
Bola.net - Inter Milan sukses menghajar Crotone dengan skor telak 6-2 dalam laga Serie A 2020/21 giornata 15 yang digelar di Giuseppe Meazza, Minggu (3/1/2021) malam WIB.
Crotone sempat tampil mengejutkan di babak pertama dengan mengimbangi Inter dan mencetak dua gol, masing-masing lewat aksi Niccolo Zanellato dan eksekusi penalti Vladimir Golemic.
Namun, Inter menunjukkan mental juara dengan mencetak enam gol. Tiga gol di antaranya diborong oleh Lautaro Martinez, sedangkan tiga gol lainnya masing-masing lahir lewat bunuh diri Luca Marrone, aksi Romelu Lukaku, dan Achraf Hakimi.
Berkat hasil ini, Inter dengan poin 36 untuk sementara berhak mengkudeta posisi puncak klasemen alias capolista dari tangan sang tetangga, AC Milan. Sementara itu, Crotone makin terpuruk di zona degradasi dengan poin 9.
Beberapa poin penting pun bisa diambil dari kemenangan yang diraih Inter kala menjamu Crotone ini. Berikut ulasan selengkapnya.
Performa Bapuk Vidal
Dalam laga ini, Antonio Conte menurunkan tim dengan formasi 3-5-2 dan mengandalkan trio Arturo Vidal, Marcelo Brozovic, serta Nicolo Barella di lini tengah.
Sial bagi Conte, Vidal menunjukkan performa di bawah standar. Bahkan, gelandang asal Chile itu dianggap menjadi penyebab dua gol yang dicetak tim tamu.
Entah apa yang dipikirkan Vidal ketika melakukan pelanggaran terhadap Arkadiusz Reca di kotak terlarang yang kemudian membuahkan gol kedua Crotone.
Dari statistik versi WhoScored, Vidal mendapat rating terburuk di antara pemain Inter lainnya, yakni 5,7.
Perubahan Strategi Conte
Conte rupanya dengan jeli melihat buruknya penampilan Vidal di babak pertama. Alhasil, Conte pun menarik keluar Vidal saat jeda turun minum untuk digantikan Stefano Sensi.
Terbukti, masuknya Sensi membuat permainan Inter semakin berbahaya. Inter sangat leluasa mendominasi permainan di babak kedua.
Hasilnya, Inter sukses mencetak empat gol tambahan sehingga membuat mereka mengakhiri laga dengan kemenangan 6-2.
Kegemilangan Lautaro Martinez
Faktor utama kemenangan telak Inter atas Crotone adalah tiga gol yang diborong Lautaro Martinez. Sang bomber tampil luar biasa hampir sepanjang 90 menit ia berada di atas lapangan.
Martinez tercatat melepas tujuh tembakan, lima di antaranya tepat sasaran. Catatan ini merupakan yang terbanyak di antara pemain lainnya.
Tak hanya itu, Martinez tercatat juga melepas tiga umpan kunci. WhoScored pun memberi rating sempurna untuk Martinez, yakni 10.
Perlawanan Sengit Crotone
Terlepas dari kekalahan telak yang mereka derita, Crotone layak mendapat acungan jempol, terutama atas performa yang mereka tunjukkan sepanjang babak pertama.
Memang, Crotone tampil begitu berani di paruh pertama, seakan tak mempedulikan status mereka sebagai tim yang tengah terseok-seok di papan bawah.
Pasukan Giovanni Stroppa pun beberapa kali menebar ancaman ke pertahanan Inter, dua di antaranya berbuah gol.
Misi Selanjutnya: Konsisten
Kemenangan atas Crotone ini melejitkan Inter ke posisi puncak menggeser Milan yang baru akan bermain pada Senin (4/1/2021) dini hari WIB.
Setelah kesuksesan ini, target Inter selanjutnya tentu saja harus mempertahankan tren, alias menjaga konsistensi mereka.
Inter pun memiliki peluang besar untuk meraih Scudetto musim ini mengingat mereka sudah tak lagi bermain di kompetisi Eropa usai menjadi juru kunci di babak penyisihan grup Liga Champions.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Main Bapuk, Arturo Vidal Langsung Kena Damprat Antonio Conte
Liga Italia 3 Januari 2021, 23:55
-
Permintaan Antonio Conte ke Inter Milan: Beli Gelandang Bertipe Franck Kessie
Liga Italia 30 Desember 2020, 14:15
-
Inter Milan Pastikan Christian Eriksen Dijual, Tanggapan Antonio Conte?
Liga Italia 24 Desember 2020, 06:44
-
Pengakuan Conte: AC Milan Sedang Sangat Bagus, Selamat Pioli!
Liga Italia 23 Desember 2020, 04:00
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR