Bola.net - Penyerang Chelsea, Willian, berani menjelaskan mengapa Liverpool bisa jauh lebih unggul dari tim-tim lainnya di Premier League. Sebenarnya tidak ada rahasia apa pun di balik kesuksesan pasukan Jurgen Klopp itu.
The Reds memang sangat kuat musim ini, bahkan unggul 25 poin di puncak klasemen sementara, hanya butuh 6 poin lagi untuk jadi juara, sebelum sepak bola dihentikan sementara akibat pandemi virus corona.
Sayangnya, Liverpool gagal di tiga kompetisi lainnya: Carabao Cup, FA Cup, dan Liga Champions. Willian tahu kegagalan ini menodai kesempurnaan Liverpool, tapi sebenarnya mereka masih sangat kuat.
Apa maksud Willian? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Kesinambungan
Menurut Willian, kekuatan Liverpool yang sekarang tidak muncul tiba-tiba, tidak secara instan. Dia tahu Klopp menangani Liverpool sejak tahun 2015, sejak saat itulah perkembangan Liverpool dimulai. Kekuatan yang sekarang muncul karena kerja keras empat tahun terakhir.
"Saya kira rahasianya adalah kesinambungan. Pelatih mereka telah menangani klub selama hampir lima tahun. Ketika Anda punya kesinambungan, Anda bisa meraih gelar juara," ujar Willian kepada ESPN.
"Mereka telah meraih kemenangan penting beruntun, yang menunjukkan kedewasaan tim itu. Anda harus diberi kesempatan untuk menyelesaikan segalanya dengan baik, dan Liverpool punya pelatih yang tepat serta filosofi yang sudah bertahan lama."
Filosofi
Intinya, Willian yakin Klopp telah membentuk landasan Liverpool yang kukuh. Dengan demikian, siapa pun pemain yang datang dan bermain, Liverpool tetap akan tampil tangguh dengan gaya bermin yang sama.
"Tim mereka sama, satu-satunya yang berubah adalah pemain-pemain mereka, tapi basisnya sama," sambung Willian.
"Manchester City pun demikian, Pep Guardiola sudah lama berada di sana, filosofinya selalu sama," tandasnya.
Bicara filosofi terkesan abstrak, tapi Willian menegaskan bahwa yang paling penting adalah kesinambungan tim. Gonta-ganti pelatih saat keadaan memburuk bukanlah solusi, Chelsea harus belajar dari dua rival mereka.
Sumber: ESPN
Baca ini juga ya!
- Tolak Chelsea, Manuel Neuer Tegaskan Komitmen di Bayern Munchen
- Perburuan Jadon Sancho, MU Selangkah di Depan Chelsea
- Desain Unik Jersey Klub Elit Eropa Mulai dari Milan Hingga Madrid, Jadi Seperti APD
- Drogba dan Anelka Ikut Berperan Dalam Kegagalan Scolari di Chelsea
- Lyon Tolak Tawaran Perdana Chelsea untuk Moussa Dembele
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diejek Karim Benzema, Olivier Giroud Beri Balasan Menohok
Piala Dunia 1 April 2020, 23:53
-
4 Pemain yang Resmi Pindah Klub Sebelum Musim Panas
Editorial 1 April 2020, 16:49
-
Willian, Pemain Chelsea yang Tahu Rahasia Liverpool Bisa Sekuat Sekarang
Liga Inggris 1 April 2020, 11:20
-
Tolak Chelsea, Manuel Neuer Tegaskan Komitmen di Bayern Munchen
Bundesliga 1 April 2020, 06:26
-
Perburuan Jadon Sancho, MU Selangkah di Depan Chelsea
Liga Inggris 1 April 2020, 05:50
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58





















KOMENTAR