
Bola.net - Mengalahkan Chelsea 2-0 tidak lantas membuat Manchester United lepas dari masalah. Pasukan Ole Gunnar Solskjaer itu dinilai masih belum konsisten, khususnya ketika menghadapi tim-tim yang bermain defensif.
Kemenangan MU pun tidak lepas dari kontroversi, yang katanya dibantu VAR. Permainan Anthony Martial dkk. belum benar-benar meyakinkan, masih harus membuktikan diri.
Chelsea pun tidak lebih baik. Pasukan Frank Lampard pun inkonsisten musim ini, bisa menyerang tapi tidak bisa mencetak gol. Kali ini MU yang jadi pemenang dengan sedikit bantuan keberuntungan.
Bagaimana laju kedua tim setelah pertandingan ini? Baca halaman berikutnya ya, Bolaneters!
Belum Sempurna
Analis Premier League yang juga mantan pemain MU, Gary Neville, meyakini bahwa MU dan Chelsea punya masalah yang hampir serupa. MU memang berhasil menang, tapi belum tentu mereka bisa menjaga performa apik itu akhir pekan nanti.
"Saya kira Manchester United belum sempurna. Kedua tim inkonsisten. Chelsea bakal menghadapi pertandingan sulit di kandang kontra Spurs akhir pekan ini dan mereka seharusnya bisa menang," tutur Neville kepada Sky Sports.
"Sementara MU bisa jadi kehilangan poin kontra Watford, begitulah gilanya kedua tim itu musim ini. Salah satu dari mereka harus bisa menjaga konsistensi jika ingin menembus Liga Champions."
Anomali MU
Yang unik dari MU adalah masalah mereka ketika menghadapi tim-tim yang lebih kuat dan yang relatif lebih lemah. Entah mengapa, pasukan Solskjaer justru lebih berbahaya ketika menghadapi tim-tim papan atas.
"MU sudah membuktikan diri ketika bermain tandang, entah melawan Manchester City, Chelsea, atau laga-laga besar lainnya, bahwa mereka bisa memenangi pertandingan sulit," imbuh Neville.
"Mereka bisa memetik hasil positif, khususnya ketika unggul terlebih dahulu. Mereka bagus dalam serangan balik dan sudah mencetak gol-gol indah."
"Masalah mereka datang ketika menghadapi tim yang bermain bertahan, menjaga formasi dan tetap bermain rapi," tandasnya.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
- MU dan Chelsea yang Sepenanggungan: Inkonsisten dan Tanpa Striker
- Bruno Fernandes Bukan Eric Cantona, Mungkinkah Sukses di Manchester United?
- Ini Klub dengan Rata-rata Jumlah Penonton Terbanyak di Eropa, Bukan Barcelona atau MU
- Starting XI Terbaik Gabungan MU 1999 dan Liverpool Saat Ini, Begini Penampakannya
- Mino Raiola: Tidak Ada Klub yang Sanggup Membeli Paul Pogba Saat Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jika Ingin Sukses, Manchester United Harus Pertahankan Solskjaer
Liga Inggris 19 Februari 2020, 22:15
-
Meski Kalahkan Chelsea, MU Diklaim Masih Sulit Finish di Empat Besar
Liga Inggris 19 Februari 2020, 20:40
-
Frank Lampard Konfirmasi Cedera N'Golo Kante, Bakal Absen Lama?
Liga Inggris 19 Februari 2020, 16:40
-
Usai Menang atas Chelsea, Mungkinkah MU Justru Kalah Lawan Tim Papan Bawah?
Liga Inggris 19 Februari 2020, 15:00
-
MU dan Chelsea yang Sepenanggungan: Inkonsisten dan Tanpa Striker
Liga Inggris 19 Februari 2020, 13:30
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 19:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



















KOMENTAR