
Bola.net - Matthijs de Ligt memutuskan pindah ke Juventus pada musim panas 2019 lalu. La Vecchia Signora harus mengeluarkan 75 juta euro untuk memboyong De Ligt dari Ajax Amsterdam.
Namun Matthijs de Ligt gagal menunjukkan taringnya di Italia. Football Italia pernah melaporkan de Ligt sedang dalam proses adaptasi dengan iklim sepak bola Negeri Pizza itu.
Namun per Januari 2020, de Ligt sudah enam bulan di Italia. Tak ada alasan lagi bagi Matthijs de Ligt untuk menggunakan dalih 'sedang beradaptasi'. Kali terakhir Maurizio Sarri menurunkan de Ligt yakni dalam laga Juventus kontra Napoli pada Senin (27/1/2020).
Penampilan De Ligt jadi sorotan dalam laga itu. Bek asal Belanda itu gagal menjaga lini belakang Nyonya Tua. Buktinya, mereka harus kebobolan dua gol.
Cristiano Ronaldo berhasil menipiskan ketertinggalan dengan gol pada menit ke-90. Namun laga tersebut tetap berakhir dengan kemenangan Napoli 2-1.
Kekalahan Juventus dari Napoli itu juga membuktikan Matthijs de Ligt salah pilih klub pada bursa transfer musim panas 2019. Jika ia masih di Ajax, tentu hasilnya akan berbeda. Bukan hanya Matthijs de Ligt, Bola.com telah merangkum tiga pemain yang juga bernasib sama. Berikut perinciannya.
2. Christian Pulisic
Christian Pulisic resmi meninggalkan Borussia Dortmund dan merapat ke Chelsea pada Mei 2019 lalu. Menurutnya, hengkang dari Dortmund menjadi pilihan terbaik kala itu.
Namun Pulisic keliru. Tantangannya di Chelsea justru lebih banyak. Pundaknya lebih berat karena fans ingin dia tampil segemilang Eden Hazard.
Pulisic telah melakukan berbagai upaya untuk bisa tampil sebaik Eden Hazard, yang kini merumput di Real Madrid. Namun usaha tersebut sulit. Ia dan Eden Hazard punya karakteristik yang berbeda.
3. Harry Maguire
Mantan bek Leicester City, Harry Maguire, menjadi pemain yang mengambil keputusan keliru pada bursa transfer musim panas 2019. Ia memilih merapat ke Manchester United.
Sayang, saat ini posisi MU kalah jauh dibanding Leicester City. Setan Merah bercokol di peringkat kelima sementara Leicester berada di posisi ketiga.
MU juga bisa jadi mimpi buruk bagi Harry Maguire di Timnas Inggris. Jika Maguire tidak bisa menunjukkan kelasnya di Old Trafford, besar kemungkinan ia akan kehilangan tempatnya di Timnas Inggris.
Padahal saat ini, sulit rasanya buat Maguire guna membangun chemistry yang baik dengan pemain belakang MU seperti Aaron Wan-Bissaka atau Victor Lindelof.
4. Hirving Lozano
Pemain sayap asal Meksiko, Hirving Lozano, merapat ke Napoli pada Agustus 2019 lalu. Pada awal musim, Lozano berpikir bahwa merumput di Serie A bisa jadi batu loncatan untuk puncak kariernya sebagai pesepak bola.
Namun anggapan tersebut keliru. Pemain berusia 24 tahun itu gagal unjuk gigi di Napoli. Performanya tak segemilang kala masih merumput di PSV Eindhoven.
Posisinya kalah dari pemain sayap senior milik Napoli, Jose Callejon. Bahkan pada big match kontra Juventus 27 Januari 2020 lalu, pelatih Napoli Gennaro Gattuso, memilih memainkan Callejon selama 90 menit penuh.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Hesti Puji Lestari/Editor Erwin Fitriansyah
Published: 29 Januari 2020
Baca Juga:
- Stadion Manahan Solo Tak Cocok Jadi Markas PSIS Semarang, Ini Alasannya
- 4 Skenario Yamaha Atur Nasib Rossi-Quartararo di MotoGP 2021
- Kumpulan Komentar yang Menggambarkan Filosofi Jurgen Klopp di Liverpool
- Kumpulan Transfer Teraneh yang Pernah Dilakukan Liverpool
- Bagaimana Wajah Inter Milan Setelah Eriksen Resmi Bergabung, Berubah Total?
- Bukti Usia 42 Hanya Sebatas Angka Buat Gianluigi Buffon
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barter Layvin Kurzawa - Mattia De Sciglio Batal?
Liga Italia 29 Januari 2020, 21:40
-
Bukan MU atau Arsenal, Emre Can Selangkah Lagi Gabung Klub Ini
Bundesliga 29 Januari 2020, 15:30
-
Bukti Usia 42 Hanya Sebatas Angka Buat Gianluigi Buffon
Liga Italia 29 Januari 2020, 09:17
-
Usai Kalah dari Napoli, Ronaldo Ngamuk di Ruang Ganti Juventus
Liga Italia 29 Januari 2020, 08:57
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR