
Bola.net - Sebuah pengakuan dibuat oleh Luke Shaw. Bek Manchester United itu mengakui timnya sebenarnya menggunakan formasi tiga bek saat menghadapi Watford.
Kemarin malam, Manchester United menjamu Watford di Old Trafford. Kedua tim itu bertanding untuk memperebutkan tiga poin di pekan ke-27 EPL musim ini.
United pada saat itu menurunkan skema 4-2-3-1, dengan Anthony Martial sebagai ujung tombak. Hasilnya, Setan Merah mampu mengalahkan The Hornets dengan skor 3-0.
Namun Shaw menyebut bahwa pada prakteknya MU memainkan skema tiga bek melawan Watford. "Saya belajar banyak hal baru dalam skema tiga bek," buka Shaw kepada Manchester Evening News.
Baca penjelasan lengkap sang bek di bawah ini.
Skema Tiga Bek
Shaw mengakui bahwa pada awalnya United memang bermain dengan skema tiga bek melawan Watford. Namun dalam berjalannya pertandingan, skema itu bertransformasi menjadi skema tiga bek.
"Saya sebenarnya bermain agak ke tengah pada saat melawan Watford, dan saya sudah banyak berlatih untuk bermain di posisi itu."
"Jamo [James] pada saat itu memainkan peran sebagai seorang wingback, namun ia tidak terlalu banyak bertahan saat mereka [Watford] menguasai bola."
Menikmati
Shaw sendiri mengaku enjoy bermain dengan skema tiga bek. Ia menilai banyak hal positif yang bisa ia petik dalam posisi tersebut.
"Saya belajar banyak di posisi ini, karena ada beberapa hal yang tidak saya sadari ketika saya bermain melebar ketimbang ketika saya bermain agak ke tengah."
"Namun sejauh ini saya menikmati bermain di posisi tersebut. Saya senang bisa bermain di posisi manapun manajer menginginkan saya untuk bermain." ujarnya.
Mulai Sering Dicoba
Skema tiga bek yang diterapkan Solskjaer itu sebenarnya bukan hal yang baru.
Sejak jeda musim dingin berakhir, sang manajer beberapa kali menurunkan skema itu, terutama ketika mereka menang 2-0 melawan Chelsea.
(Manchester Evening News)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Erling Haaland Diklaim Sudah Tepat Tolak Manchester United
Bundesliga 24 Februari 2020, 22:00
-
Luke Shaw Tidak Merasa Terancam Kehadiran Brandon Williams
Liga Inggris 24 Februari 2020, 21:00
-
Edinson Cavani Diklaim Mampu Jadi Mesin Gol Baru Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2020, 20:40
-
Terungkap, MU Sebenarnya Pakai Formasi Tiga Bek Lawan Watford
Liga Inggris 24 Februari 2020, 20:20
-
Ketimbang Chelsea, MU Diklaim Lebih Berpeluang Finish Empat Besar
Liga Inggris 24 Februari 2020, 20:00
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Bermain Hanya dengan Kondisi Fisik 70 Persen
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 20:54
-
Surabaya Samator Tutup Babak Reguler Proliga 2026 dengan Kemenangan
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 20:23
-
Juventus Amburadul di Bursa Transfer: 3 Musim, Hanya 2 Pemain yang Sukses!
Liga Italia 22 Februari 2026, 20:22
-
Gagal ke Final Four, Bandung BJB Tandamata Kejar Kemenangan atas Jakarta Livin Mandiri
Voli 22 Februari 2026, 20:01
-
Persis Solo Terpuruk: 300 Hari Tanpa Kemenangan di Laga Kandang!
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 18:32
-
Nonton Live Streaming Persib vs Persita di Indosiar - BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 18:01
-
Inter Milan di Serie A: 92,6 Persen Scudetto!
Liga Italia 22 Februari 2026, 17:41
-
Bek Mereka Masuk Incaran MU, Juventus: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 17:00
-
5 Laga Tanpa Menang, Ada Apa dengan Juventus?
Liga Italia 22 Februari 2026, 16:46
-
Kata Michael Carrick soal Kobbie Mainoo: Dia Tulang Punggung Masa Depan MU!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 16:22
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Minggu 22 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 16:07
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 22 Februari 2026, 15:53
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR