Bola.net - Liverpool tidak boleh gegabah dalam usaha memperkuat skuad musim depan. Karena gaya bermain yang diusung Jurgen Klopp, tidak semua pemain cocok bermain untuk Liverpool, bahkan nama-nama terbaik sekalipun.
Beberapa pekan terakhir, The Reds terus dihubungkan dengan gelandang Bayern Munchen, Thiago Alcantara. Gosip transfer ini terus menguat karena kabarnya Thiago sudah menolak perpanjangan kontrak di Bayern.
Liverpool pun dinilai membutuhkan gelandang kreatif seperti Thiago, tipe pemain yang tidak mereka miliki sejak kepergian Philippe Coutinho. Dua keinginan bertemu, transfer seharusnya mudah terwujud.
Kendati demikian, analis Premier League, Duncan Castles, meyakini bahwa Thiago belum tentu cocok untuk Liverpool.
Mengapa demikian? Selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Bebakat, tapi ...
Castles mengakui Thiago merupakan salah satu gelandang terbaik di Eropa sekarang, pengalamannya pun cukup banyak. Namun, dia merasa bahwa sehebat apa pun Thiago, ada kemungkinan dia gagal jika bermain untuk Liverpool.
Betapa tidak, Liverpool di bawah Klopp mengusung gaya bermain spesifik yang tidak bisa ditiru tim lain. Setiap gelandang di lapangan punya tugas ekstra yang membutuhkan ketangguhan fisik dan mental.
"Dia [Thiago] pemain yang sangat berbakat, tapi pertanyaan yang harus dijawab Klopp dan Liverpool adalah: Apakah dia punya ketangguhan fisik dan mental yang cocok dengan gaya bermain Liverpool?" buka Castles kepada Express.
"Dengan cara bermain Klopp, para gelandang harus melakukan pekerjaan fisik yang sangat besar dan mereka harus berdisiplin, serta ada di waktu dan tempat yang tepat."
"Di Liverpool, meski ada pemain-pemain berbakat yang bisa bersinar di klub-klub lain, mereka tidak akan cocok dengan gaya bermain Klopp," sambungnya.
Bakal dipikir ulang
Castles pun percaya Klopp dan Liverpool tidak akan buru-buru menuntaskan transfer Thiago. Memang kualitas Thiago sudah terbukti di Barcelona dan Bayern Munchen, tapi Liverpool adalah tim yang jauh berbeda.
"Tentang Thiago, Anda melihat pemain yang pernah bekerja di bawah Pep Guardiola dan Anda tahu setiap pemain yang pernah bermain di bawah Guardiola bakal bermain di posisi tertentu sesuai permintaan pelatih dalam situasi pertandingan," Sambung Castles.
"Gaya bermain Klopp tidak sama seperti itu. Mereka lebih membutuhkan pemain yang bisa memenuhi tuntutan fisik dan mental, saya kira itulah yang bakal jadi pertimbangan utama," tutupnya.
Sumber: Express
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Thiago Belum Tentu Sukses di Liverpool, Apa Alasannya?
Liga Inggris 5 Agustus 2020, 14:00
-
Harga Murah, Liverpool Bidik Pemain dari Klub Degradasi Jamal Lewis
Liga Inggris 5 Agustus 2020, 12:08
-
Mulai Bergerak, Liverpool Bidik Ismaila Sarr?
Liga Inggris 5 Agustus 2020, 11:30
-
Liverpool Dekati Bek Tengah Timnas Aljazair, Aissa Mandi?
Liga Inggris 5 Agustus 2020, 10:05
-
Ingin Kembangkan Skuad, Chelsea Harus Belajar Meniru Liverpool
Liga Inggris 5 Agustus 2020, 09:20
LATEST UPDATE
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
-
Tempat Menonton Sporting CP vs Arsenal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:02
-
Tempat Menonton Madrid vs Bayern: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:01
-
Bagaimana Update Naturalisasi Luke Vickery untuk Bela Timnas Indonesia?
Tim Nasional 7 April 2026, 21:25
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32


























KOMENTAR