Bola.net - Perseteruan antara fullback Manchester City, Pablo Zabaleta, dengan gelandang Manchester United, Marouane Fellaini memasuki babak baru. Kisah berawal dari laga Derby Manchester pada 25 Maret 2014 silam, ketika Zabaleta yang merasa wajahnya disikut dengan sengaja oleh Fellaini merasa heran mengapa wasit tidak memberi kartu merah kepada gelandang asal Belgia tersebut.
Fellaini lantas membela diri dan mengatakan bahwa ia sama sekali tidak sengaja, ia mengaku hanya berniat melindungi bola. FA sendiri lantas melakukan penyelidikan, sebelum akhirnya awal pekan ini memutuskan bahwa gelandang jangkung tersebut lolos dari hukuman.

Mendengar kabar tersebut, Zabaleta mengaku bisa menerima keputusan FA. Meski demikian, pria asal Argentina ini berkomentar sinis atas alibi Fellaini soal insiden sikutan tersebut.
"Fellaini mengatakan bahwa wajah sayalah yang menghantam sikunya, alasan itu adalah hal terkonyol yang pernah saya dengan seumur hidup," sindir pemain 29 tahun tersebut seperti dikutip Daily Mail.
"Saya memang bukan pemain yang tinggi, namun dia meninggalkan bola dan memang menyikut saya, seratus persen seharusnya ia di kartu merah."[initial]
(dym/mri)
Fellaini lantas membela diri dan mengatakan bahwa ia sama sekali tidak sengaja, ia mengaku hanya berniat melindungi bola. FA sendiri lantas melakukan penyelidikan, sebelum akhirnya awal pekan ini memutuskan bahwa gelandang jangkung tersebut lolos dari hukuman.

Mendengar kabar tersebut, Zabaleta mengaku bisa menerima keputusan FA. Meski demikian, pria asal Argentina ini berkomentar sinis atas alibi Fellaini soal insiden sikutan tersebut.
"Fellaini mengatakan bahwa wajah sayalah yang menghantam sikunya, alasan itu adalah hal terkonyol yang pernah saya dengan seumur hidup," sindir pemain 29 tahun tersebut seperti dikutip Daily Mail.
"Saya memang bukan pemain yang tinggi, namun dia meninggalkan bola dan memang menyikut saya, seratus persen seharusnya ia di kartu merah."[initial]
Baca Juga
- Joe Hart: Kondisi Alam di Inggris Sangat Menantang
- Inilah Dua Kandidat Kuat Juara Piala Dunia Versi Joe Hart
- Demichelis Anggap Premier League Kompetisi Terbaik
- City Punya Tanggungan Dua Laga, Pellegrini Tak Merasa Nyaman
- Toure Sebut MU Bukti Keanehan Sepakbola
- Butuh Winger Kiri, Man City Bidik Talenta Senegal
- Serius Buru Mangala, The Citizens Sebut Nominal Tawaran
- Pellegrini Tolak Ladeni Mind Games Mourinho
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Zabaleta Peringatkan Man City Hindari Seri Kontra Liverpool
Liga Inggris 7 April 2014, 23:55
-
Wasit Kontroversial Asal Swedia Pimpin Bayern vs United
Liga Champions 7 April 2014, 23:08
-
Thohir Ingin Datangkan Javi Garcia
Liga Italia 7 April 2014, 20:01
-
Buru Titel EPL, Gerrard Minta Liverpool Tetap Tenang
Liga Inggris 7 April 2014, 19:37
-
Skrtel: Liverpool Kini Fokus Incar Tiga Poin dari City
Liga Inggris 7 April 2014, 18:27
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR