Bola.net - - Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, mengaku bahwa dirinya bukan sosok yang fanatik dengan analisis statistik dan angka. Baginya, permainan seperti itu membuat sepakbola seperti bermain PlayStation.
Nama Allegri mencuat setelah dia pindah dari Cagliari untuk bergabung dengan AC Milan pada tahun 2010. Di musim pertama bersama Milan, Allegri langsung memberi gelar scudetto untuk Milan. Ia kemudian pindah ke Juve di tahun 2014.
Selama di Juve, dia tidak pernah absen meraih gelar scudetto setiap musim dan menjejakkan kaki di dua laga final Liga Champions.
"Saya bukan pelatih yang fokus pada taktik atau analisis karena diri saya lebih tentang naluri. Menurut saya, seorang pelatih, mendasarkan keputusan yang dia ambil pada sebuah sensasi dan pada presepsi," ucap Allegri.
"Jika tidak begitu, Anda cukup dengan duduk di depan komputer dan sepakbola tak ubahnya seperti PlayStation. Dan, itu bukan saya," tegasnya.
Menurut pelatih berusia 50 tahun ini, ada banyak variabel yang menentukan hasil sebuah pertandingan dan tidak mungkin semua terjadi dalam satu laga. Karena itu, Allegri mempercayai jika tidak ada satupun yang sempurna dan tidak bisa dikalahkan.
Sementara, soal kans dia hengkang dari Juve, Allegri mengaku sangat terbuka untuk melatih klub luar Italia. "Tentu saja saya akan pergi ke luar negeri dan karir saya di Italia, sudah selesai," tandas pelatih incaran Chelsea dan PSG tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Allegri: Sepakbola Saya Bukan Seperti di PlayStation
Liga Italia 3 April 2018, 22:09
-
Juventus vs Real Madrid, Sesumbar Buffon
Liga Champions 3 April 2018, 15:48
-
Pilih Isco atau Bale, Allegri?
Liga Champions 3 April 2018, 15:45
-
Hadapi Madrid, Allegri Andalkan Dybala
Liga Champions 3 April 2018, 15:30
-
Mijatovic: Higuain Tak Kenal Rasa Takut
Liga Champions 3 April 2018, 15:23
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR