
Bola.net - Ole Gunnar Solskjaer punya alasan kuat untuk menuntun Manchester United meraih kemenangan. Jika tidak segera kembali ke jalur positif, jabatan Solskjaer sebagai pelatih bisa dipertaruhkan.
MU baru saja menelan kekalahan pahit dalam kunjungan ke markas Leicester City akhir pekan lalu. Sempat unggul, Setan Merah pulang dengan tangan hampa usai takluk 2-4.
Kekalahan ini membuat Solskjaer semakin tertekan. Dia dianggap tidak cocok menangani tim top MU yang dipenuhi pemain bintang.
Taktik Solskjaer tidak jelas, tidak ada pola dalam serangan MU. Masalahnya, MU baru memasuki pekan-pekan sulit di awal musim ini.
Harus menang demi pekerjaan
Situasi Solskjaer juga dianalisis oleh Paul Merson dari Sky Sports. Menurutnya saat ini Solksjaer harus membawa MU dengan pertaruhan pekerjaannya sebagai manajer.
Pasalnya, MU sekarang sudah memiliki skuad luar biasa kuat. Kekalahan berarti kegagalan pelatih memaksimalkan skuad tersebut.
"Solskjaer harus mulai memenangi pertandingan sebab pekerjaannya dipertaruhkan," kata Merson di Sky Sports.
"Hampir semua pemain MU bernilai lebih dari 50 juta pounds. Itu sudah cukup jadi alasan kuat."
Sudah siap juara
Merson menilai sudah tidak ada dalih bagi Solskjaer terkait kesulitan MU terkini. Setan Merah sudah punya segalanya untuk juara, hanya perlu racikan yang tepat.
"Seharusnya anggapan bahwa MU belum siap jadi juara sudah tidak lagi jadi kasus. Mereka punya setiap hal yang dibutuhkan," lanjut Merson.
"MU sudah tertinggal jauh soal hasil pertandingan dan performa, padahal baru delapan pertandingan berlalu."
"Mereka tampaknya semakin tertinggal seiring dengan pertandingan berlalu, dan jika harus membuat keputusan, tentu bakal lebih baik membuatnya lebih cepat," pungkasnya.
Sumber: Sky Sports
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Terlalu Banyak Pertandingan, Romelu Lukaku Lelah Mental
- Pertanyaan untuk MU: Apa Solskjaer Benar-Benar Inginkan Ronaldo?
- Salah Atau Suarez, Mana yang Akan Dipilih Rio Ferdinand?
- Dilematis Cristiano Ronaldo di MU: Pemain Top, tapi Gak Ngapa-ngapain di Depan
- Bukan Tim, Manchester United Adalah Sekumpulan Individu Level Top
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liga Champions: Jadwal dan Live Streaming Manchester United vs Atalanta di Vidio
Liga Champions 20 Oktober 2021, 23:52
-
Menebak Masa Depan Antonio Conte, Jadi ke Newcastle atau Manchester United?
Liga Inggris 20 Oktober 2021, 19:35
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR