
Bola.net - Musim perdana Willian di Arsenal Diwarnai dengan bumbu frustrasi. Kendati demikian, ia tidak mempermasalahkan hal itu karena mendapatkan banyak pembelajaran dari sang pelatih, Mikel Arteta.
Sebelumnya, Willian menjalani karir yang cukup panjang bersama klub raksasa Inggris lainnya, Chelsea. Ia melalui tujuh tahun semenjak direkrut dari Shakhtar Donetsk dan meraih serangkaian prestasi.
Perjalanannya bersama Chelsea dipastikan berakhir setelah kedua belah pihak gagal mencapai kesepakatan soal durasi kontrak. Alhasil, begitu kontrak lamanya berakhir, ia memilih hengkang ke Arsenal.
Dengan segudang pengalamannya, Willian tidak menemui kesulitan untuk menembus skuat utama. Meskipun sempat mengalami cedera, pria berkebangsaan Brasil tersebut bisa mencatatkan enam penampilan di semua ajang musim ini.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Willian Mengaku Frustrasi
Berganti klub, artinya Willian harus melalui proses adaptasi lagi. Sebab Arsenal secara kulturnya saja sudah berbeda dari Chelsea. Belum lagi dirinya harus berhadapan dengan sosok baru di kursi kepelatihan, Mikel Arteta.
Willian mengaku bahwa dirinya frustrasi dalam mempelajari taktik yang diusung pria asal Spanyol tersebut. Namun ia tidak kesal ataupun sedih karena bisa belajar banyak darinya.
"Permainan posisi bukan berarti anda punya kebebasan di lapangan, anda punya kebebasan bergerak, namun berkali-kali anda harus menghormati posisi, apa yang diminta oleh pelatih, instruksinya, memahami bahwa itu akan jadi lebih baik untuk tim," buka Willian ke Globo Esporte.
"Anda mungkin saja tidak akan menyentuh bola dan merasa frustrasi, namun Mikel selalu mengatakan itu, menunggulah, bola akan datang. Saya belajar banyak darinya," lanjutnya.
Belajar dari Ahlinya
Taktik yang membuat Willian frustrasi ini mungkin didapatkan Arteta saat menjadi asisten pelatih Manchester City. Selama di klub berjuluk the Citizens tersebut, ia mendapatkan banyak ilmu dari Josep Guardiola.
Guardiola sendiri bukanlah pelatih yang ecek-ecek. Ia pernah meraih berbagai macam prestasi di klub-klub sebelumnya dan kini dikenal sebagai salah satu pelatih terbaik dunia.
Dalam kurun waktu empat tahun sejak dirinya berlabu di Etihad Stadium, Guardiola sudah mempersembahkan total delapan gelar. Ia bahkan pernah membantu the Citizens menyapu bersih semua gelar domestik di musim 2018/19.
(Metro)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United vs Arsenal, Tim Tamu Diprediksi Bakal Curi Poin di Old Trafford
Liga Inggris 30 Oktober 2020, 21:00
-
Rayakan Laga ke-100 Sebagai Manajer MU, Ini Kado yang Diinginkan Solskjaer
Liga Inggris 30 Oktober 2020, 19:41
-
Manchester United Bakal Kalahkan Arsenal? Gak Kaget Tuh!
Liga Inggris 30 Oktober 2020, 19:00
-
10 Pemain Bintang yang Tidak Masuk Rencana Klubnya (Bagian 2)
Liga Champions 30 Oktober 2020, 18:29
-
Solskjaer: Arsenal Sudah Bukan Rival Manchester United Lagi
Liga Inggris 30 Oktober 2020, 17:40
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 GP Kanada 2026 di Vidio, 22-25 Mei 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 11:53
-
David Alaba Tinggalkan Real Madrid Akhir Musim Ini
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 11:40
-
Pep Guardiola Ungkap Rencana Setelah Tinggalkan Manchester City
Liga Inggris 23 Mei 2026, 10:27
-
Arne Slot Tanggapi Kritik Mohamed Salah soal Gaya Bermain Liverpool
Liga Inggris 23 Mei 2026, 09:27
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 23 Mei 2026
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:55
-
Prediksi Crystal Palace vs Arsenal 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 08:07
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25






















KOMENTAR