
Bola.net - Operator Serie A akhirnya membuat keputusan terkait aksi rasisme yang menimpa Romelu Lukaku. Operator Liga Italia itu memutuskan tidak menjatuhkan hukuman atas Cagliari karena insiden memalukan tersebut.
Pada giornata kedua Serie A kemarin, Lukaku mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan. Pendukung tuan rumah menirukan suara monyet ketika ia hendak menendang penalti.
Aksi rasisme itu menyita perhatian penggiat sepakbola Eropa. Banyak yang mengutuk aksi rasisme itu, terutama karena para supporter Cagliari kerap melakukan aksi yang sama di masa lampau.
Setelah melakukan investigasi, pihak Serie A memutuskan tidak menghukum Cagliari. Mereka menyebut bahwa chant rasis itu sangat sulit dibuktikan.
Baca pernyataan resmi Serie A di bawah ini.
Pernyataan Resmi
Berikut adalah keterangan resmi dari Serie A terkait insiden rasisme Lukaku.
"Kepolisian Cagliari telah mengidentifikasikan bahwa sebelum tendangan penalti, hanya pada momen itu, di bagian 'Curva Nord' yang biasanya diiisi oleh pendukung tuan rumah ada gangguan untuk Lukaku."
"Dari posisi itu terdengar chants, teriakan dan siulan kepada Lukaku yang tengah mempersiapkan diri untuk mengambil tendangan penalti."
Sulit Dibuktikan
Serie A memutuskan tidak menghukum Cagliari karena sulit untuk dibuktikan bahwa pada saat itu benar-benar ada chant rasis untuk Lukaku.
"Dari bagian sebelah kiri yang menghadap gawang, ada sejumlah chants yang dibuat individu tertentu, namun chant yang mereka keluarkan tidak diperhatikan oleh para staff atau kolaborator Jaksa Federal sebagai chant diskriminasi, karena suara itu tertutup siulan dan teriakan yang kami sebutkan sebelumnya."
"Asumsi mengenai aksi rasisme itu tidak bisa dibuktikan, baik dalam sisi ukuran maupun persepsi yang nyata." tutup pernyataan resmi tersebut.
Dapat Denda
Cagliari sendiri tetap dijatuhi hukuman sebesar 5000 Euro oleh Serie A.
Namun denda itu sebagai denda para supporter melemparkan botol ke lapangan dan bukan karena aksi rasisme.
(Goal International)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Derby Della Madonnina, Boban Kenang Memori Milan Gilas Inter 6-0
Liga Italia 18 September 2019, 23:26
-
Conte dan Simeone Punya Banyak Kesamaan di Mata Diego Godin
Liga Italia 18 September 2019, 22:30
-
Terungkap, AC Milan Sempat Coba Daratkan Hirving Lozano
Liga Italia 18 September 2019, 19:00
-
Cagliari Lolos dari Hukuman untuk Kasus Chant Rasis Romelu Lukaku
Liga Italia 18 September 2019, 18:20
-
Bonucci: Masa Depan Pertahanan Juventus Cerah!
Liga Italia 18 September 2019, 17:20
LATEST UPDATE
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
-
Tempat Menonton Sporting CP vs Arsenal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:02
-
Tempat Menonton Madrid vs Bayern: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:01
-
Bagaimana Update Naturalisasi Luke Vickery untuk Bela Timnas Indonesia?
Tim Nasional 7 April 2026, 21:25
-
Real Madrid Unggul Telak atas Bayern Munchen Secara Sejarah
Liga Champions 7 April 2026, 20:38
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32

























KOMENTAR