Bola.net - Alexis Sanchez diyakini tidak akan terpuruk sedemikian dalam seandainya memilih Manchester City daripada Manchester United. Masa depan Sanchez masih jadi teka-teki sejauh ini.
Bursa transfer Premier League sudah ditutup. Setan Merah sudah bekerja cukup baik untuk memenuhi kebutuhan Ole Gunnar Solskjaer. Biar begitu, skuad MU yang sekarang masih belum final.
Sepekan terakhir, muncul rumor bahwa Mu sedang menimbang kemungkinan melepas Sanchez ke Inter Milan. Saat ini, perwakilan kedua klub sedang bernegosiasi untuk menemukan solusi terbaik.
Transfer ini bakal mengakhiri mimpi buruk Sanchez sejak mendarat di Old Trafford. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Noda Karier Sanchez
Sebelum bergabung dengan MU, Sanchez adalah idola fans Arsenal. Dia selalu memikul beban tim seorang diri pada laga-laga sulit. Sanchez terbilang sebagai pemain terbaik mereka.
Namun, sejak pindah ke MU, Sanchez belum benar-benar memberikan permainan terbaiknya. Dia dianggap sebagai produk gagal manajemen MU yang kacau-balau dalam beberapa tahun terakhir.
"Saya merasa yakin bahwa Man City bakal mengelola dia [Alexis] lebih baik. Satu-satunya alasan saya mengatakan ini adalah Anda pasti lebih percaya diri dilatih Pep Guardiola daripada Jose Mourinho," ujar analis Sky Sports, John Cross.
"Saya kira Solskjaer lebih senang mengentikan kepergian Sanchez dan ingin memulai segalanya dari nol. Ya, kepergian Sanchez bakal membuat MU tidak punya banyak pilihan."
Pengaruh Buruk
Masalah Sanchez kian pelik karena dia merupakan pemain dengan gaji paling besar di MU - yang nahasnya justru lebih sering menghangatkan bangku cadangan. Situasi ini membuat MU kerepotan menghadapi pemain-pemain lain yang menginginkan gaji sama besarnya.
"Namun, untuk alasan apa pun, entah karena sosoknya [Sanchez] yang populer, atau karena gaji yang begitu besar, dia membawa pengaruh buruk pada ruang ganti dalam hal ada beberapa pemain yang iri padanya [gaji besar] dan apa yang sudah dia perbuat untuk mendapatkan itu," imbuh Cross.
"Saya merasa positif untuk MU. Jika gagasannya adalah Anda harus menutup bursa transfer lebih baik daripada ketika dimulai, MU jelas sudah melakukannya."
"Saya yakin Solskjaer akan diberi waktu dan kesabaran," tandasnya.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
- Manchester City vs Tottenham, De Bruyne Gagal Paham Dengan Aturan Handball Baru EPL
- Agar MU Sukses, Rashford dan Martial Disarankan Tiru Jejak Sterling
- Kritik Pedas Josep Guardiola: Mungkin VAR Sedang 'Ngopi'
- Man City vs Tottenham, Guardiola: Kami Bermain Luar Biasa
- Man of the Match Manchester City vs Tottenham: Kevin De Bruyne
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Galeri 19 Agustus 2019, 11:28
-
30 Tembakan Hanya Berbuah 2 Gol, Guardiola: Itu yang Kami Cari!
Liga Inggris 19 Agustus 2019, 09:40
-
Terpuruk Sejak Gabung MU, Alexis Sanchez Seharusnya Pilih Man City
Liga Inggris 19 Agustus 2019, 09:20
-
Manchester City vs Tottenham, De Bruyne Gagal Paham Dengan Aturan Handball Baru EPL
Liga Inggris 18 Agustus 2019, 23:49
LATEST UPDATE
-
Kekalahan Pertama Real Madrid dari Bayern Munchen dalam 14 Tahun
Liga Champions 8 April 2026, 04:31
-
Man of the Match Real Madrid vs Bayern Munchen: Michael Olise
Liga Champions 8 April 2026, 04:06
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32























KOMENTAR