
Bola.net - Jamie Carragher melabeli Moises Caicedo sebagai 'monster' usai performa dominannya saat Chelsea melawan Tottenham. Kemenangan 1-0 ini membawa The Blues kembali ke empat besar Liga Inggris.
Gol tunggal dicetak oleh Joao Pedro di babak pertama. Namun, Caicedo-lah yang menjadi arsitek brilian di balik terciptanya gol tersebut.
Di sisi lain, Carragher dan Jamie Redknapp kompak mengkritik Spurs. Tuan rumah tampil 'mengerikan' dan mencatat rekor expected goals (xG) terendah sejak 2012.
Kedua pandit Sky Sports itu sepakat Caicedo tampil fantastis. Sebaliknya, performa pasukan Thomas Frank disebut sangat mengecewakan.
'Monster' di Balik Kemenangan Chelsea
Jamie Carragher tidak menahan pujiannya untuk Moises Caicedo. Gelandang seharga 115 juta paun itu menjadi pembeda utama dalam derby London.
Menurut Carragher, gol Joao Pedro sepenuhnya tercipta berkat aksi individu Caicedo. Kerja kerasnya di lini tengah benar-benar membuahkan hasil yang layak.
"Ini adalah salah satu gol yang bukan tentang pencetak golnya... ini semua tentang Caicedo. Dia adalah monster di lini tengah," kata Carragher dalam komentarnya di Sky Sports.
"Dia membuat tekel demi tekel dan pada dasarnya memberi Chelsea gol itu. Benar-benar fantastis dari Caicedo dan persis seperti yang pantas didapatkan Chelsea," sambungnya.
Tapi Carragher Tetap Jagokan Rice
Carragher kemudian membahas perdebatan lama antara Caicedo dan Declan Rice. Ia mengakui pernah membuat marah penggemar Chelsea karena opininya.
Meski Caicedo tampil hebat, Carragher tetap pada pendiriannya. Namun, ia menegaskan keduanya adalah gelandang kelas dunia saat ini.
"Saya membuat kesal penggemar Chelsea – bukan untuk pertama kalinya – dengan mengatakan Declan Rice sedikit di atas pemain ini ," ujar Carragher.
"Tapi saat ini kita sedang menyaksikan dua gelandang terbaik di dunia sepak bola, tidak ada keraguan tentang itu. Tidak ada yang memalukan berada di belakang Rice, di mata saya. Keduanya benar-benar fantastis," tegasnya.
Spurs 'Mengerikan'
Setelah memuji Chelsea, Carragher mengalihkan perhatiannya ke Tottenham. Ia menyoroti perbedaan kualitas yang sangat jomplang antara kedua tim.
Legenda Liverpool itu menyebut Spurs sangat buruk saat menyerang. Ini menjadi masalah besar bagi Thomas Frank yang harus segera ia selesaikan.
"Perbedaan antara Chelsea dan Tottenham saat menguasai bola adalah siang dan malam," jelas Carragher.
"Spurs sangat buruk saat menyerang. Mereka mengerikan. Ini adalah hasil besar bagi Chelsea, tetapi banyak yang harus direnungkan Thomas Frank. Mereka punya masalah besar di stadion ini."
Redknapp: Spurs Tanpa Arah
Jamie Redknapp juga melontarkan kritik tajam untuk mantan klubnya. Ia menyebut performa Caicedo 'luar biasa' kontras dengan permainan Spurs.
Redknapp melihat Chelsea setidaknya punya gairah dan bakat. Sementara Tottenham disebutnya 'tanpa kecepatan' dan tidak tahu cara membangun serangan.
"Ketika saya melihat Chelsea, setidaknya ada sedikit kegembiraan dan bakat," kata Redknapp. "Tottenham terlihat tidak punya kecepatan."
"Mereka tidak tahu bagaimana cara naik ke lapangan dan itu terlalu mudah bagi Chelsea," tambahnya.
Salah Satu Performa Terburuk Spurs
Redknapp merasa sangat kecewa dengan Spurs. Ia menyebut laga itu terlalu mudah bagi Chelsea, seolah-olah pertandingan tinju yang berat sebelah.
Ia bahkan melabeli laga ini sebagai salah satu performa terburuk Spurs yang pernah ia saksikan. Ia membandingkannya dengan kekalahan musim lalu yang setidaknya masih menunjukkan perlawanan.
"Itu tidak terlihat sulit untuk bermain melawan Spurs malam ini. Itu adalah yang termudah," kata Redknapp. "Jika itu adalah pertandingan tinju, mereka akan menghentikannya. Tottenham sangat buruk."
"Saya sebenarnya mengira mereka akan benar-benar berjuang malam ini, tetapi itu adalah salah satu penampilan terburuk yang pernah saya lihat dari Tottenham," tandasnya.
Fokus ke Liga Champions
Kedua tim kini harus mengalihkan fokus mereka. Chelsea dan Tottenham akan kembali beraksi di Liga Champions tengah pekan nanti.
The Blues akan bertandang menghadapi Qarabag. Sementara Spurs akan menjamu Copenhagen di kandang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Joao Pedro Lega Akhiri Puasa Gol, tapi Kok Bilang 'Santai Saja Soal Gol'?
Liga Inggris 2 November 2025, 12:08
-
Sindiran Maut Malo Gusto Usai Chelsea Bungkam Tottenham: Cerita yang Sama Lagi!
Liga Inggris 2 November 2025, 11:27
-
Tottenham vs Chelsea: Moises Caicedo Monster, Tapi Masih di Bawah Declan Rice
Liga Inggris 2 November 2025, 11:23
-
Maresca: Cuma Ada 1 Pemain di Dunia yang Selevel Moises Caicedo, Siapa Tuh?
Liga Inggris 2 November 2025, 11:12
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR