
Bola.net - Chairman Leicester City, Aiyawatt Srivaddhanaprabha, menolak seruan dari beberapa penggemar untuk menjual klub yang terdegradasi tersebut dan berjanji bahwa The Foxes akan segera kembali ke Premier League.
Meskipun berhasil mengalahkan West Ham 2-1 pada hari Minggu (28/05/2023) malam WIB, Leicester turun ke divisi Championship setelah tujuh tahun usai dinobatkan sebagai juara Liga Inggris dan dua musim sejak memenangkan Piala FA.
Ini merupakan penurunan yang luar biasa dan menurut chairman Leicester, Srivaddhanaprabha, ia telah menerima banyak pesan yang tidak menyenangkan, beberapa di antaranya "sangat kasar".
"Saya telah menerima banyak sekali pesan dari para penggemar kami, baik yang positif maupun negatif," kata Srivaddhanaprabha.
Simak berita selengkapnya di bawah ini.
Diprotes Penggemar
Leicester finis di posisi kelima dua kali dan juga di posisi kedelapan selama tiga musim penuh saat Brendan Rodgers masih memimpin.
Namun, pada musim ini, The Foxes tampil kesulitan sehingga memecat sang pelatih dan menunjuk Dean Smith.
"Beberapa ingin saya menjual klub, beberapa menggunakan kata-kata yang menyinggung dan tidak masuk akal, dan beberapa langsung melecehkan.
"Tetapi untuk setiap pesan menyakitkan yang saya terima, saya juga menerima pesan dukungan, penghargaan, persatuan [baik dari jarak jauh maupun dari orang-orang yang saya temui secara anonim di depan umum], yang selalu datang untuk menyapa saya dan keluarga saya. Ini sangat berarti bagi kami."
Berambisi Kembali ke Premier League
Ayah Srivaddhanaprabha, Vichai, dan keluarganya membeli klub pada tahun 2010 dan membawa Leicester masuk ke Premier League empat tahun kemudian.
Leicester menghasilkan kisah underdog terbesar dalam sepak bola Inggris dengan memenangkan gelar juara pada tahun 2016.
Ketua klub Khun Vichai terbunuh dalam sebuah kecelakaan helikopter di King Power Stadium Leicester pada Oktober 2018.
"Itu adalah pengalaman yang paling menyakitkan bagi saya dan keluarga saya, tetapi dukungan dan cinta yang kami terima dari keluarga Leicester City membuat ikatan kami semakin kuat," kata Srivaddhanaprabha tentang kecelakaan itu.
"Saya membuat komitmen, sebagai chairman, untuk terus mengejar ambisi yang dimiliki oleh ayah saya dan saya untuk klub, untuk memastikan bahwa perwujudan visinya untuk Leicester City pada akhirnya akan menjadi warisannya.
"Kami ingin berterima kasih dan memberi tahu Anda bahwa kami masih memiliki ambisi yang sama untuk Leicester City seperti yang kami miliki 13 tahun yang lalu.
"Musim depan akan sangat sulit, tetapi ini akan menjadi tahun untuk kolaborasi dan persatuan. Kami akan bersatu dan berjuang untuk kembali ke Premier League."
Bertanggung Jawab
Namun Srivaddhanaprabha mengakui bahwa dampak Covid memiliki efek serius pada keuangan klub, dengan pengurangan pemain di musim panas yang berarti bahwa Rodgers tidak dapat memperkuat skuadnya secara signifikan.
Kepergian kiper veteran Kasper Schmeichel ke Nice dan bek Wesley Fofana ke Chelsea juga berdampak buruk bagi skuad.
"Degradasi tidak dapat disangkal merupakan sebuah kemunduran yang signifikan, namun hal tersebut tidak akan mendefinisikan kami. Hari ini kami berbagi kekalahan dan rasa sakit bersama-sama. Tetapi kami akan kembali.
"Tanggung jawab yang terus saya jalani ini adalah salah satu tanggung jawab terbesar dalam hidup saya dan saya akan terus mengerahkan segalanya - hasrat saya, keluarga saya, dan seluruh komunitas King Power," urainya.
Sumber: Metro
Penulis: Yoga Radyan
Klasemen Premier League 2022/23
Baca Juga:
- Masih Belum Puas, Mikel Arteta Beri Tantangan pada Skuad Arsenal untuk Musim Depan, Seperti Apa?
- Fans MU dan Inter Catat! Bos Brentford Beri Tips Untuk Kalahkan Man City!
- Newcastle Coba Bajak Transfer Kim Min-Jae ke Manchester United
- Degradasi, 4 Pemain Leicester City yang Masih Layak Bermain di Premier League
- Mikel Arteta Seolah Belum Menerima Kepergian Granit Xhaka
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ironis! Harry Maguire Ingin Pergi, Erik Ten Hag Tak Halangi?
Liga Inggris 30 Mei 2023, 22:57
-
Newcastle Tantang Man United Dalam Perburuan Kim Min-jae
Liga Inggris 30 Mei 2023, 22:51
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58



















KOMENTAR