
Bola.net - Tren negatif Juventus di Serie A kembali berlanjut. Kali ini, Si Nyonya Tua kalah melawan Napoli di giornata ke-31 Serie A 2022/2023.
Juventus membidik kemenangan saat menjamu sang pemuncak klasemen, Napoli, di Allianz Arena pada dini hari tadi. Mereka ingin memutus dua kekalahan beruntun mereka di Serie A dari Lazio dan Sassuolo.
Namun apa daya, Juventus justru kalah lagi di partai ini. Yang lebih menyakitkannya lagi, kekalahan Juventus ini didapatkan saat pertandingan memasuki masa injury time, di mana gol tunggal Giacomo Raspadori membuat Si Nyonya Tua kehilangan tiga poin di laga ini.
Dari kekalahan ini, ada beberapa pelajaran yang bisa dipetik. Apa saja itu? Simak ulasannya di bawah ini
Juve Gak Hoki
Pelajaran pertama yang bisa dipetik dari kekalahan Juventus di laga ini adalah Si Nyonya Tua tidak beruntung.
Juventus seharusnya bisa mengamankan tiga poin di laga ini. Namun dua gol mereka harus dianulir wasit dan VAR.
Gol Angel Di Maria dianulir karena proses build up gol itu terindikasi ada pelanggaran terlebih dahulu. Sementara gol Dusan Vlahovic tidak disahkan karena Chiesa sudah out terlebih dahulu.
Andai dua gol itu tidak dianulir, Juventus bakal punya nasib yang berbeda di laga ini.
Pertahanan Juve Mantap
Juventus memang kalah di laga ini, namun lini pertahanan Si Nyonya Tua rasanya layak mendapatkan pujian.
Ini disebabkan sepanjang laga, lini pertahanan Juventus bermain dengan sangat baik. Mereka mampu membuat Victor Osimhen tidak berkutik sepanjang laga.
Namun mereka apes, karena kebobolan di menit-menit akhir di mana Raspadori pada saat itu tidak dijaga sehingga sang penyerang dengan leluasa melepaskan tembakan yang berbuah jadi gol Napoli.
Mental Juara Tidak Bohong
Kemenangan Napoli di kandang Juventus ini membuktikan bahwa I Partenopei memang punya mentalitas yang tepat untuk menjadi juara Serie A musim ini.
Bermain sebagai tim tamu, Napoli tidak keder dengan intimidasi tuan rumah. Meski permainan mereka tidak maksimal, anak asuh Luciano Spalletti tidak mudah menyerah begitu saja.
Alhasil seluruh kerja keras mereka terbayarkan di masa injury time melalui gol sang pemain pengganti, Giacomo Raspadori yang membawa mereka kini selangkah lebih dekat untuk menjadi juara.
Saat ini Napoli memimpin klasemen Serie A dengan selisih 17 poin dari peringkat kedua. Mereka hanya butuh dua kemenangan lagi sebelum didaulat jadi peraih scudetto musim ini.
Pergantian Jitu Spalletti
Kemenangan Napoli di laga ini tidak terlepas dari bagaimana jelinya Luciano Spalletti dalam melakukan pergantian pemain.
Sang manajer menyadari bahwa trio lini serangnya tidak tampil maksimal di laga ini. Sehingga ia memasukkan Eljif Elmas dan Giacomo Raspadori.
Dua pemain ini jadi kunci kemenangan Napoli, karena Elmas yang mengirimkan umpan, sementara Raspadori mengonversi umpan Elmas menjadi gol.
Tiket ke UCL Terancam Hilang
Pelajaran terakhir dari kekalahan Juventus ini adalah kans Si Nyonya Tua untuk bermain di UCL musim depan semakin menipis.
Pekan lalu, banding Juventus diterima oleh FIGC. Alhasil 15 poin mereka yang sempat dipotong dikembalikan sehingga mereka langsung berada di peringkat tiga klasemen sementara Serie A.
Namun karena kalah dari Napoli, Juventus kini hanya berjarak tiga poin saja dari peringkat kelima Serie A. Mengingat masih ada tujuh pertandingan tersisa, Max Allegri harus mencari cara agar tren negatif Juventus bisa segera berakhir dan mereka bisa tetap bermain di UCL pada musim depan.
Namun Juventus sendiri masih punya jalur lain untuk lolos ke UCL musim depan andai mereka gagal finish di empat besar Serie A musim ini. Si Nyonya Tua harus memenangkan trofi Liga Europa, di mana mereka kini berhasil mencapai babak semifinal.
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sanksi Pengurangan Poin Juventus Dicabut, Rafael Leao: Nggak Lihat
Liga Italia 24 April 2023, 21:15
-
Juventus Siap Tampung Kalidou Koulibaly yang Mulai Tidak Betah di Chelsea
Liga Italia 24 April 2023, 16:00
LATEST UPDATE
-
Jadwal Pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026: Semua Laga Dimulai Pukul 20.30 WIB
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:15
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:10
-
Arne Slot Ungkap Kondisi Alexander Isak, Masuki Tahap Akhir Rehabilitasi
Liga Inggris 19 Februari 2026, 20:44
-
AC Milan Gagal Pangkas Jarak, Inter Unggul 7 Poin dalam Perburuan Gelar Serie A
Liga Italia 19 Februari 2026, 20:25
-
Milan vs Como, Davide Bartesaghi: Sudah Main Bagus, Tapi Ada yang Kurang
Liga Italia 19 Februari 2026, 19:14
-
Drama Milan vs Como, Allegri Siapkan Aksi Balasan: Bakal Saya Sleding!
Liga Italia 19 Februari 2026, 18:49
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Malut United 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:34
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs PSM 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:21
-
Live Streaming Brann vs Bologna - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Fenerbahce vs Nottm Forest - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:46
-
Live Streaming PAOK vs Celta Vigo - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:45
-
Milan vs Como Hanya Seri karena Blunder Maignan, Gabbia: Jangan Fokus pada Satu Kesalahan
Liga Italia 19 Februari 2026, 17:41
-
Milan vs Como: 2 Poin yang Hilang Terasa Menyakitkan Bagi Gabbia
Liga Italia 19 Februari 2026, 17:27
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48






















KOMENTAR