14 gol untuk Arsenal. Ketajamannya menjadi salah satu faktor penting yang membantu The Gunners mengunci gelar juara Liga Inggris musim ini.

2 dari 6 halaman

4. Eberechi Eze Sempat Kesulitan, Kini Jadi Andalan

Pemain Arsenal Eberechi Eze berebut bola dengan pemain Burnley Loum Tchaouna dalam pertandingan Premier League, Selasa (19/5/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Pemain Arsenal Eberechi Eze berebut bola dengan pemain Burnley Loum Tchaouna dalam pertandingan Premier League, Selasa (19/5/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Arsenal mendatangkan Eberechi Eze dari Crystal Palace pada Agustus 2025 dengan biaya transfer mencapai 69,3 juta euro. Transfer itu sempat memunculkan banyak ekspektasi besar terhadap sang gelandang serang.

Perjalanan Eze di awal musim ternyata tidak berjalan mulus karena ia sempat kesulitan beradaptasi dengan sistem permainan Arteta. Namun perlahan pemain asal Inggris itu mulai menunjukkan kualitas terbaiknya.

Musim ini Eze tampil sebanyak 50 kali bersama Arsenal di semua kompetisi. Dari 31 laga Premier League, ia mencatatkan tujuh gol dan dua assist untuk membantu Arsenal bersaing di papan atas.

3 dari 6 halaman

3. Martin Zubimendi, Maestro yang Sempat Diincar Madrid

Pemain Arsenal, Martin Zubimendi (kanan), berebut bola dengan pemain West Ham, Crysencio Summerville, dalam pertandingan Premier League, Minggu (10/5/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Ian Walton

Pemain Arsenal, Martin Zubimendi (kanan), berebut bola dengan pemain West Ham, Crysencio Summerville, dalam pertandingan Premier League, Minggu (10/5/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Ian Walton

Martin Zubimendi menjadi salah satu transfer yang paling menyita perhatian Arsenal musim panas lalu. The Gunners sukses mengalahkan Real Madrid dan Liverpool untuk mendapatkan gelandang Real Sociedad tersebut.

Pemain asal Spanyol itu direkrut pada Juli 2025 dengan mahar mencapai 70 juta euro. Kedatangannya langsung memberi stabilitas besar bagi lini tengah Arsenal sepanjang musim ini.

Zubimendi kerap dimainkan berduet dengan Declan Rice di sektor tengah. Selain piawai mengatur tempo permainan, ia juga mampu menyumbang lima gol dan satu assist dari 37 pertandingan Premier League.

4 dari 6 halaman

2. Kai Havertz: Dari Badai Cedera, Kini Jadi Pembeda

Pemain Arsenal, Kai Havertz, mencetak gol dalam pertandingan Premier League melawan Burnley, Selasa (19/5/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Pemain Arsenal, Kai Havertz, mencetak gol dalam pertandingan Premier League melawan Burnley, Selasa (19/5/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Kai Havertz masih menjadi salah satu pembelian termahal Arsenal di era Arteta. Ia direkrut dari Chelsea pada Juli 2023 dengan biaya transfer sebesar 75 juta euro.

Performa Havertz sempat menuai kritik karena beberapa kali diganggu masalah cedera. Situasi itu membuat kontribusinya tidak selalu maksimal di lini serang Arsenal.

Namun kondisi Havertz mulai membaik pada musim ini dan perannya kembali terasa penting. Ia bahkan menjadi penentu kemenangan Arsenal atas Burnley lewat gol sundulan yang sangat krusial.

5 dari 6 halaman

1. Declan Rice Jadi Jantung Permainan The Gunners

Selebrasi Declan Rice usai Arsenal menang tipis 1-0 atas Burnley di Emirates, 19 Mei 2026. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Selebrasi Declan Rice usai Arsenal menang tipis 1-0 atas Burnley di Emirates, 19 Mei 2026. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Declan Rice masih memegang status sebagai pemain termahal yang pernah dibeli Arsenal. Gelandang timnas Inggris itu didatangkan dari West Ham pada Juli 2023 dengan biaya mencapai 116,6 juta euro.

Nilai transfer fantastis tersebut terbukti sepadan dengan kontribusi yang ia berikan di lapangan. Rice menjadi pemain yang menghadirkan keseimbangan serta energi besar di lini tengah Arsenal.

Selain kuat dalam bertahan, Rice juga beberapa kali mencetak gol penting sepanjang musim ini. Performa konsistennya menjadi salah satu alasan utama Arsenal akhirnya mampu kembali menjadi juara Liga Inggris.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL