- Eks bek Lazio Stefan De Vrij menegaskan dirinya tak akan menunggu hingga pertandingan terakhir Serie A jika memang ia ada niat untuk membantu Inter Milan.
Musim lalu, Lazio berjumpa dengan Inter di giornata 38 Serie A, alias di pertandingan terakhir. Pertandingan itu sendiri krusial bagi kedua tim karena menentukan siapa yang berhak mendapat tiket ke Liga Champions.
Laga yang dihelat di Olimpico itu berakhir dengan kemenangan 3-2 bagi Inter. Maka akhirnya Nerrazurri lah yang berhak menempati peringkat empat klasemen akhir Serie A.
Gol kedua Inter di laga itu dicetak oleh Mauro Icardi pada menit 78 via titik penalti. Hukuman dari titik 12 pas diberikan setelah De Vrij melakukan pelanggaran terhadap Icardi.
Yang menjadi masalah adalah, De Vrij sebelumnya sudah memutuskan untuk gabung Inter pada musim 2018-19 ini. Jadilah ia kemudian dicap sengaja melakukan pelanggaran demi membantu Nerrazurri meraih kemenangan.
Tak Disalahkan
Bek asal Belanda itu kemudian memberikan pembelaan atas pelanggaran tersebut. Ia mengaku bahwa rekan-rekannya di Lazio maupun pelatihya kala itu sama sekali tak menyalahkan dirinya.
“Mereka mengenal saya di Lazio dan jika mereka membiarkan saya bermain, itu berarti mereka mempercayai saya,” tegasnya kepada Corriere dello Sport.
“Tak satu pun dari mereka mengatakan apa-apa kepada saya tentang kesalahan yang saya buat yang menyebabkan penalti pada Icardi, tegasnya lagi.
“Sayangnya kesalahan terjadi di sepakbola, terutama dalam situasi seperti itu babak kedua di mana sedang bermain sangat dekat dengan gawang kita sendiri, dan melawan Icardi.
Tak Menunggu Hingga Akhir
Bek berusia 26 tahun itu kemudian mengatakan bahwa ia sebenarnya berusaha main semaksimal mungkin bagi Lazio hingga akhir. Ia juga menegaskan jika saja ia memang berniat membantu Inter, maka ia tak perlu menunggu hingga laga terakhir untuk melakukannya.
“Pertandingan itu tidak mudah, saya ingin mengonfirmasi nilai saya di pertandingan terakhir saya untuk Lazio, tetapi kemudian ada tindakan itu... Saya mencoba mencegat bola yang diumpankan oleh Eder ke dalam kotak penalti, kemudian saya melihat Icardi, yang belum offside, dan pasti akan bisa mencetak gol dalam dua langkah, terangnya.
“Jadi saya mencoba untuk mencegatnya dan saya benar-benar nyaris mengenai bola. Jika saya menyentuh bolanya maka semua orang akan berbicara tentang intersep yang hebat, tetapi kemudian...
“Saya melakukan yang terbaik untuk Lazio malam itu, sebagai seorang profesional sejati. Apakah Anda pikir saya akan menunggu hingga pertandingan terakhir jika saya ingin membantu Inter? Di game kedua terakhir saya menghalau bola dari garis gawang di Crotone… ”
Berita Video
Eks Real Madrid, Raul Albiol, mengungkapkan komentarnya soal paceklik gol Cristiano Ronaldo.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Frey: Dulu, Inter Punya Pemain Terkuat Di Planet Ini
Liga Italia 13 September 2018, 23:24
-
Trisula Maut Juventus Versi Toni: Ronaldo - Dybala - Mandzukic
Liga Italia 13 September 2018, 22:00
-
Cepat atau Lambat, Toni Yakin Ronaldo dan Higuain Akan Cetak Gol
Liga Italia 13 September 2018, 21:36
-
Emosinya Bonucci Ketika Anaknya Didoakan Mati
Bolatainment 13 September 2018, 20:16
-
Dari Penilaian De Vrij, Ronaldo Bukan Yang Terbaik Melainkan Mbappe
Liga Italia 13 September 2018, 19:27
LATEST UPDATE
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR