Bola.net - - Gelandang enerjik Chelsea, N'Golo Kante mengatakan bahwa dirinya memiliki peran yang lebih menyerang sebagai seorang pemain sayap sebelum menemukan peran di lini tengah seperti saat ini.
Kante selama dua musim terakhir dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik di Premier League. Setelah mengejutkan bersama Leicester City musim lalu, gelandang Prancis ini membantu Chelsea begitu dominan musim ini.
Namun ternyata banyak yang tak tahu bahwa sebelum dikenal sebagai gelandang pekerja keras dini lini tengah, Kante ternyata seorang pemain sayap.
"Saat saya pertama kali bermain di pertandingan senior saya lebih merupakan seorang pemain yang menyerang. Selama dua atau tiga tahun saya bermain di sayap, saat saya pergi ke Boulogne pada 2011, saya mulai bermain di tengah sebagai seorang gelandang tengah," ujarnya.
Sejujurnya, ini baru saat saya pertama kali di Ligue 1, pelatih saya dan orang-orang mulai mengatakan, 'Oke, Kante banyak memulihkan bola'. Sebelum itu, saya tak menganggap itu sebagai tugas saya dalam tim," sambungnya.
"Saya tak berpikir seperti itu, ini hanya terjadi begitu saja. Saya tak menyadari kualitas itu dalam diri saya. Saat saya harus bertahan, saya hanya mencoba untuk memulihkan bola untuk tim karena ini penting, tapi saya selalu mencoba untuk pergi ke depan saat menguasai bola," tambahnya.
"Pelatih suka meminta saya menjaga keseimbangan tim, untuk menekan di waktu yang tepat dan bergerak dengan pasangan gelandang saya, untuk menjadi kuat. Saat saya menguasai bola, dia ingin saya mencoba melihat ke depan dan menemukan solusi yang bagus," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Pertandingan Chelsea vs Swansea City: Skor 3-1
Liga Inggris 25 Februari 2017, 23:58
-
Conte: Ancelotti Manajer Italia Terbaik Sedunia
Liga Eropa Lain 25 Februari 2017, 22:00
-
Sebelum Jadi Gelandang Petarung, Kante Ternyata Seorang Winger
Liga Inggris 25 Februari 2017, 21:45
-
Fabregas 100 Persen Bertahan di Chelsea
Liga Inggris 25 Februari 2017, 20:20
-
Conte: Budaya Pemecatan Buat Manajer Lebih Kuat
Liga Inggris 25 Februari 2017, 18:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Guido Rodriguez
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 04:33
-
Man of the Match Real Madrid vs Athletic Bilbao: Thiago Pitarch
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 04:31
-
Man of the Match Bologna vs Inter Milan: Federico Bernardeschi
Liga Italia 24 Mei 2026, 01:44
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Bruno Fernandes jadi Pemain Terbaik Premier League 2025/2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 22:43
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR