
Bola.net - Manchester City dikenal luas sebagai salah satu klub sepak bola paling kaya di dunia. Sejak Pep Guardiola mengambil alih kursi pelatih pada 2016, klub ini telah menggelontorkan dana lebih dari €1,5 miliar untuk membangun skuad bertabur bintang.
Namun di balik kemegahan belanja pemain, terdapat kisah menarik dari sisi lain klub: akademi mudanya. Bukan sekadar tempat pembinaan talenta, akademi Manchester City kini menjelma menjadi sumber pemasukan yang sangat menguntungkan.
Tanpa banyak sorotan, akademi ini telah memberikan kontribusi signifikan bagi keuangan klub lewat penjualan pemain muda berbakat. Nama-nama seperti Jadon Sancho, Romeo Lavia, dan tentu saja Cole Palmer dilepas dengan nilai transfer yang tinggi.
Menurut data Transfermarkt, sejak 2014, Manchester City telah meraup pendapatan sebesar €432,8 juta (sekitar Rp8,28 triliun) hanya dari penjualan pemain yang pernah menimba ilmu di akademi mereka. Angka tersebut mencakup 51 transfer dalam kurun waktu satu dekade, dengan rata-rata pemasukan sekitar €7,8 juta per pemain.
Akademi Jadi Sumber Hampir Separuh Pendapatan Transfer Klub

Manchester City tampaknya benar-benar memahami bahwa investasi pada pengembangan pemain muda memberikan manfaat ganda: sebagai sumber talenta untuk skuad utama sekaligus aset berharga yang bisa dijual.
Contoh nyata ada pada Phil Foden, yang kini menjadi pilar utama tim senior, sementara Cole Palmer menjadi representasi sukses akademi sebagai penyumbang dana besar bagi klub.
Yang mengejutkan, pendapatan dari penjualan pemain jebolan akademi mencakup 46,4% dari total pemasukan transfer klub selama periode tersebut. Artinya, hampir separuh uang yang diperoleh City dari transaksi pemain berasal dari lini pengembangan mudanya.
Hanya dalam tiga musim terakhir, akademi Manchester City telah menghasilkan hampir €216 juta. Jika pemasukan ini dipisahkan dan diperlakukan seolah-olah berasal dari klub tersendiri, maka akademi tersebut akan menempati peringkat ke-14 dalam daftar klub dengan pendapatan transfer tertinggi di Inggris sejak 2014.
10 Penjualan Terbesar dari Akademi City

Keberhasilan akademi Manchester City tentu tak lepas dari banyaknya lulusan yang berhasil dijual dengan harga tinggi. Cole Palmer saat ini tercatat sebagai penjualan tertinggi akademi usai ditebus Chelsea dengan nilai €47 juta pada musim panas 2024 lalu.
Berikut daftar 10 penjualan terbesar lulusan akademi Manchester City:
- Cole Palmer ke Chelsea - €47 juta
- Yan Couto ke Dortmund - €30 juta
- Kelechi Iheanacho ke Leicester - €27,7 juta
- Taylor Harwood-Bellis ke Southampton - €23 juta
- Romeo Lavia ke Southampton - €22,3 juta
- Jadon Sancho ke Dortmund - €20,6 juta
- Angelino ke RB Leipzig - €17 juta
- James Trafford ke Burnley - €17,3 juta
- Brahim Diaz ke Real Madrid - €17 juta
- Gavin Bazunu ke Southampton - €14 juta
Sumber: Transfermarkt
Baca Ini Juga:
- Boros tapi Tak Pandai Jual Pemain, Masalah Klasik Manchester United
- Kisah Unik Steve McClaren: Satu-satunya Pelatih yang Punya Rekor 100% Kemenangan di Manchester United
- MU Ternyata Sempat Ditawari Jhon Duran, Tapi Memilih Mundur Gara-gara Hal Ini
- Dulu Disebut Penerus Eden Hazard, Eks Wonderkid Chelsea Ini Pensiun di Usia 28 Tahun
- 3 Pemain Man United Ini Bisa jadi Senjata untuk Bajak Ollie Watkins dari Aston Villa
- Arsenal Lebih Dekat untuk Rekrut Viktor Gyokeres, Akhirnya Punya Striker Haus Gol?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemain Didikan Akademi Manchester City yang Kini Bermain di Chelsea
Editorial 2 Juli 2025, 14:50
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR