
Bola.net - AC Milan kabarnya tengah mencari pengganti Sergio Conceicao, yang gagal memberikan impresi sesuai harapan. Keputusan untuk mengaktifkan klausul pemutusan kontraknya tampaknya sudah diambil.
Di antara nama-nama yang beredar, Cesc Fabregas muncul sebagai kandidat kejutan. Pelatih Como itu dinilai sukses membawa timnya bersaing di Serie A tanpa masalah berarti.
Namun, merekrut Fabregas bisa menjadi langkah berisiko tinggi. Analis Sportitalia, Michele Criscitiello, menilai bahwa keputusan ini bisa berujung pada kesalahan besar, seperti yang dilakukan Juventus dengan Thiago Motta.
Fabregas Belum Siap untuk Milan

Criscitiello secara tegas menyatakan bahwa Fabregas belum siap menangani klub besar. "Jika Inter dan Milan bahkan sempat memikirkan Fabregas, beri Ausilio dan Furlani waktu istirahat. Ini akan menjadi kegagalan kedua setelah Thiago Motta," ujarnya, seperti dikutip Sempre Milan.
Menurutnya, Fabregas butuh waktu lebih lama untuk berkembang. "Mungkin dalam dua, tiga, atau lima tahun ke depan, dia akan siap. Namun, saat ini, dia hanyalah pelatih Como dan masih harus banyak belajar," tambahnya.
Fabregas sendiri memilih bungkam saat ditanya mengenai kemungkinan melatih Milan. Sikap diamnya itu justru semakin memanaskan spekulasi.
Mengapa Fabregas Lebih Dihargai di Italia?

Criscitiello juga mempertanyakan mengapa mantan pemain Arsenal itu lebih dihargai di Italia ketimbang di Inggris. "Jika dia memang sehebat itu, mengingat rekam jejaknya di sana, seharusnya Premier League lebih memperhatikannya," katanya.
Di Como, Fabregas mampu menghadirkan permainan berbasis penguasaan bola dua sentuhan. Namun, timnya kerap kehilangan momen penting dalam pertandingan.
"Como bermain baik, tapi kurang tajam di depan gawang. Terlalu banyak celah dan kehilangan fokus. Fabregas memang pelatih yang bagus, tapi bukan jenius," ujar Criscitiello.
Milan Harus Menghindari Kesalahan Juventus

Menurut Criscitiello, klub besar harus belajar dari kesalahan Juventus yang menunjuk Thiago Motta. "Jangan melihat nama. Lihatlah permainan dan pengalaman. Melatih Bologna dan Como itu satu hal, tapi menangani Inter, Juve, atau Milan adalah cerita yang berbeda," tegasnya.
Milan harus berpikir panjang sebelum mengambil keputusan. Memilih pelatih tanpa pengalaman di level tertinggi bisa menjadi bumerang yang mahal.
Rossoneri butuh sosok yang bukan hanya punya filosofi permainan yang jelas, tetapi juga pengalaman menghadapi tekanan besar. Jika dianalogikan, yang dibutuhkan Milan itu adalah seorang nakhoda berpengalaman, bukan pelaut yang baru belajar berlayar.
Fabregas, setidaknya untuk saat ini, belum memenuhi kriteria tersebut.
Klasemen Serie A
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Conceicao, Milan, dan Romansa yang Mungkin Berujung pada Perpisahan
- La Joya yang Retak: Roma Kehilangan Dybala di Momen Krusial
- Bukan Tak Mau, Tapi Tak Mudah, Juventus pun 'Terperangkap' dengan Thiago Motta
- Yunus Musah dan Sorakan Sumbang di San Siro: Antara Harapan dan Kekecewaan
- Santiago Gimenez: Mesin Gol yang Kehabisan Bensin?
- Pergelangan Kaki Bermasalah, Marcus Thuram Menepi dari Medan Perang
- Dusan Vlahovic, Elang Serbia yang Terbelenggu di Juventus
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Masa Depan Francisco Conceicao di Juventus Diragukan
Liga Italia 19 Maret 2025, 12:37
-
6 Calon Pengganti Thiago Motta di Juventus
Editorial 19 Maret 2025, 11:59
-
Allegri dan Paratici Makan Malam Bareng, Segera Reuni di AC Milan?
Liga Italia 19 Maret 2025, 11:23
-
Fabregas? Milan Butuh Nakhoda, Bukan Pelaut yang Baru Belajar Berlayar
Liga Italia 19 Maret 2025, 10:47
-
Legenda Juventus Pilih Antonio Conte untuk Gantikan Thiago Motta
Liga Italia 19 Maret 2025, 09:11
LATEST UPDATE
-
Bedah Kekuatan Finalis Liga Europa: Aston Villa
Liga Eropa UEFA 19 Mei 2026, 18:17
-
Bedah Kekuatan Finalis Liga Europa: Freiburg
Liga Eropa UEFA 19 Mei 2026, 18:09
-
Di-PHP Barcelona, Jose Mourinho Ajak Marcus Rashford ke Real Madrid
Liga Spanyol 19 Mei 2026, 18:00
-
Jadwal Premier League di SCTV Malam Ini, 20 Mei 2026
Liga Inggris 19 Mei 2026, 17:34
LATEST EDITORIAL
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
-
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Editorial 18 Mei 2026, 12:13

























KOMENTAR