
Bola.net - Klub Serie A, AC Milan sukses memetik kemenangan di giornata ke-11. Melakoni partai bertajuk Derby Berlusconi, Rossonerri menang melawan sang 'junior', Monza.
Menjamu Monza di San Siro, AC Milan menargetkan kemenangan. Pasalnya mereka ingin menempel ketat Napoli yang saat ini jadi pemuncak klasemen Serie A 2022/23.
Anak asuh Stefano Pioli itu berhasil mengamankan tiga poin di laga ini. Mereka menghajar Monza dengan skor telak 4-1.
Ada beberapa hal yang bisa dipetik dari kemenangan AC Milan ini. Apa saja itu? Simak selengkapnya di bawah ini.
Rotasi Cermat Pioli

Aspek pertama yang bisa dipuji dari AC Milan di laga ini adalah rotasi cermat Stefano Pioli.
Sang manajer memutuskan untuk mengistirahatkan sejumlah pemain intinya di laga ini. Nama-nama seperti Olivier Giroud, Rafael Leao, Sandro Tonaldi, Piere Kalulu diistirahatkan sang manajer di laga ini.
Meski menurunkan tim campuran, Rossonerri berhasil menang dengan skor telak 4-1. Jadi kecermatan Pioli dalam melakukan rotasi pemain layak dipuji.
Catatan Langka Tatarusanu

Salah satu fakta menarik di laga ini adalah sang kiper, Ciprian Tatarusanu membuat catatan yang unik.
Sang kiper berhasil membuat assist untuk gol pertama Brahim Diaz di laga ini. Ini merupakan catatan yang langka karena sangat jarang seorang kiper bisa membuat assist bagi timnya.
Squawka mencatat bahwa musim ini baru ada lima kiper yang bisa membuat assist di 5 Liga Top Eropa. Jadi Tatarusanu layak mendapatkan pujian atas catatan ini.
Susah Clean Sheet

Meski berhasil membuat assist, Tatarusanu gagal mencetak clean sheet di laga ini. Gawangnya dibobol oleh Filippo Ranocchia di laga ini.
Bobolnya gawang Tatarusanu ini membuat catatan negatif pertahanan Milan berlanjut. Rossonerri baru meraih satu clean sheet dari 11 pertandingan terakhir mereka.
Memang betul AC Milan produktif dalam mencetak gol, namun ketika menghadapi laga-laga krusial kemampuan untuk membuat clean sheet bakal jadi faktor yang menentukan. Jadi Stefano Pioli punya PR besar untuk membenahi pertahanan timnya.
Jangan Pulangkan Brahim Diaz!

Dari pertandingan melawan Monza ini, AC Milan punya alasan yang kuat untuk tidak memulangkan Brahim Diaz ke Real Madrid.
Sang playmaker sudah tiga musim membela Rossonerri sebagai pemain pinjaman. Di laga ini ia menunjukkan kualitas yang sangat oke, di mana ia berhasil mencetak dua gol cantik ke gawang Monza.
Melihat Diaz yang sudah mulai menyatu dengan skuat Rossonerri dan tren performanya yang semakin meningkat, maka AC Milan harus mengupayakan segala cara agar Diaz bisa dipermanenkan di akhir musim nanti.
Bersabarlah dengan Charles De Keteleaere

Salah satu topik yang jadi pembahasan di kalangan Milanisti adalah performa Charles De Keteleaere.
Sang gelandang serang masuk sebagai pemain pengganti di awal babak kedua. Ia menggantikan Brahim Diaz yang mengalami cedera.
Sang gelandang performanya memang kurang oke di laga ini. Apalagi ia melewatkan sebuah peluang emas di akhir laga.
Milanisti boleh kecewa dengan performanya, namun mereka harus ingat bahwa Keteleaere masih dalam proses adaptasi dengan klub dan liga baru jadi ia butuh waktu sebelum bisa mencapai performa terbaiknya.
Contoh nyata mengapa Milanisti tidak boleh menganggap remeh Keteleaere adalah Rafael Leao. Di musim perdananya ia tampil dengan buruk namun saat ini ia menjadi salah satu pemain terbaik Milan.
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Charles De Ketelaere Kembali Dikritik, Bos AC Milan Pasang Badan
Liga Italia 23 Oktober 2022, 05:45
-
Bos AC Milan Beberkan Kondisi Cedera Brahim Diaz
Liga Italia 23 Oktober 2022, 05:30
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR