
Bola.net - Sepak bola adalah panggung yang tak pernah kekurangan drama. Sergio Conceicao berpeluang membawa AC Milan meraih dua trofi dalam enam bulan, tapi tetap harus pergi.
La Gazzetta dello Sport melaporkan bahwa nasib beberapa pelatih sudah hampir pasti. Thiago Motta berjuang mempertahankan posisinya di Juventus, sementara Conceicao tampaknya hanya tinggal menghitung hari.
Rossoneri saat ini mencari direktur olahraga baru sebelum menentukan pelatih untuk musim 2025/2026. Namun, musim ini masih menyisakan target yang harus diperjuangkan.
Kisah yang Berulang

Mengangkat trofi bukanlah jaminan kelangsungan jabatan seorang pelatih. Maurizio Sarri dipecat Juventus setelah memenangkan Scudetto, sementara Andrea Pirlo juga dilepas meski membawa dua gelar.
Saat ini, Milan berada di peringkat kesembilan dalam klasemen yang penuh persaingan menuju empat besar. Selain itu, mereka juga masih bertarung di semifinal Coppa Italia demi satu tempat di final Roma.
Conceicao sendiri sudah mempersembahkan Supercoppa Italiana hanya dalam dua pertandingan pertamanya. Trofi itu diraih usai menumbangkan Juventus dan Inter dalam dua duel sengit.
Jalan Terjal Menuju Penebusan

Menjuarai Coppa Italia akan membawa Milan ke Liga Europa serta Supercoppa Italiana musim depan. Itu bukan Liga Champions, tapi tetap menawarkan gengsi dan keuntungan finansial.
Namun, kegagalan di Liga Champions masih menyisakan luka. Milan tersingkir di tangan Feyenoord, tapi Conceicao bukan satu-satunya yang harus disalahkan.
Kekalahan di leg pertama tak lepas dari blunder fatal Mike Maignan. Di leg kedua, Milan unggul sebelum Theo Hernandez menerima kartu merah kontroversial.
Warisan yang Tertinggal

Conceicao mungkin akan meninggalkan Milan dengan kepala tegak. Dua trofi dan tiket ke Eropa bukan pencapaian yang buruk.
Dalam dua bulan, semuanya akan terjawab. Akankah Milan tetap hitam atau beralih menjadi merah, seperti putaran roulette yang tak terduga?
Sepak bola selalu menyimpan ironi. Romansa indah pun bahkan bisa berujung pada perpisahan yang tak terhindarkan.
Klasemen Serie A
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Satu Negeri, Satu Mimpi: Piala Dunia!
- Pertempuran di Jantung Lapangan: Lini Tengah Jadi Kunci Australia vs Indonesia
- La Joya yang Retak: Roma Kehilangan Dybala di Momen Krusial
- Bukan Tak Mau, Tapi Tak Mudah, Juventus pun 'Terperangkap' dengan Thiago Motta
- Yunus Musah dan Sorakan Sumbang di San Siro: Antara Harapan dan Kekecewaan
- Santiago Gimenez: Mesin Gol yang Kehabisan Bensin?
- Pergelangan Kaki Bermasalah, Marcus Thuram Menepi dari Medan Perang
- Dusan Vlahovic, Elang Serbia yang Terbelenggu di Juventus
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Allegri dan Paratici Makan Malam Bareng, Segera Reuni di AC Milan?
Liga Italia 19 Maret 2025, 11:23
-
Fabregas? Milan Butuh Nakhoda, Bukan Pelaut yang Baru Belajar Berlayar
Liga Italia 19 Maret 2025, 10:47
-
Conceicao, Milan, dan Romansa yang Mungkin Berujung pada Perpisahan
Liga Italia 19 Maret 2025, 09:51
-
Makan Malam Allegri dan Paratici Picu Spekulasi ke Milan
Liga Italia 19 Maret 2025, 03:39
LATEST UPDATE
-
Hasil Dewa United vs PSIM: Gol Penalti Alex Martins Jadi Penentu!
Bola Indonesia 3 April 2026, 21:10
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13

























KOMENTAR