"Jika kita melakukan 100 penyelamatan dan membuat satu kesalahan, dalam satu minggu kesalahan tersebut akan terus dibahas. Itu bisa membuat kita menjadi gila," keluh Buffon.
Kondisi tersebut, sambung Buffon, berbeda dengan situasi yang terjadi di negara lain. Ia merasa kiper di luar Italia masih mendapatkan banyak toleransi kendati melakukan kesalahan. Mereka tidak akan mendapat sorotan setajam di Italia.
"Berbeda dengan di luar negeri, anda tetap bisa berkembang dengan tenang meskipun melakukan kesalahan. Beda dengan jika kami melakukan kesalahan, kita bisa kacau. Kita yang bertahan di level atas harus kuat secara psikologis," tambahnya kiper 38 tahun ini. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemenang Scudetto Ditentukan di Bulan April
Liga Italia 31 Maret 2016, 23:01
-
Buffon: Italia Kejam Bagi Kiper
Liga Italia 31 Maret 2016, 19:44
-
Gigi Buffon Pensiun Saat Berusia 40 Tahun
Liga Italia 31 Maret 2016, 18:19
-
Agen: Mkhitaryan Bersedia Gabung Juventus
Liga Italia 31 Maret 2016, 17:35
-
Buffon: Juventus Pilihan Hidup
Liga Italia 31 Maret 2016, 17:25
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR