- Bek Chelsea Antonio Rudiger mengaku dirinya lebih senang dengan gaya main yang diusung oleh Maurizio Sarri ketimbang gaya Antonio Conte.
Sarri dikenal sebagai pelatih yang suka dengan permainan sepakbola menyerang. Tak cuma itu, timnya juga ia rancang agar enak ditonton.
Hal itu sudah terbukti dengan Napoli khususnya musim lalu. Partenopei tak cuma apik menyerang tapi juga mampi bersaing dengan Juventus dalam perebutan Scudetto.
Sekarang Chelsea memang belum bermain maksimal dalam memainkan skema 'Sarri-ball'. Namun sejauh ini The Blues sukses memenangkan empat pertandingan mereka di Premier League.
Suka Taktik Sarri
Gaya main Sarri tentu tak asing bagi Rudiger. Sebab ia sudah pernah melihatnya saat masih bermain di AS Roma.
"Saya bermain untuk Roma di Italia jadi saya tahu cara manajer suka bermain dan itu adalah sesuatu yang saya sukai," katanya kepada Daily Mail. "Ia ingin kami menekan tinggi dibandingkan musim lalu ketika semua orang tahu kami hanya duduk di belakang," sambungnya.
"Sekarang ini berbeda. Kami menciptakan banyak peluang dan bagi saya itu sangat bagus. Sebagian besar ia suka para pemain bertahan untuk memainkan bola pendek dan menjaga penguasaan bola," terangnya.
"Saya telah menunjukkan sejauh ini saya bisa melakukannya tetapi saya ingin jadi lebih baik setiap hari. Ia adalah seorang pelatih yang tidak bahagia, ia selalu mengatakan Anda dapat melakukan yang lebih baik, dan itu membuat Anda tetap hidup," serunya.
Terkejut
Bek asal Jerman ini kemudian mengaku terkejut sendiri melihat performa Chelsea. Ia tak menyangka The Blues juga bisa meraih hasil apik.
Pasalnya sebelumnya mereka tak lama diperkuat oleh para pemain yang baru bermain di Piala Dunia 2018. Sebab mereka harus menjalani masa liburan ekstra.
"Sejujurnya, saya terkejut dengan seberapa baik yang kami lakukan karena pemain seperti Eden Hazard dan N'Golo Kante memiliki Piala Dunia yang besar dan kembali terlambat untuk latihan. Mereka dalam kondisi yang baik dan itu mengesankan," tandasnya.
Berita Video
Berita video wawancara jurnalis Bola.com, Yus Mei Sawitri, dengan pemain NBA dari Golden State Warriors, Stephen Curry, di Manila, Filipina.
(dm/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inginkan Suso, Chelsea Siap Korbankan Bakayoko
Liga Inggris 9 September 2018, 23:23
-
Hazard Masih Lebih Baik dari Mbappe
Liga Champions 9 September 2018, 21:27
-
Rudiger Lebih Suka Gaya Sarri Ketimbang Conte
Liga Inggris 9 September 2018, 20:52
-
Jika Memungkinkan, Milan Boyong Fabregas di Bulan Januari
Liga Italia 9 September 2018, 18:24
-
Marcos Alonso Lintas Generasi dan Dua Kemenangan di Wembley
Piala Eropa 9 September 2018, 08:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 11:25
-
Hasil Race 1 WorldSSP Australia 2026: Aldi Satya Mahendra Sabet Poin, Jaume Masia Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 11:13
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR