
Bola.net - AC Milan kembali mengarahkan fokus pada peluang pasar jelang musim panas 2026. Strategi ini menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan finansial klub.
Dalam beberapa tahun terakhir, AC Milan lebih berhati-hati dalam belanja pemain. Pendekatan ini muncul sejak perubahan kepemilikan yang menuntut efisiensi.
Kini, AC Milan berada dalam kondisi finansial yang lebih stabil dibanding sebelumnya. Namun, kebijakan belanja tetap mengutamakan keputusan yang cermat dan terukur.
AC Milan tidak lagi berada di era belanja besar tanpa perhitungan. Klub kini mengedepankan efisiensi dalam setiap keputusan transfer.
Pendekatan ini membuat pemain bebas transfer menjadi opsi menarik. Selain mengurangi biaya, langkah ini memberi fleksibilitas dalam menyusun skuad.
Leon Goretzka Jadi Target Utama

Leon Goretzka dari Bayern Munchen masuk dalam radar utama AC Milan untuk memperkuat lini tengah. Gelandang Jerman itu dinilai cocok melengkapi komposisi tim.
Ia dianggap sebagai sosok ideal untuk menyeimbangkan permainan. Kehadirannya berpotensi memberi dimensi baru dalam skema Massimiliano Allegri.
Robert Lewandowski untuk Solusi Jangka Pendek

AC Milan juga mempertimbangkan Robert Lewandowski dari Barcelona sebagai opsi di lini depan. Meski tidak muda, ketajamannya masih berada di level atas.
Perannya dapat membantu transisi bagi striker muda seperti Francesco Camarda. Selain itu, pengalaman Lewandowski dinilai penting untuk tim.
John Stones Tambah Kedalaman Lini Belakang

Nama John Stones dari Manchester City muncul sebagai kandidat untuk memperkuat pertahanan AC Milan. Bek Inggris itu dikenal dengan pengalaman dan kualitas distribusi bola.
Meski memiliki riwayat cedera, kehadirannya tetap memberi nilai tambah. Ia bisa menjadi pelapis yang solid dalam sistem pertahanan.
Casemiro Isi Kekosongan Gelandang Bertahan

AC Milan membutuhkan sosok gelandang bertahan murni dalam skuad. Casemiro dari Manchester United dinilai mampu mengisi peran tersebut dengan baik.
Pengalamannya di level tertinggi menjadi nilai penting. Ia juga memberi kebebasan bagi gelandang lain untuk lebih menyerang.
Leonardo Spinazzola Jadi Opsi Fleksibel

Leonardo Spinazzola dari Napoli kembali masuk dalam pertimbangan AC Milan. Bek sayap Italia itu menawarkan fleksibilitas di sisi kiri dan kanan.
Meski bukan pilihan utama, kontribusinya tetap signifikan. Pengalamannya di Serie A membuat proses adaptasi tidak menjadi kendala.
AC Milan melihat peluang dari pemain dengan kontrak habis sebagai solusi realistis. Pendekatan ini memungkinkan klub tetap kompetitif tanpa mengorbankan stabilitas finansial.
Sumber: Sempre Milan
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Charles De Ketelaere Tak Menyesal Gabung AC Milan, Akui Kurang Percaya Diri
Liga Italia 30 Maret 2026, 13:08
-
Negosiasi Kontrak Dusan Vlahovic di Juventus Alami Hambatan Serius
Liga Italia 30 Maret 2026, 03:08
LATEST UPDATE
-
Dilema Xavi Espart bagi Barcelona: Bek Kanan dengan Jiwa Gelandang
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 13:10
-
Carlos Espi, 2 Gol dari 5 Tembakan
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 12:05
-
Arsenal dan Rekam Jejak Mereka Setelah Menjuarai Community Shield
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 11:16
-
Rodri Usung Target Juara Liga Champions di Barcelona, tapi Bisakah Ini Diwujudkan?
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 10:09
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59




















KOMENTAR