Rui Pinto, Whistleblower Manchester City yang Nasibnya Kini Terancam

Rui Pinto, Whistleblower Manchester City yang Nasibnya Kini Terancam
Penampakan Stadion Etihad yang merupakan kandang Manchester City. (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Kasus finansial Manchester City kini memiliki sisi lain yang tidak hanya berkaitan dengan klub dan Premier League. Rui Pinto, sosok di balik Football Leaks yang membantu membuka dokumen terkait keuangan City, kini menghadapi perubahan besar dalam kehidupannya.

Pinto tidak lagi mendapatkan status perlindungan sebagai saksi dari otoritas Portugal. Keputusan tersebut datang setelah komisi independen Premier League menyatakan Manchester City bersalah atas pelanggaran aturan finansial dalam periode sembilan musim. City telah mengajukan banding dan tetap membantah tuduhan tersebut.

Situasi Pinto kemudian menjadi perhatian karena laporan terbaru menyatakan ia tidak memiliki pekerjaan dan tempat tinggal tetap setelah perlindungannya dihentikan. Tim hukumnya juga mengkhawatirkan keselamatannya, terlebih setelah Pinto mengaku menerima sejumlah ancaman pembunuhan.

1 dari 4 halaman

Peran Rui Pinto dalam Kasus Manchester City

Football Leaks yang didirikan Pinto menjadi sumber penting bagi investigasi terhadap keuangan sejumlah klub Eropa. Dokumen yang ia kumpulkan kemudian diberikan kepada otoritas Portugal dan menjadi bagian dari informasi yang membantu UEFA serta Premier League menyelidiki Manchester City.

Premier League pada September 2026 menyatakan City terbukti melakukan pelanggaran serius terkait aturan finansial. Komisi independen menemukan adanya kontrak komersial yang dianggap tidak mencerminkan kesepakatan sebenarnya serta laporan keuangan yang tidak menggambarkan kondisi klub secara akurat.

Namun, Manchester City menolak hasil tersebut. Klub mengajukan banding dengan alasan terdapat kesalahan material dalam aspek hukum, prinsip dan fakta. Proses banding akan berlangsung secara tertutup melalui dewan banding independen.

2 dari 4 halaman

Perlindungan Pinto Dihentikan

Pinto telah berada dalam program perlindungan saksi Portugal sejak 2020 setelah bekerja sama dengan pihak berwenang dan memberikan akses terhadap jutaan berkas yang dikumpulkannya. Selama periode tersebut, ia tinggal di lokasi aman yang dirahasiakan.

Kini, perlindungan tersebut akan dihentikan. Reuters melaporkan keputusan itu membuat Pinto menghadapi risiko kehilangan tempat tinggal dan dukungan keamanan, sementara tim hukumnya menilai situasinya semakin rentan. Perlindungan dijadwalkan berakhir pada 10 Oktober 2026.

Otoritas Portugal menilai tingkat risiko terhadap Pinto saat ini rendah. Akan tetapi, tim hukumnya mempertanyakan keputusan tersebut karena Pinto pernah mengalami serangan fisik di Lisbon pada April 2026.

3 dari 4 halaman

Ancaman Keamanan Jadi Perhatian Utama

Pinto mengatakan dirinya menerima berbagai ancaman pembunuhan setelah kasus Manchester City kembali menjadi perhatian publik. Ia kemudian menyatakan akan pindah ke lokasi yang tidak diumumkan untuk waktu yang belum ditentukan demi alasan keamanan.

Kondisi tersebut membuat perjalanan Pinto menjadi bagian penting dari perkembangan kasus Football Leaks. Di satu sisi, dokumen yang ia serahkan berperan dalam proses investigasi terhadap Manchester City. Di sisi lain, rekam jejak Pinto sendiri tetap kontroversial karena ia pernah mendapat hukuman percobaan terkait percobaan pemerasan, akses data secara ilegal dan pelanggaran korespondensi.

Oleh karena itu, kisah Pinto tidak dapat dipisahkan dari dua sisi sekaligus: kontribusinya terhadap pengungkapan dokumen sepak bola dan persoalan hukum yang melekat pada dirinya. Sementara proses banding Manchester City berjalan, perhatian terhadap keselamatan Pinto juga terus meningkat.

Sumber: CityXtra

4 dari 4 halaman

Klasemen


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL