
Bola.net - Kemenangan besar Inter atas Pisa tidak sepenuhnya mencerminkan betapa sulitnya laga tersebut pada awal pertandingan. Nerazzurri sempat tertinggal dua gol sebelum akhirnya bangkit dan menutup laga dengan skor telak 6-2.
Federico Dimarco menjadi figur sentral dalam perubahan alur pertandingan itu. Masuk sebagai pemain pengganti di babak pertama, bek kiri Italia tersebut langsung memberi dampak signifikan.
Usai laga, Dimarco membuka cerita di balik comeback Inter, mulai dari pendekatan tim saat tertinggal hingga perjalanan pribadinya dalam membangun kembali performa musim ini.
Masuk Lebih Awal, Fokus Inter Hanya Satu
Dimarco diturunkan setelah laga berjalan 34 menit, ketika Inter berada dalam situasi genting. Saat itu, tuan rumah tertinggal dua gol dan membutuhkan respons cepat.
Bek kiri tersebut menegaskan bahwa fokus tim tidak bercabang ke hal lain. Prioritas Inter saat ia masuk ke lapangan hanyalah membalikkan keadaan dan memenangkan pertandingan.
“Ketika saya masuk, satu-satunya hal yang ada di pikiran kami adalah memenangkan pertandingan, tidak ada yang lain. Kami tidak memulai laga dengan baik,” kata Federico Dimarco kepada DAZN.
Target Sederhana yang Mengubah Arah Laga
Dalam kondisi tertinggal, Inter tidak memasang target muluk. Menurut Dimarco, rencana awal tim sangat sederhana dan realistis.
Tujuannya adalah mencetak setidaknya satu gol sebelum turun minum agar babak kedua bisa dimainkan dengan situasi berbeda. Pendekatan ini menjadi fondasi kebangkitan Nerazzurri.
“Ide kami adalah mencetak setidaknya satu gol di babak pertama, lalu babak kedua akan berjalan panjang. Ternyata kami mencetak tiga gol dan bermain dengan baik."
"Ini bisa terjadi ketika Anda memainkan banyak pertandingan; terkadang pendekatan awal bisa keliru, tapi yang penting adalah membalikkan situasi,” ujarnya.
Refleksi Pribadi dan Konsistensi Musim Ini
Penampilan gemilang melawan Pisa tidak datang begitu saja bagi Dimarco. Ia mengungkapkan bahwa dirinya sempat mengambil jarak dari lingkungan pertemanan demi fokus memperbaiki diri.
Setelah periode sulit musim lalu, Dimarco memilih untuk memulai ulang dengan pendekatan yang lebih introspektif. Waktu refleksi tersebut ia gunakan untuk mengevaluasi diri, baik sebagai pemain maupun secara personal.
“Saya selalu bekerja keras dalam latihan. Setelah periode buruk musim lalu, saya ingin memulai dari nol. Saya menghabiskan satu bulan di mana saya menghilang dari teman-teman karena butuh waktu untuk berpikir,” ucapnya.
“Saya mencoba memulai lagi sekuat mungkin dan berhasil melakukannya. Saya mengisolasi diri untuk memikirkan di mana saya bisa berkembang, bukan hanya di lapangan, tetapi juga secara pribadi. Saya senang.”
Kemenangan atas Pisa memperkokoh posisi Inter di puncak klasemen Serie A. Tim asuhan Cristian Chivu kini unggul enam poin dari Milan di peringkat kedua.
Klasemen Liga Italia 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dari Bangku Cadangan ke Man of the Match, Dimarco Buka Rahasia Kebangkitan Inter
Liga Italia 24 Januari 2026, 08:21
-
Hasil Inter vs Pisa: Sempat Tertinggal Dua Gol, Nerazzurri Hancurkan Lawan 6-2
Liga Italia 24 Januari 2026, 07:56
-
Peringatan Capello: 2 Laga Ini Bisa Tentukan Nasib Scudetto Milan
Liga Italia 24 Januari 2026, 03:47
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


















KOMENTAR