
Bola.net - Bek Liverpool Andrew Robertson mengaku frustrasi dengan penampilan timnya ketika dipermalukan oleh Manchester City pada matchday 32 lalu.
Liverpool bertandang ke Etihad Stadium dengan status mentereng; Juara Premier League 2019-20. Man City pun memberikan Guard of Honour pada pasukan Jurgen Klopp.
Namun City berhasil melakukan sedikit balas dendam. Di laga tersebut, pasukan Josep Guardiola berhasil menang telak 4-0.
Bagi Robertson, kekalahan itu jelas sangat mengecewakan. "Laga hari Kamis adalah penampilan yang membuat frustrasi," ucapnya pada situs resmi Liverpool.
"Kami tidak senang dengan bagian-bagian tertentu dari permainan kami. Itu aneh," sambungnya.
Penyesalan Robertson
Liverpool sebenarnya sempat mendapat peluang di awal-awal pertandingan. Akan tetapi lini serang mereka gagal memanfaatkannya.
Andrew Robertson pun menyesalkan tumpulnya lini serang Liverpool kala itu. Ia mengatakan jika saja timnya berhasil memaksimalkan semua peluang yang ada, maka hasil akhir laga tersebut bakal berbeda.
"Saya pikir selama lima atau enam pertandingan terakhir kami bermain melawan Manchester City yang mungkin merupakan peluang paling besar yang kami ciptakan melawan mereka, dan dalam 25 menit pertama, kami bisa dengan mudah unggul satu atau 2-0," ujarnya.
"Jelas ketika Anda tidak memanfaatkan peluang kami, kami bermain melawan tim yang tidak memiliki kerugian apa pun dan mereka keluar dan mengambil peluang mereka, yang tidak kami lakukan," ujarnya.
"Di area tertentu, kami bisa tampil jauh lebih baik, tentu saja kami bisa, tetapi penting untuk tidak bereaksi berlebihan. Kami adalah juara, dan pertandingan itu membuat kami unggul 20 poin dari tim itu sehingga menunjukkan kepada Anda seberapa bagus hal yang telah kami lakukan musim ini."
Bahagia Bisa Bangkit
Andrew Robertson menambahkan, Liverpool kalah lawan Manchester City karena memang itu bukan harinya bagi timnya untuk menang. Namun ia senang karena timnya bisa langsung bangkit ketika melawan Aston Villa.
"Kami semua dapat memiliki hari ketika tampil buruk dan ya, kami tidak menyukainya, tetapi kami berhasil bangkit kembali hari ini. Ini mungkin bukan performa terbaik di babak pertama, tetapi Anda bermain melawan tim yang berjuang untuk hidup mereka dan degradasi dan saya tahu bagaimana rasanya," tuturnya.
"Ketika Anda melakukan itu, Anda harus menyamai perjuangan mereka dan Anda harus menyamai usaha mereka dan kami melakukan itu, dan butuh sedikit waktu untuk segala jenis kualitas untuk bersinar dalam pertandingan itu, tetapi begitu itu terjadi, maka kami yang melakukannya dan kami berhasil memanfaatkan itu. [Kami] mengambil peluang kami dan 2-0, saya pikir, adalah hasil yang adil."
Setelah bermain melawan Aston Villa, Liverpool akan berduel melawan Brighton. Andrew Robertson dkk akan memainkan laga tersebut pada Kamis (09/07/2020) dini hari WIB.
(Liverpoolfc.com)
Baca Juga:
- Robertson: Alisson Kiper Terbaik di Dunia, Jauh di Atas yang Lain
- Blunder Liverpool: Pertahankan Divock Origi dan Lepas Timo Werner
- Manchester United Coba Telikung Liverpool untuk Transfer Adama Traore
- Traore Bagus, Tapi Apakah Ia Mampu Jadi Starter dan Main Reguler di Liverpool?
- Apakah Thiago Alcantara Cocok dengan Skema Liverpool Saat Ini?
- Manchester United Bajak Transfer Thiago Alcantara dari Liverpool?
- Lima Pelajaran dari Duel Liverpool vs Aston Villa, Perlunya Kreativitas dan Striker Baru
- Liverpool vs Aston Villa, Warganet Ramai-Ramai Panggil Nama Thiago
- Kemenangan Lebih Penting Ketimbang Cetak Rekor Bagi Liverpool
- Hasil Pertandingan Liverpool vs Aston Villa: Skor 2-0
- Mumpung Gratis, Ini Pemain Free Agent Berkualitas yang Bisa Dicomot liverpool
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Alasan David Alaba Cocok Gabung Manchester City
Editorial 6 Juli 2020, 14:21
-
Kekalahan Manchester City, Rekor Buruk Baru untuk Josep Guardiola
Liga Inggris 6 Juli 2020, 11:27
LATEST UPDATE
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
-
Hasil Milan vs Parma: Dipermalukan di Kandang, Rossoneri Semakin Tertinggal dari Inter
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:27
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
-
Man of the Match Nottingham vs Liverpool: Alexis Mac Allister
Liga Inggris 22 Februari 2026, 23:47
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Bali United 23 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 23:35
-
Hasil Dewa United vs Borneo FC: Alex Martins Cetak 2 Gol
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 22:26
-
Kylian Mbappe Bermain Hanya dengan Kondisi Fisik 70 Persen
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 20:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR