
Bola.net - Ryan Gravenberch semakin mengukuhkan posisinya sebagai sosok penting di lini tengah Liverpool. Gelandang asal Belanda itu baru saja menandatangani kontrak jangka panjang baru bersama klub asal Merseyside tersebut.
Kontrak sebelumnya sebenarnya masih berlaku hingga 2028. Namun Liverpool memilih mengamankannya lebih cepat dengan kesepakatan baru yang membuatnya bertahan di Anfield hingga 2032.
Sejak didatangkan dari Bayern Munich pada September 2023, karier Ryan Gravenberch berkembang pesat. Ia bahkan sudah mencatatkan 123 penampilan bersama The Reds sejauh ini.
Gelandang berusia 23 tahun itu juga ikut membantu Liverpool meraih trofi EFL Cup 2024 dan gelar Premier League musim lalu. Peran barunya di lini tengah menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan tersebut.
Dari Adaptasi Sulit hingga Menikmati Peran Baru

Pada awal kedatangannya di Liverpool, ia lebih sering dimainkan sebagai gelandang tengah. Peran itu persis seperti yang ia lakoni seperti saat masih di Bayern.
Situasinya berubah ketika kursi pelatih dipegang oleh Arne Slot. Pelatih asal Belanda itu menarik posisi Gravenberch lebih ke belakang sebagai gelandang bertahan.
Perubahan tersebut sempat membuatnya kesulitan beradaptasi. Namun perlahan ia mulai menemukan ritme permainan dan memahami tuntutan peran barunya.
"Sangat menyenangkan bermain di sana. Saat pertama kali datang, situasinya benar-benar berbeda. Kemudian ketika Arne (Slot) datang, ia menempatkan saya di sana. Tentu saja ada pasang surutnya, tetapi sejak saat itu saya pikir kami telah melakukan pekerjaan yang sangat baik. Saya menikmatinya," akunya pada laman resm Liverpool.
Pengakuan Jujur: Dulu Tidak Suka Bertahan

Peran gelandang bertahan sebenarnya bukan posisi favorit Gravenberch sejak awal kariernya. Di masa lalu, ia bahkan pernah terang-terangan mengaku tidak menyukai tugas bertahan.
Hal itu wajar karena sebelumnya ia lebih sering bermain sebagai gelandang tengah atau gelandang serang. Peran tersebut juga pernah ia jalani saat masih dilatih Jurgen Klopp di Liverpool.
Namun pengalaman di bawah arahan Slot membuat pandangannya berubah. Ia mulai menikmati momen saat berhasil merebut bola dari lawan.
"Dulu saya selalu mengatakan bahwa saya tidak suka bertahan! Tetapi sekarang ketika saya merebut bola dari seseorang, saya sangat menikmatinya dan itu membuat saya semakin termotivasi untuk melakukannya. Saya sangat menyukai posisi ini," seru Gravenberch.
Masih 23 Tahun, Gravenberch Yakin Bisa Lebih Baik

Meski performanya terus meningkat, Gravenberch merasa dirinya masih jauh dari versi terbaik. Ia menyadari usianya masih sangat muda dan memiliki banyak ruang untuk berkembang.
Musim-musim ke depan dianggapnya sebagai kesempatan besar untuk meningkatkan kualitas permainan. Apalagi ia kini memiliki kepercayaan penuh dari klub dan pelatih.
Dengan kontrak baru hingga 2032, masa depannya di Liverpool terlihat sangat panjang. Hal itu memberinya waktu yang cukup untuk berkembang menjadi gelandang yang lebih komplet.
"Ya, tentu saja. Saya masih berusia 23 tahun, jadi saya juga bisa melakukan yang jauh lebih baik. Tetapi kita akan lihat di tahun-tahun mendatang. Saya pikir akan ada versi diri saya yang lebih baik di masa depan," koar Gravenberch.
Klasemen Liga Inggris
(Liverpoolfc.com)
Baca Juga:
- Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
- Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
- Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
- Usai Singkirkan Wolves, Andrew Robertson Yakin Liverpool Masih Bisa Jalani Musim Hebat
- 5 Pelajaran dari Kemenangan Liverpool atas Wolves di FA Cup: Salah Bersinar, The Reds Balas Kekalahan
- Kisah Sukses Mathieu Flamini Pimpin Perusahaan Bernilai Rp500 Triliun Menginspirasi Ryan Babel, Kini Punya 30 Properti di Belanda dan UEA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
LATEST UPDATE
-
Prediksi Betis vs Madrid 25 April 2026
Liga Spanyol 24 April 2026, 02:00
-
Prediksi Napoli vs Cremonese 25 April 2026
Liga Italia 24 April 2026, 01:45
-
Juventus Siap Korbankan Federico Gatti demi Kim Min-jae
Liga Italia 24 April 2026, 01:00
-
Piala Dunia 2026: Kenapa Harga Tiket Sangat Mahal dan Apa Dampaknya?
Piala Dunia 24 April 2026, 00:49
-
Juventus dan Liverpool Masih Alot soal Transfer Alisson
Liga Italia 24 April 2026, 00:25
-
AC Milan Pertimbangkan Jual 3 Gelandang demi Rekrutan Baru, Siapa Saja?
Liga Italia 24 April 2026, 00:11
-
Lamine Yamal Janji akan Kembali dengan Lebih Kuat
Liga Spanyol 24 April 2026, 00:04
-
Saatnya Menguji Ketergantungan Barcelona pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 23 April 2026, 23:59
-
Real Madrid vs Manchester City dalam Perburuan Enzo Fernandez
Liga Spanyol 23 April 2026, 23:04
-
Real Madrid Ikut Pantau Rafael Leao
Liga Spanyol 23 April 2026, 22:57
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya dan Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
Voli 23 April 2026, 22:54
-
Real Madrid: Musim Arda Guler dan Eder Militao Berakhir
Liga Spanyol 23 April 2026, 22:52
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
























KOMENTAR