
Bola.net - Donyell Malen menjalani awal karier yang nyaris sempurna di ibu kota Italia. Tiga gol sukses ia sarangkan hanya dalam empat penampilan perdananya berseragam AS Roma di pentas Serie A.
Terbaru, dua golnya ke gawang Cagliari menjadi penentu kemenangan krusial Giallorossi di Stadio Olimpico.
Performa impresif ini tak pelak memancing perbandingan dengan legenda besar Belanda yang pernah merajai sepak bola Italia, Marco van Basten. Namun, saat nama besar itu disandingkan dengannya, reaksi Malen justru tak terduga.
Wajah penyerang pinjaman dari Aston Villa ini bersemu merah. Ia buru-buru menampik komparasi tersebut dengan penuh kerendahan hati.
Bagi Malen, perjalanan kariernya di Italia baru saja dimulai, dan kemenangan tim jauh lebih penting daripada pujian individu setinggi langit.
Awal Sempurna di Olimpico
Malam itu di Olimpico memang menjadi panggung milik Malen. Sebelumnya, ia sudah mencetak gol debut saat melawan Torino pada 18 Januari, namun laga kontra Cagliari adalah kali pertama ia mencetak brace di hadapan pendukung sendiri.
Gol pertamanya lahir dari skill tingkat tinggi. Dari sudut sempit, ia melepaskan bola cungkil halus yang mengecoh kiper Elia Caprile.
Sementara gol kedua menunjukkan insting membunuhnya sebagai striker, meluncur di antara bek lawan untuk menyambut umpan tarik Zeki Celik.
Kemenangan ini sangat vital mengingat Cagliari datang dengan modal tiga kemenangan beruntun. Poin penuh ini juga sukses membawa Roma menyamai perolehan poin Juventus di peringkat keempat, setelah Si Nyonya Tua tertahan imbang Lazio 2-2 sehari sebelumnya.
Reaksi Rendah Hati Malen
Usai laga, Malen dinobatkan sebagai Man of the Match oleh Lega Serie A. Dalam wawancara pasca-pertandingan, pertanyaan soal jejak Marco van Basten pun terlontar.
"Van Basten adalah pemain yang sangat spesial, bukan (saya)!" jawab Malen tersipu malu kepada Sky Sport Italia, menolak disamakan dengan sang legenda AC Milan.
Ia lebih memilih menyoroti kerja keras kolektif timnya yang tampil solid sepanjang laga.
"Saya sangat senang, kemenangan yang bagus, saya senang dengan gol-golnya, assist yang bagus, semua orang bermain dengan baik, jadi ini hari yang baik," tambahnya dengan senyum lebar.
Penampilan gemilang ini tentu membuat manajemen Roma tersenyum lebar. Malen didatangkan dengan biaya peminjaman €2 juta, disertai opsi pembelian €25 juta.
Klausul tersebut bahkan bisa berubah menjadi kewajiban membeli permanen jika Roma berhasil lolos ke kompetisi Eropa akhir musim ini.
Koneksi Erat dengan Pisilli
Tak hanya tajam di depan gawang, Malen juga menunjukkan chemistry yang kuat dengan rekan setimnya. Saat berdiri berdampingan dengan produk akademi Roma, Niccolò Pisilli, Malen tak segan melontarkan pujian.
"Dia luar biasa, saya selalu berbicara dengannya saat latihan, kami membutuhkan pemain dengan energi seperti dia, dan dia membawa itu ke dalam tim," ujar Malen mengapresiasi sang gelandang muda.
Pisilli sendiri merasa kemenangan ini adalah buah dari intensitas tinggi yang diterapkan tim sepanjang laga untuk mengejar target empat besar.
"Itu adalah penampilan yang bagus, saya mencoba memberikan kontribusi saya, kami bermain dengan intensitas tinggi, dan terkadang menampilkan sepak bola berkualitas," kata Pisilli menimpali.
Bagi gelandang muda tersebut, tuntutan sepak bola modern sudah sangat jelas.
"Pemain sepak bola modern harus mampu melakukan segalanya, terutama di lini tengah," pungkas Pisilli menutup sesi wawancara.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Belum Menyerah! AS Roma Kejar Lagi Bintang MU ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 10 Februari 2026, 11:37
-
Bukan Van Basten, Gasperini Sebut Donyell Malen Mirip Legenda Italia Ini
Liga Italia 10 Februari 2026, 09:15
-
Tersipu Malu Disamakan dengan Van Basten, Donyell Malen: Dia Pemain Spesial!
Liga Italia 10 Februari 2026, 09:08
-
Live Streaming Roma vs Cagliari - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 9 Februari 2026, 19:45
LATEST UPDATE
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR