
Bola.net - Kisah Chelsea dalam laga lanjutan Premier League kontra Southampton hari Sabtu (17/10/2020) malam WIB tidak berakhir dengan indah. Tim asuhan Frank Lampard tersebut hanya mampu meraih satu poin di Stamford Bridge.
Chelsea sempat unggul dua gol lebih dulu melalui aksi sang penyerang anyar, Timo Werner, masing-masing pada menit ke-15 dan 28. Namun Southampton berhasil membalas lewat Danny Ings dan Che Adams di menit ke-43 dan 57.
Dua menit setelah Adams mencetak gol, the Blues langsung memberikan respon dengan gol Kai Havertz. Dewi Fortuna nampak berpihak kepada Chelsea, sampai Jannik Vestergaard menjebol gawang Kepa Arrizabalaga di masa injury time.
Hasil imbang ini membuat Chelsea bertengger di peringkat ke-6 dalam klasemen sementara Premier League, dan bisa berubah saat pekan ke-5 tuntas. Sementara Southampton berada di posisi ke-10.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Berkat Terselubung
Satu sosok yang menjadi sorotan dalam pertandingan kali ini adalah Kepa Arrizabalaga. Penjaga gawang asal Spanyol itu turut bertanggung jawab lantaran gagal mengatasi tembakan Vestergaard yang sebenarnya berada dalam jangkauannya.
Tetapi lini pertahanan Chelsea juga tidak boleh luput saat sedang mencari 'kambing hitam'. Kurt Zouma menciptakan masalah buat Kepa di depan gawang dengan memberikan 'backpass' yang setengah hati dan berujung pada gol kedua Southampton.
Ada banyak hal negatif yang bisa dipetik dari permainan the Blues pada malam ini. Namun, tentu saja, ada sisi positif yang patut untuk diperhatikan. Pertandingan ini menunjukkan seberapa garangnya lini depan Chelsea musim ini.
Sebelumnya, baik Timo Werner maupun Kai Havertz tidak mampu membubuhkan namanya di papan skor. Namun kali ini mereka kompak menjebol gawang lawan. Bahkan Werner sukses mengantongi dua gol pada pertandingan tersebut.
Juru Selamat Chelsea?
Setelah menunggu cukup lama, Werner akhirnya benar-benar membuktikan bahwa 45 juta pounds yang dikeluarkan Chelsea tidak sia-sia. Kedua golnya, bisa dibilang, lahir dari upayanya sendiri dalam mengoyak pertahanan lawan.
Tentu, jasa Ben Chilwell dan Jorginho tidak boleh dipandang sebelah mata. Meski begitu, kedua sosok tersebut hanya 'menyampaikan' bola dan Werner yang menuntaskan sisanya sendirian saat terkepung di kotak penalti.
Sudah cukup lama Chelsea menantikan sosok penyerang seperti ini. Terakhir, mereka memiliki bomber pekerja keras, bergairah, dan punya penyelesaian akhir di dalam diri Diego Costa. Orang yang dulunya tidak diinginkan Antonio Conte.
Tentang 'Kutukan Diego Costa'
Pada musim 2016/17, Costa menjadi salah satu pemain penting dalam keberhasilan Chelsea menjuarai Premier League. Ia bahkan mencatatkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak the Blues di musim tersebut.
Namun, bukannya dijadikan sebagai pemain reguler, oleh Conte statusnya dibekukan. Ia pun memutuskan kembali ke pelukan klub yang membesarkan namanya, Atletico Madrid.
Sepertinya Costa menanamkan kutukan sejak didepak oleh Chelsea. Sejak saat itu, sektor depan selalu mengecewakan. Sosok seperti Alvaro Morata, Gonzalo Higuain, hingga Olivier Giroud bahkan kesulitan untuk mengatasinya.
Timo Werner datang untuk mengatasi kutukan tersebut. Ia sempat menunjukkan aroma kegagalan pada beberapa laga. Namun dengan dua golnya, pemain berusia 24 tahun tersebut menunjukkan secercah harapan.
(Express)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Satu Hal Positif dari Hasil Imbang Chelsea: 'Kutukan Diego Costa' Berakhir?
Liga Inggris 17 Oktober 2020, 23:51
-
Man of the Match Chelsea vs Southampton: Timo Werner
Liga Inggris 17 Oktober 2020, 23:43
-
Chelsea Kebobolan 3 Gol (Lagi): Kepa Arrizablunderlaga Jual ke Liga Vietnam Saja
Liga Inggris 17 Oktober 2020, 23:13
-
Hasil Pertandingan Chelsea vs Southampton: Skor 3-3
Liga Inggris 17 Oktober 2020, 22:58
-
Link Live Streaming Chelsea vs Southampton di Mola TV
Liga Inggris 17 Oktober 2020, 19:31
LATEST UPDATE
-
Apa Rahasia Kebangkitan Manchester United, Benarkah Carrick Lebih Baik dari Amorim?
Liga Inggris 20 Februari 2026, 08:21
-
Pulang Kerja Langsung Tarawih? Grooming Sat-Set Ini Bikin Cowok Tetap Rapi
Lain Lain 20 Februari 2026, 08:00
-
Fenerbahce vs Nottingham Forest: Debut Indah Vitor Pereira, Pesta Gol di Istanbul
Liga Eropa UEFA 20 Februari 2026, 07:51
-
Nama Harry Kane Dibawa-bawa Jelang Pemilihan Presiden Barcelona
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 07:38
-
Pengakuan Deco: Barcelona Nyaris Dapatkan Jonathan Tah Sebelum Disalip Bayern Munich
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 06:25
-
Setelah Piala Dunia 2026, Julian Alvarez Gabung Barcelona
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 06:16
-
Drama Belum Berakhir! Benfica Laporkan Fede Valverde ke UEFA, Bakal Absen di Bernabeu?
Liga Champions 20 Februari 2026, 06:00
-
Bukan Rudiger, Real Madrid Mantap Tendang Bintang Ini Keluar dari Bernabeu
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 05:37
-
Lautaro Martinez Cedera Betis, Inter Milan Terancam Tanpa Sang Kapten Selama Sebulan
Liga Champions 20 Februari 2026, 04:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
























KOMENTAR