
Bola.net - Gian Piero Gasperini tak bisa menyembunyikan kegembiraannya. Kemenangan 2-0 AS Roma atas Cagliari bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan panggung pembuktian bagi rekrutan anyarnya, Donyell Malen.
Striker asal Belanda itu langsung tancap gas dengan mencetak dua gol, masing-masing di babak pertama dan kedua.
Kontribusi vital ini sukses membawa Giallorossi menyamai perolehan poin Juventus di peringkat keempat klasemen Liga Italia, memanfaatkan hasil imbang sang rival kontra Lazio sehari sebelumnya.
Namun, yang menarik perhatian bukan hanya golnya, melainkan pujian spesifik yang dilontarkan sang allenatore. Gasperini melihat ada jejak legenda besar dalam gaya main Malen.
Bukan Marco van Basten seperti yang sempat disinggung media, melainkan sosok ikonik Italia: Gianluca Vialli.
Karakter dan Mentalitas Pemenang
Kemenangan ini menjadi respon sempurna Roma setelah sebelumnya takluk dari Udinese. Menghadapi Cagliari yang datang dengan modal tiga kemenangan beruntun, Roma tampil dominan dan hanya mengizinkan lawan melepas satu tembakan tepat sasaran.
"Tidak diragukan lagi itu adalah penampilan yang sangat bagus, babak pertama khususnya dimainkan dengan tempo yang kuat," ujar Gasperini kepada Sky Sport Italia pasca-laga.
Sang pelatih memuji mentalitas anak asuhnya yang mampu bangkit dari tekanan.
"Kami baru saja kalah dari Udinese, tetapi tim menunjukkan kekuatan karakter yang hebat untuk bereaksi terhadap kesulitan tersebut, dan juga memainkan sepak bola yang sangat bagus," tambahnya.
Meski demikian, perfeksionisme Gasperini tetap terlihat. Ia sedikit menyayangkan timnya tidak mencetak lebih banyak gol untuk membunuh laga lebih awal.
"Sangat disayangkan kami tidak mencetak lebih banyak gol, karena itu membuat permainan agak terbuka, tapi itu bagus," imbuhnya.
Jejak Vialli dalam Diri Malen
Donyell Malen tampaknya menjadi kepingan puzzle yang selama ini hilang di lini depan Roma. Sebelumnya, Gasperini sempat mengkritik pergerakan Artem Dovbyk dan Evan Ferguson, namun Malen langsung "nyetel" dengan skema yang diinginkan.
"Saya yakin dia akan mencetak banyak gol musim ini, jadi kami harus tahu bagaimana memberinya layanan yang tepat untuk karakteristiknya," kata Gasperini penuh keyakinan.
Variasi serangan Roma kini dinilai lebih mematikan dan sulit ditebak lawan.
"Kami punya kualitas dalam serangan yang sulit dibendung sekarang, karena dia memiliki repertoar yang luas," lanjutnya sambil tersenyum.
Dalam wawancara terpisah, Malen sempat tersipu malu saat ditanya apakah ia ingin mengikuti jejak legenda Belanda, Marco van Basten. Namun, Gasperini punya pandangan lain yang lebih teknis.
"Van Basten secara fisik juga sangat berbeda, tetapi saya melihat lebih banyak kemiripan dengan Vialli, dalam kekuatannya, gerakan untuk melepaskan diri dari penjagaan, lari diagonal menyerang ruang, ada sesuatu dalam cetakan Vialli," tegas Gasperini menganalisis.
Debut Zaragoza dan Peta Persaingan
Laga ini juga menjadi debut bagi rekrutan Januari lainnya, Bryan Zaragoza. Pemain sayap ini terlihat jauh lebih menjanjikan saat membantu serangan ketimbang saat bertahan.
Dengan ditutupnya bursa transfer, Gasperini kini fokus menatap persaingan ketat di papan atas. Ia menilai Inter Milan mungkin sudah melesat jauh, namun persaingan zona Liga Champions masih sangat terbuka.
"Kami selalu berusaha untuk memenuhi standar rival kami. Kami telah mengejar Juventus, sementara Napoli dan Milan ada di sana, Inter sudah pergi sekarang saya pikir, Atalanta dan Como tidak jauh di belakang kami," paparnya membedah klasemen.
Kehadiran Malen dan kembalinya pemain cedera diharapkan menjadi kunci konsistensi di sisa musim.
"Kedatangan Malen tentu memberi kami lebih banyak lagi. Sekarang kami berharap mendapatkan beberapa pemain kembali dari cedera, tetapi tidak dapat disangkal Anda membutuhkan serangkaian penyerang yang produktif dan efisien, jika tidak, Anda tidak akan mencapai target bergengsi," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Belum Menyerah! AS Roma Kejar Lagi Bintang MU ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 10 Februari 2026, 11:37
-
Bukan Van Basten, Gasperini Sebut Donyell Malen Mirip Legenda Italia Ini
Liga Italia 10 Februari 2026, 09:15
-
Tersipu Malu Disamakan dengan Van Basten, Donyell Malen: Dia Pemain Spesial!
Liga Italia 10 Februari 2026, 09:08
-
Live Streaming Roma vs Cagliari - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 9 Februari 2026, 19:45
LATEST UPDATE
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR