
Bola.net - Pandit sepak bola Inggris, Jamie O'Hara, berpendapat Liverpool sangat layak untuk menjadi juara Premier League musim 2019/2020. Bakal menjadi ketidakadilan andai The Reds gagal menjadi juara.
Liverpool tampil sangat bagus pada musim 2019/2020. Dari 29 laga yang sudah dimainkan di Premier League, Liverpool hanya dua kali gagal menang. Diimbangi Manchester United dan kalah dari Watford.
Hasil gemilang tersebut membuat The Reds melaju sendirian di puncak klasemen. Liverpool meraih 82 poin, unggul 25 poin dari Manchester City yang berada di posisi kedua. Liverpool selangkah lagi juara.
Namun, kini kelanjutan Premier League musim 2019/2020 sedang dalam situasi tidak pasti. Pandemi virus corona membuat kompetisi dihentikan sementara. Gelar juara Liverpool masih belum pasti.
Jamie O'Hara: Tidak Adil Kalau Liverpool tak Juara
Sampai saat ini, belum ada keputusan resmi terkait kelanjutan Premier League musim 2019/2020. Berkembang wacana klub-klub peserta sepakat jika Liverpool menjadi juara, walau nanti kompetisi tidak dilanjutkan.
"Ini akan menjadi hal yang paling tidak adil dalam olahraga jika Liverpool tidak dinobatkan menjadi juara. Liverpool harus dinobatkan sebagai juara," ucap Jamie O'Hara pada talkSPORT.
Jamie O'Hara menilai Liverpool sudah menunjukkan performa layaknya juara. Jarak poin yang begitu jauh dengan tim pesaing menjadi dalih sahih bahwa pasukan Jurgen Klopp sangat layak untuk dinobatkan menjadi juara.
"Itu akan mengejutkan [jika Liverpool tidak menjadi juara]. Tetapi, semua orang harus melakukan kompromi untuk situasi ini karena musim mungkin tidak berakhir, tidak sampai tuntas," ucap Jamie O'Hara.
Dukung Kompetisi Berakhir
Jamie O'Hara termasuk pihak yang mendukung kompetisi musim 2019/2020 dihentikan dan tidak dilanjutkan. Dia menilai, penanganan virus corona butuh upaya maksimal dari semua pihak dan sepak bola harus berhenti.
"Kami tidak akan memainkan sepak bola lagi musim ini," ucap Jamie O'Hara, mantan gelandang Tottenham.
"Kami tidak akan dapat menyesuaikan permainan dan kami perlu mengatasi virus ini dengan baik dan serius, dan itu tidak akan terjadi, 'mari kita mulai bermain lagi di bulan April," kata Jamie O'Hara.
Sumber: talkSPORT
Baca Ini Juga:
- Karantina Berisiko, Arsenal Paketkan Alat Latihan Fisik ke Rumah Para Pemain
- Andai Musim Dibatalkan, Arsenal yang Bakal ke Liga Champions Bukan MU
- Bruno Fernandes: Cristiano Ronaldo? Idola Sejati dan Teladan
- 'Musim Depan Urusan Nanti, yang Penting Tuntaskan Musim Ini'
- Mason Mount Abaikan Instruksi Karantina, Chelsea Ambil Tindakan Tegas
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sadio Mane Donasikan Rp747 Juta ke Senegal Untuk Atasi Virus Corona
Bolatainment 17 Maret 2020, 22:42
-
Roberto Firmino, Pengagum Ronaldinho yang Murah Hati
Liga Inggris 17 Maret 2020, 22:15
-
Liverpool Disarankan Kejar Jack Grealish di Musim Panas
Liga Inggris 17 Maret 2020, 17:40
-
Liverpool Boleh Lepas Sadio Mane ke Real Madrid, Ini Syaratnya
Liga Inggris 17 Maret 2020, 17:24
LATEST UPDATE
-
Soal Manajer Baru, Gary Neville Minta MU Tidak Coba-coba Lagi
Liga Inggris 6 Januari 2026, 13:27
-
Segera Tayang, Jadwal Live Streaming Proliga 2026 Eksklusif di Vidio
Voli 6 Januari 2026, 12:38
-
Di Balik Tudingan Amorim Sengaja Cari Gara-gara Agar Dipecat Manajemen MU
Liga Inggris 6 Januari 2026, 12:25
-
Fabio Capello: Jangan Coret Juventus dan AS Roma dari Perebutan Scudetto!
Liga Italia 6 Januari 2026, 11:53
-
Carragher dan Neville Kompak Ragukan Liam Rosenior: Penurunan Standar Chelsea?
Liga Inggris 6 Januari 2026, 11:19
-
Baru Dipecat Chelsea, Enzo Maresca Merapat ke Manchester United?
Liga Inggris 6 Januari 2026, 11:14
-
Terungkap, Darren Fletcher Cuma Maksimal Seminggu Jadi Caretaker MU
Liga Inggris 6 Januari 2026, 10:53
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40























KOMENTAR