Seperti yang diketahui, Parma telah dinyatakan bangkrut. Terdegradasi dari Serie A musim lalu, bukan turun ke Serie B tapi terjun bebas ke Serie D.
Tim yang pernah jaya era 90-an ini pun terlilit utang sehingga tak mampu membayar gaji pemain bulan-bulan terakhir ini. Meski demikian, Albertini percaya ini semua bukan sebuah akhir.
"Bagaimanapun, saya masih percaya bahwa Parma akan mampu menyembuhkan lukanya, menyingsingkan lengan, dan memulai kembali," kata Albertini pada Andkronos.
"Tiga bulan terakhir kami telah bekerja keras dan memberikan yang terbaik. Kami berhasil mengamankan anggaran sementara, melunasi utang, turun dari € 80 juta menjadi € 22 juta." jelas Albertini.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liga Italia 23 Juni 2015, 23:44

-
Agen: Peluang Transfer Martinez ke Milan Masih Terbuka
Liga Italia 23 Juni 2015, 22:56
-
Pirlo Dinanti Gaji Tinggi di New York City
Liga Italia 23 Juni 2015, 21:37
-
Fiorentina Berjuang Yakinkan Salah Agar Bertahan
Liga Italia 23 Juni 2015, 19:56
-
Tawaran Kedua Napoli Untuk Darmian
Liga Italia 23 Juni 2015, 19:21
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bournemouth vs Tottenham 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:23
-
Visi Darren Fletcher untuk Manchester United: Kembalikan DNA Setan Merah!
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:50
-
Dipercaya Jadi Caretaker MU, Darren Fletcher: Ini Beneran Kan?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:27
-
Burnley vs MU: Kobbie Mainoo Bisa Comeback?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:16
-
Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer Semakin Dekat untuk Balikan
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:02
-
BRI Super League: Ze Valente Mencapai Tonggak Penting 100 Laga
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 09:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40





















KOMENTAR