
Bola.net - Manchester City sukses menghajar Fulham dengan skor telak 3-0. Kemenangan ini menjadi panggung pembuktian bagi gelandang muda, Nico O'Reilly.
O'Reilly sukses mencetak satu gol indah dalam laga Premier League tersebut. Ia tampil sangat solid mengawal lini tengah The Citizens sepanjang laga.
Pemain jebolan akademi ini tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia merasa sangat terhormat bisa berduet langsung dengan sosok Rodri.
Chemistry keduanya terlihat sangat padu dalam menjaga kedalaman tim. O'Reilly mengaku mendapat banyak pelajaran berharga dari sang senior.
Belajar dari Rodri

O'Reilly sejatinya memulai musim ini sebagai seorang bek kiri. Namun, Pep Guardiola kini memberinya peran baru sebagai gelandang serang.
Perubahan posisi ini justru membuatnya semakin berkembang dengan pesat. Kehadiran Rodri di sebelahnya memberikan ketenangan yang sangat krusial.
Pemenang Ballon d'Or 2024 itu menjadi mentor dadakan di lapangan. O'Reilly merasa sangat terbantu dengan keberadaan sang gelandang bertahan.
"Rodri itu sangat hebat, semua yang dia lakukan sangat bersih," ujar O'Reilly memuji rekannya.
"Sebuah kehormatan bisa bermain di sebelahnya, bermain dan belajar darinya setiap hari sangat membantu saya," tambahnya.
Transformasi Posisi dan Tuntutan Pep

Pemain muda ini mengaku sangat menikmati peran barunya tersebut. Ia kini lebih leluasa mengatur ritme dan memburu gol.
Guardiola memberikan instruksi spesifik agar ia memenangkan duel fisik. Penguasaan lini tengah menjadi kunci utama strategi sang pelatih.
Ia dituntut untuk agresif dalam merebut bola dari kaki lawan. O'Reilly menjawab tantangan itu dengan performa yang sangat militan.
"Saya menyukainya, saya suka bermain di tengah, mencoba mengatur permainan dan masuk ke kotak penalti," tegas O'Reilly.
"Pep sangat menekankan pada bola kedua, duel, dan mendominasi lini tengah," lanjutnya menjelaskan taktik.
"Saya pikir saya berperan besar di sana, menggunakan tubuh saya untuk merebut bola kembali dan melakukan serangan balik," pungkasnya.
Gol Cantik dan Dominasi Total
City memang tampil sangat dominan sejak menit awal pertandingan. Tiga gol di babak pertama membuat posisi mereka sangat nyaman.
Gol O'Reilly tercipta melalui proses kerjasama tim yang cukup apik. Ia melakukan penyelesaian akhir cerdik untuk menaklukkan kiper lawan.
Antoine Semenyo dan Erling Haaland juga turut mencatatkan nama di papan skor. Haaland bahkan menyamai rekor legenda Colin Bell dengan 153 gol.
"Babak pertama kami bagus, kami mendominasi permainan, unggul tiga gol membuat posisi kami sangat baik," analisis O'Reilly.
"Antoine sangat bagus saat satu lawan satu, saya berlari membelah pertahanan," kenangnya soal proses gol.
"Sudutnya sempit jadi saya pikir saya akan mencungkil bola itu melewati kiper," tutupnya dengan bangga.
Teror Nyata untuk Arsenal
Kemenangan krusial ini memangkas jarak poin dengan Arsenal. City kini hanya tertinggal tiga angka dari sang pemuncak klasemen.
O'Reilly membocorkan sedikit rahasia dari ruang ganti timnya. Pembicaraan mengenai gelar juara ternyata sudah mulai sering terdengar.
Skuad asuhan Pep Guardiola bertekad untuk terus menempel ketat The Gunners. Mereka ingin memberikan tekanan psikologis secara konsisten.
"Kami pasti membicarakan hal itu di dalam tim," ungkap O'Reilly.
"Tujuan utama kami adalah tiga poin setiap laga dan terus memberikan tekanan kepada Arsenal," tutupnya optimis.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Gol dari 8 Laga, Dongeng Antoine Semenyo di Manchester City
Liga Inggris 12 Februari 2026, 08:58
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 11-13 Februari 2026
Liga Inggris 12 Februari 2026, 08:50
LATEST UPDATE
-
Hasil Dewa United vs PSIM: Gol Penalti Alex Martins Jadi Penentu!
Bola Indonesia 3 April 2026, 21:10
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13
























KOMENTAR