
Bola.net - Kabar yang kurang menyenangkan datang dari salah satu peserta Serie A, Juventus. Sang pelatih, Maurizio Sarri, dipastikan absen dalam dua laga pertama kontra Parma dan Napoli karena mengidap penyakit pneumonia.
Dilansir dari Alodokter.com, pneumonia adalah salah satu jenis penyakit yang mengganggu fungsi paru-paru. Pneumonia menyembabkan penyumbatan pada saluran dalam paru-paru akibat dipenuhi cairan ataupun nanah.
Penderita penyakit ini akan mengalami sesak napas, batuk berdahak, sampai menggigil. Umumnya, penderitanya merupakan anak berusia balita dan individu yang telah berumur lebih dari 65 tahun. Tidak jarang penyakit ini berasal dari kebiasaan merokok.
Dan seperti yang diketahui, Sarri adalah seorang perokok aktif. Mantan pelatih Chelsea tersebut pernah mengungkapkan sendiri bahwa dirinya sering mengisap sampai 60 batang perharinya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Mengidap Pneumonia Sejak Pekan Lalu
Pada hari Selasa (20/8/2019) kemarin, Juventus mengkonfirmasi bahwa Sarri harus rehat untuk sementara karena mengidap penyakit tersebut. Awalnya, ia diketahui hanya mengalami flu yang berkelanjutan. Flu itu sudah Sarri rasakan sejak pekan lalu.
Akibatnya, Sarri harus absen dalam sesi latihan di Continassa untuk menjalani pemulihan berbentuk terapi intensif. Semuanya dilakukan agar pria berumur 60 tahun tersebut bisa memimpin Cristiano Ronaldo dkk dalam laga perdana Serie A kontra Parma nanti.
Sayangnya, usaha tersebut tidak memberikan hasil seperti yang diharapkan. Sarri dipastikan absen dari pinggir lapangan saat Juventus bertandang ke markas Parma pada hari Sabtu (24/8/2019) mendatang serta melawan Napoli sepekan setelahnya.
Absen di Dua Laga Perdana
Pengumuman tersebut muncul di situs resmi Juventus hari Kamis (22/8/2019). Juventus mengkonfirmasi bahwa Sarri harus absen agar bisa meneruskan proses pemulihan yang belum tuntas. Namun, ada perkembangan positif dalam penyembuhannya.
"Maurizio Sarri menjalani pemeriksaan lebih lanjut pada hari ini, yang menunjukkan perkembangan bagus," demikian bunyi pernyataan klub melalui situs resminya.
"Untuk menyelesaikan pemulihan dari pneumonia yang dideritanya beberapa hari terakhir, sang pelatih takkan duduk di bangku cadangan dalam dua laga pertama Serie A kontra Parma dan Napoli," tutup pernyataan tersebut.
Dengan demikian, jika proses pemulihan berjalan lancar, Sarri baru bisa mendampingi Juventus dalam laga pekan ketiga Serie A melawan salah satu rivalnya, Fiorentina. Pertandingan tersebut baru akan digelar pada tanggal 15 September nanti.
(Juventus.com)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akibat Pneumonia, Sarri Dipastikan Absen di Dua Laga Perdana Juventus
Liga Italia 22 Agustus 2019, 23:41
-
Calon Bintang Juventus 2019/20: Cristiano Ronaldo Si Raja Juara dan Matthijs De Ligt
Liga Italia 22 Agustus 2019, 23:00
-
Juventus Diprediksi Masih Akan Merajai Serie A
Liga Italia 22 Agustus 2019, 20:40
-
Cristiano Ronaldo Diprediksi akan Menggila di Juventus
Liga Italia 22 Agustus 2019, 20:20
-
Jurgen Klopp: Philippe Coutinho Mirip Alessandro Del Piero
Liga Inggris 22 Agustus 2019, 19:40
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Guido Rodriguez
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 04:33
-
Man of the Match Real Madrid vs Athletic Bilbao: Thiago Pitarch
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 04:31
-
Man of the Match Bologna vs Inter Milan: Federico Bernardeschi
Liga Italia 24 Mei 2026, 01:44
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Bruno Fernandes jadi Pemain Terbaik Premier League 2025/2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 22:43
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR