
Bola.net - Atalanta dan Inter Milan berbagi angka usai bermain imbang 1-1 dalam laga Serie A 2020/21 giornata 7 yang dihelat di Gewiss Stadium, Minggu (8/11/2020).
Usai babak pertama berakhir tanpa gol, Inter lebih dulu memimpin berkat gol Lautaro Martinez yang berhasil disamakan oleh Aleksey Miranchuk.
Berkat hasil ini, Atalanta dan Inter kini masing-masing menduduki peringkat tujuh dan delapan di tabel klasemen. La Dea dengan poin 12 unggul satu angka dari Nerazzurri.
Bola.net mencoba mengambil lima pelajaran yang bisa dipetik dari pertemuan Atalanta kontra Inter ini. Berikut ulasan selengkapnya.
Masa Depan Antonio Conte Suram?
Hasil ini membuat posisi Antonio Conte di kursi allenatore Inter mulai tersudut. Pasalnya, Inter tercatat hanya mampu meraih satu kemenangan dalam delapan laga terakhir di semua ajang.
Banyak pihak menganggap Inter rugi sudah memberi gaji mahal untuk Conte, akan tetapi hingga kini performa tim belum juga meyakinkan.
Gosip pemecatan Conte pun mulai mengemuka. Sejumlah nama muncul sebagai kandidat, salah satunya adalah eks pelatih Juventus dan AC Milan, Massimiliano Allegri.
Ada Apa dengan Inter?
Sebenarnya apa sih yang menjadi masalah Inter? Dari sisi ketersediaan skuad, La Beneamata tak kekurangan pemain bintang di tiap lini.
Dari sisi pelatih, Inter pun sudah punya allenatore top dalam diri Conte. Pun demikian juga dengan predikat bomber haus gol yang dimiliki Romelu Lukaku.
Namun, perjalanan Inter musim ini seperti menjadi kontradiksi dari sejumlah aspek tersebut. Seluruh elemen di tim Nerazzurri wajib berbenah jika tak mau performa mereka terus-menerus seperti sekarang.
Atalanta Spesialis Batu Sandungan Tim Raksasa
Sekali lagi, Atalanta membuktikan diri sebagai batu sandungan dari para raksasa di Serie A. Tim asuhan Gian Piero Gasperini sama sekali tak berubah dari musim lalu.
Dengan materi pemain yang kurang lebih sama, Atalanta tentu memiliki skuad yang semakin solid. La Dea besar kemungkinan bakal kembali meramaikan persaingan di papan atas.
Kemiripan Atalanta dan Inter
Atalanta dan Inter bisa dibilang memiliki kemiripan dari segi taktik dan strategi yang diterapkan kedua pelatih, yakni Gasperini dan Conte.
Gasperini dan Conte sama-sama suka memasang formasi menggunakan tiga bek sejajar, serta memaksimalkan peran kedua bek sayap.
Pertemuan keduanya kali ini pun relatif berjalan seimbang. Karena itu, hasil imbang memang layak didapat kedua tim.
Inter Belum Siap Scudetto
Sejak menunjuk Conte sebagai pelatih, misi utama Inter adalah menggusur dominasi Juventus di Serie A. Manajemen Nerazzurri pun bekerja keras memperbaiki skuad mereka.
Sejumlah pemain idaman Conte pun sudah didatangkan, mulai dari Lukaku, Achraf Hakimi, hingga Arturo Vidal. Musim kemarin pun sudah dijadikan Conte sebagai masa adaptasi.
Namun, sejauh ini Inter belum tampak menjadi penantang gelar yang mumpuni, jika melihat performa mereka yang belum konsisten.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tahun 2021, Antonio Conte Coba Bajak N'Golo Kante dari Chelsea
Liga Italia 9 November 2020, 17:00
-
Inter Milan Membosankan, Akhirnya Conte Akui Harus Berani Ubah Taktik
Liga Italia 9 November 2020, 12:00
-
Mengkhawatirkan! Inter Cuma Menang 3 Kali Musim Ini
Liga Italia 9 November 2020, 11:29
-
5 Pelajaran Atalanta vs Inter Milan: Layakkah Antonio Conte Dipertahankan?
Liga Italia 9 November 2020, 03:30
-
Ketimbang Terbuang Percuma, Inter Diminta Jadikan Eriksen Seperti Pirlo
Liga Italia 9 November 2020, 00:50
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR