Bola.net - Antonio Conte menegaskan bahwa dia tidak melakukan kesalahan apa pun terkait dugaan keterlibatan dirinya dalam kasus pengaturan skor.
Conte, bersama sejumlah pemain Italia seperti Stefano Mauri, Omar Milanetto dan Domenico Criscito, masuk dalam daftar investigasi polisi sebagai buntut dari tuduhan yang dilayangkan oleh Filippo Carobbio. Semua itu akibat adanya dugaan pengaturan skor sepanjang dua musim lalu, di mana kebanyakan kasus terjadi di Serie B, kala Conte masih melatih Siena.
Akan tetapi, Conte menyatakan dirinya tidak bersalah, dan Juventus pun mendukung penuh sang allenatore.
"Saya selalu menjunjung tinggi kejujuran, integritas, loyalitas dan kebenaran, baik sebagai pemain maupun pelatih," papar Conte.
"Anda bisa bertanya kepada mantan rekan-rekan setim saya, para pemain saya, bahkan lawan-lawan mereka, untuk mengetahui siapa Antonio Conte sebenarnya."
"Saya memang selalu menargetkan kemenangan. Demi integritas, saya rela diserang dengan tongkat dan pemukul, di depan istri serta putri saya yang berusia dua tahun. Bagi mereka yang tidak tahu, inilah Antonio Conte."
"Di Siena, kami menjalani kompetisi secara luar biasa dan dengan upaya yang sangat keras. Itu adalah musim yang fantastis. Tidak ada apa pun atau siapa pun yang bisa merusaknya."
"Hari ini, saya dituduh terlibat dalam sebuah konspirasi kejahatan dan rumah saya digeledah, bahkan saat saya sedang tidak berada di sana."
"Saya sudah membaca surat dakwaannya. Tapi, kenapa saya tidak dipanggil untuk menemui pihak berwajib Cremona sebelum rumah saya digeledah dan ditetapkan jadi tersangka?"
"Saya akan menikmati liburan yang hebat," pungkas Conte.
Juventus sendiri, lewat Presiden Andrea Agnelli telah menegaskan bahwa Conte tidak akan terancam hukuman apa pun. [initial]
LIGA ITALIA - Rumah Conte Digeledah Polisi (foti/gia)
Conte, bersama sejumlah pemain Italia seperti Stefano Mauri, Omar Milanetto dan Domenico Criscito, masuk dalam daftar investigasi polisi sebagai buntut dari tuduhan yang dilayangkan oleh Filippo Carobbio. Semua itu akibat adanya dugaan pengaturan skor sepanjang dua musim lalu, di mana kebanyakan kasus terjadi di Serie B, kala Conte masih melatih Siena.
Akan tetapi, Conte menyatakan dirinya tidak bersalah, dan Juventus pun mendukung penuh sang allenatore.
"Saya selalu menjunjung tinggi kejujuran, integritas, loyalitas dan kebenaran, baik sebagai pemain maupun pelatih," papar Conte.
"Anda bisa bertanya kepada mantan rekan-rekan setim saya, para pemain saya, bahkan lawan-lawan mereka, untuk mengetahui siapa Antonio Conte sebenarnya."
"Saya memang selalu menargetkan kemenangan. Demi integritas, saya rela diserang dengan tongkat dan pemukul, di depan istri serta putri saya yang berusia dua tahun. Bagi mereka yang tidak tahu, inilah Antonio Conte."
"Di Siena, kami menjalani kompetisi secara luar biasa dan dengan upaya yang sangat keras. Itu adalah musim yang fantastis. Tidak ada apa pun atau siapa pun yang bisa merusaknya."
"Hari ini, saya dituduh terlibat dalam sebuah konspirasi kejahatan dan rumah saya digeledah, bahkan saat saya sedang tidak berada di sana."
"Saya sudah membaca surat dakwaannya. Tapi, kenapa saya tidak dipanggil untuk menemui pihak berwajib Cremona sebelum rumah saya digeledah dan ditetapkan jadi tersangka?"
"Saya akan menikmati liburan yang hebat," pungkas Conte.
Juventus sendiri, lewat Presiden Andrea Agnelli telah menegaskan bahwa Conte tidak akan terancam hukuman apa pun. [initial]
LIGA ITALIA - Rumah Conte Digeledah Polisi (foti/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juve Dan Liverpool Peringati Tragedi Heysel
Liga Champions 29 Mei 2012, 18:00
-
Juventus Tawar Cavani 50 Juta Euro
Liga Italia 29 Mei 2012, 14:03
-
Liga Italia 29 Mei 2012, 07:30

-
Alasan Del Piero Tak Boleh Pensiunkan Nomor 10 Juve
Liga Italia 28 Mei 2012, 17:09
-
Juventus Incar Maxi Lopez Untuk Perkuat Skuad
Liga Italia 28 Mei 2012, 16:45
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR