
Bola.net - Kemenangan telak baru saja diraih Juventus pada pekan ke-21 Liga Italia 2022/2023. Salernitana dihajar 0-3 oleh Juventus di Stadio Arechi, Rabu (8/2/2023) WIB.
Tidak ada yang begitu heran saat Juventus menang. Namun yang membuat heran adalah tiga gol yang berhasil dilesakkan, sesuatu yang tidak biasa.
Walaupun menang cukup telak, masalah Juventus sepanjang pertandingan masih sangat banyak. Jadi Juventus tidak bisa dipuji begitu saja.
Apalagi saat ini Juventus masih terseok di papan tengah klasemen sementara. Bianconeri berada di peringkat ke-10 dengan 26 poin.
Lantas, pelajaran apa lagi yang bisa dipetik dari kemenangan Juventus? Simak ulasan selengkapnya di bawah, ya Bolaneters~
Bertahan yang Berantakan
Dua hal menonjol dari kemenangan Juventus ini adalah, cara bertahan mereka yang berantakan. Antara agresif merebut bola atau tetap berada di belakang yang tidak jelas.
Buktinya, Juventus harus rela kalah penguasaan bola dari Salernitana. Perbedaannya tak mencolok, tetapi Juventus hanya bisa menguasai 47 persen.
Di saat Juventus tak bisa mengimbangi penguasaan bola tim tuan rumah, Juventus juga tidak kuasa membendung serangan lawan. Total ada 10 tembakan yang bisa diciptakan Salernitana.
Penyelesaian Akhir
Juventus bisa dibilang sangat baik dalam hal menyerang di laga ini. Meski tak menguasai banyak penguasaan bola, Juventus mampu menciptakan 17 tembakan.
Sebelas di antaranya tercipta di dalam kotak penalti. Catatan statistik juga memperlihatkan bahwa total big chances Juventus mencapai empat kali.
Hanya saja, Juventus seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol dari peluang-peluang itu. Seandainya ini laga besar, Juventus jelas akan kehilangan banyak momentum untuk mencetak gol dan memenangkan pertandingan.
Konsistensi
Konsistensi juga sangat diperlukan untuk bisa terus memperbaiki posisi di klasemen. Juventus tidak bisa hanya menang sekali dengan skor telak, tetapi kesulitan menang dalam laga-laga berikutnya.
Sebab, konsistensi jadi sesuatu yang sulit dipertahankan Juventus, selain delapan kemenangan beruntun dengan skor 1-0 beberapa waktu lalu.
Selepas menang beruntun, Juventus langsung tumbang 1-5 dari Napoli. Tidak hanya itu, Juventus sempat ditahan imbang 3-3 oleh Atalanta dan dibekuk 0-2 oleh Monza.
Jangan Bergantung dengan Vlahovic
Vlahovic di laga ini tampil menawan. Dua gol dan satu assistnya berkontribusi penuh pada kemenangan Juventus.
Hanya saja, Juventus harus mengerti bahwa bergantung sepenuhnya pada Vlahovic akan merugikan balik. Juventus harus menemukan pendulang gol lain yang bisa diandalkan di setiap pertandingannya.
Hal yang sama pernah dilakukan ketika Juventus bergantung pada Angel di Maria, lalu akhirnya kesulitan mengembangkan permainan ketika sang pemain absen selama beberapa laga.
Cegah Terjerembab di Zona Degradasi
Kemenangan yang diraih Juventus ini terbilang sangat penting. Sebab, Juventus akhirnya naik ke posisi sepuluh klasemen sementara.
Seandainya Juventus kembali menelan kekalahan, Salernitana bisa mengangkangi posisi Juventus di klasemen.
Juventus juga bisa terjerembab ke posisi yang sangat dekat dengan zona degradasi. Ancaman itu belum akan berhenti selama Juventus masih berkutat di papan tengah.
Klasemen Serie A 2022/2023
Coba Baca yang Ini Juga!
- Jadwal Lengkap Serie A 2022/2023
- Juventus Bekuk Salernitana, Allegri Lagi Marah Ya, Kok Bisa Cetak Lebih dari Satu Gol?
- Hasil Lengkap, Klasemen, dan Top Skor Liga Italia 2022/2023
- Man of the Match Salernitana vs Juventus: Dusan Vlahovic
- Hasil Salernitana vs Juventus: Skor 0-3
- Dua Nama yang Kemungkinan Bisa Gantikan Stefano Pioli
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Seriusi Transfer Dusan Vlahovic
Liga Inggris 8 Februari 2023, 21:53
-
Juventus Bantah Bakal Putus kontrak Paul Pogba
Liga Inggris 8 Februari 2023, 17:29
-
Dusan Vlahovic 2 Gol dan 1 Assist, Juventus 3 Poin
Liga Italia 8 Februari 2023, 09:29
-
Akhirnya, Dusan Vlahovic Cetak Gol Lagi Setelah 115 Hari Puasa
Liga Italia 8 Februari 2023, 08:47
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR